Rusia: Kebijakan AS Saat Ini Berbahaya bagi Dunia

Senin, 10 Juni 2019 - 18:54 WIB
Rusia: Kebijakan AS...
Rusia: Kebijakan AS Saat Ini Berbahaya bagi Dunia
A A A
MOSKOW - Asisten Presiden Rusia, Yuri Ushakov mengatakan, Moskow melihat kebijakan yang diambil Amerika Serikat (AS) saat ini memberikan ancaman serius terhadap keamanan dan stabilitas global.

Ushakov mengatakan, kebijakan yang diambil oleh kepemimpinan AS didasarkan pada ilusi kebebasan di bidang konstruksi militer, dan dampak dari kebijakan ini untuk keamanan internasional bisa sangat berbahaya.

"Runtuhnya sistem perjanjian, memastikan aturan perilaku di wilayah militer dan strategis, dapat memicu peningkatan risiko militer dan proliferasi senjata pemusnah massal," ucap Ushakov, seperti dilansir Tass pada Senin (10/6).

Dia ingat bahwa pada tahun 2002, AS menarik diri dari Perjanjian Rudal Anti-Balistik dan pada tahun 2018 AS memutuskan untuk keluar dari Perjanjian Pasukan Nuklir Jangka Menengah (INF).

"Pertanyaannya adalah apakah "New START" (Perjanjian Pengurangan Senjata Strategis), yang akan berlaku hingga Februari 2021, akan diperpanjang selama lima tahun. Pertanyaan ini mengemuka," ucapnya, seraya mencatat bahwa Rusia telah berulang kali mengkonfirmasi kesiapan untuk membahas perpanjangan perjanjian ini.

"Apa yang dibutuhkan sekarang bukanlah penghancuran elemen sisa dari stabilitas strategis, tetapi sebaliknya, pelestarian dan penguatan sistem pelucutan senjata," ungkap Ushakov.

Menurutnya, Rusia terus-menerus dipaksa untuk menanggapi langkah Washington yang terus bergerak menuju penghancuran sistem keamanan internasional. "Kepemimpinan kami telah berulang kali menyatakan bahwa kami tidak akan membiarkan situasi ketika negara akan tidak berdaya dan keamanannya akan lemah, kami tidak akan tetap tak berdaya," tukasnya.
(esn)
Berita Terkait
Para Pemimpin UE Siapkan...
Para Pemimpin UE Siapkan Sanksi Keras ke Rusia
Militer Rusia Kembali...
Militer Rusia Kembali Bombardir Fasilitas Utama di Ukraina
Rudal Rusia Hantam Pasar...
Rudal Rusia Hantam Pasar di Ukraina, 16 Orang Tewas
Pertempuran Sengit di...
Pertempuran Sengit di Mariupol, Pejuang Chechnya bunuh Pasukan Asing
Begini Momen saat Pesawat...
Begini Momen saat Pesawat Canggih Rusia SU-35S Hancurkan Markas Militer Ukraina dengan Rudal
Roket Uragan Rusia Hantam...
Roket Uragan Rusia Hantam Apartemen di Kota Chasiv Yar, 10 Tewas dan Puluhan Lain Tertimbun
Berita Terkini
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
15 menit yang lalu
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
51 menit yang lalu
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
2 jam yang lalu
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
2 jam yang lalu
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
4 jam yang lalu
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
4 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved