Putra Mahkota Arab Saudi Salahkan Iran dalam Serangan Tanker

Senin, 17 Juni 2019 - 11:10 WIB
Putra Mahkota Arab Saudi...
Putra Mahkota Arab Saudi Salahkan Iran dalam Serangan Tanker
A A A
RIYADH - Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman (MBS) menyalahkan Iran dalam serangan terhadap dua kapal tanker minyak di Teluk Oman. MBS menyeru komunitas internasional mengambil sikap tegas. Meski demikian, dia menyatakan Arab Saudi tidak ingin perang di wilayah itu. Serangan pada dua kapal tanker minyak pada Kamis (13/6), menurut Amerika Serikat (AS) juga dilakukan Iran.

Teheran menyangkal tuduhan itu. Serangan di selatan Selat Hormuz tersebut memicu alarm semua negara yang menggunakan perairan itu sebagai jalur pengiriman minyak ke penjuru dunia. Ledakan yang merusak kapal Front Altair milik Norwegia dan kapal Kokuka Courageous milik Jepang terjadi saat Perdana Menteri (PM) Jepang Shinzo Abe berada di Teheran untuk meredam ketegangan antara AS dan Iran.

”Rezim Iran tidak menghormati kunjungan perdana menteri Jepang ke Teheran dan meski dia berada di sana mengulangi upayanya dengan menyerang dua tanker yang salah satunya milik Jepang,” kata MBS saat wawancara dengan surat kabar milik Saudi, Asharq al-Awsat.

MBS menambahkan, ”Kerajaan tidak ingin perang di kawasan tapi tidak akan ragu menghadapi semua ancaman pada rakyatnya, kedaulatannya atau kepentingan utamanya.” Iran dan AS menyatakan mereka tidak tertarik terlibat perang. Meski demikian, pernyataan itu tidak menepis kekhawatiran tentang terjadinya konflik antara kedua pihak.

Sementara itu, salah satu dari dua kapal tanker minyak yang diserang di Teluk Oman pekan lalu berlabuh di pantai Uni Emirat Arab (UEA) bersama para krunya. ”Penilaian kerusakan di Kokuka Courageous dan persiapan pemindahan kargo dari kapal ke kapal akan dimulai setelah otoritas di Sharjah, salah satu dari tujuh Emirat UEA, selesai melakukan pemeriksaan keamanan,” kata operator kapal Bernhard Schulte Shipmanagement, kemarin.

Bernhard Schulte menyatakan, ”Kru kami tetap di kapal Kokuka Courageous. Mereka aman dan baik.” Belum ada jadwal pasti untuk pemindahan kargo metanol dari kapal itu. Sebanyak 21 anggota kru Kokuka Courageous telah kembali ke kapal itu menggunakan kapal milik Armada Kelima Angkatan Laut AS yang berbasis di Bahrain. Sebelumnya, kru kapal itu diselamatkan dari Kokuka beberapa saat setelah serangan terjadi.

”Kapal Front Altair berada di pelabuhan Khorfakkan, Sharjah, saat kapal Kokuka Courageous berada di pelabuhan Kalba, UEA,” ungkap data pelacakan kapal Refinitiv Eikon. Tim spesialis akan memeriksa kerusakan di Front Altair. Belum jelas siapa yang akan terlibat dalam penilaian kerusakan di kapal tanker itu.
(don)
Berita Terkait
Iran dan Arab Saudi...
Iran dan Arab Saudi Akan Bangun Kembali Hubungan Diplomatik
Arab Saudi-Iran Setuju...
Arab Saudi-Iran Setuju Lanjutkan Pembicaraan Normalisasi
Delegasi Iran Tiba di...
Delegasi Iran Tiba di Riyadh untuk Persiapkan Pembukaan Kembali Kedutaan
Pembicaraan Rekonsiliasi...
Pembicaraan Rekonsiliasi Iran-Saudi Siap ke Tingkat Lebih Tinggi
Panglima Militer Arab...
Panglima Militer Arab Saudi Berkunjung ke Iran, Ada Apa Gerangan?
Arab Saudi Resmi Akui...
Arab Saudi Resmi Akui Berunding dengan Iran, Hasil Masih Terlalu Dini
Berita Terkini
AS Serang Lebih dari...
AS Serang Lebih dari 170 Target di Iran dalam 2 Hari, 3 Anggota IRGC Tewas
7 jam yang lalu
Delegasi Hamas Kembali...
Delegasi Hamas Kembali ke Kairo, Pembicaraan Fokus Fase Kedua Gencatan Senjata
8 jam yang lalu
Khamenei Dimakamkan...
Khamenei Dimakamkan Hari Ini, Dihadiri Lebih dari 2,3 Juta Orang
9 jam yang lalu
Gubernur Bushehr Ungkap...
Gubernur Bushehr Ungkap Target Serangan AS, Pemakaman Khamenei Tak Terdampak
10 jam yang lalu
Ledakan Terdengar di...
Ledakan Terdengar di Wilayah PLTN Bushehr, Iran Serang Fasilitas AS di Negara-negara Teluk
12 jam yang lalu
Peti Jenazah Khamenei...
Peti Jenazah Khamenei Mendarat di Kota Mashhad Menjelang Pemakamannya
12 jam yang lalu
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved