Jadi Pemberontak, Bintang Sepakbola Suriah Terbunuh dalam Perang

Senin, 10 Juni 2019 - 13:25 WIB
Jadi Pemberontak, Bintang...
Jadi Pemberontak, Bintang Sepakbola Suriah Terbunuh dalam Perang
A A A
DANA - Abdel-Basset al-Sarout, 27, bintang sepakbola Suriah menjadi milisi oposisi atau pemberontak anti-rezim Presiden Bashar al-Assad. Kiper tim nasional itu terbunuh setelah terlibat pertempuran melawan pasukan rezim Assad di Idlib, pada Kamis pekan lalu.

Pada hari Minggu, ratusan pelayat menghadiri pemakamannya. Sarout dikenal sebagai tokoh pemberontak ikonik di wilayah Idlib.

Sarout dinyatakan meninggal pada hari Sabtu akibat luka parah yang dideritanya.

Sebelum perang saudara pecah di Suriah delapan tahun lalu, Sarout adalah penjaga gawang untuk tim sepakbola negara itu.

Ketika demonstrasi damai anti-Assad pecah pada 2011, Sarout menjadi penyanyi populer lagu-lagu protes di kota kelahirannya, Homs.

Tetapi setelah tindakan keras pemerintah Assad terhadap para pemrotes, dia mengangkat senjata. Dia akhirnya bergabung dengan kelompok pemberontak Jaish al-Izza.

Jenazah Sarout yang dibungkus kain kafan putih dibawa ke masjid yang berada di sebuah desa barat laut Dana. Ratusan pendukungnya hadir mengiringi pemakamannya.

Di antara para pendukung mengacungkan senjata dan melepaskan tembakan ke udara ketika jenazah pemberontak Suriah itu tiba di masjid. Puluhan pelayat mengangkat telepon genggam mereka untuk mengambil gambar.

Tak lama kemudian, dua pria membaringkan jenazah Sarout di tanah merah pekuburan yang berbatasan dengan ladang emas, ketika ratusan orang berkerumun di sekitar untuk melihat sekilas tokoh oposisi muda itu untuk terakhir kalinya.

Aktivis Suriah dan pendukung oposisi membanjiri menyampaikan belasungkawa di Twitter. Mereka menggambarkan Sarout sebagai "penjaga revolusi" atau "burung penyanyi revolusi".

Profesor universitas dan pakar politik Lebanon, Ziad Majed, mengatakan Sarout adalah "ekspresi paling benar dari revolusi Suriah, yang berliku-liku."

"Dia beranjak dari pengunjuk rasa dan penyanyi damai yang menuntut martabat dan kebebasan, menjadi pejuang yang membela Homs...menjadi agen perubahan dari identitas pejuang," tulis dia di Facebook, seperti dikutip Times of Israel, Senin (10/6/2019).

Sarout pernah membintangi film dokumenter "Return to Homs", di mana sutradara Suriah; Talal Derki, dianugerahi penghargaan di Sundance Film Festival pada 2014.

Wilayah Idlib, yang didominasi oleh aliansi Hayat Tahrir al-Sham yang dipimpin oleh mantan afiliasi al-Qaeda Suriah, seharusnya menjadi wilayah yang dilindungi oleh kesepakatan gencatan senjata yang dikenal sebagai "zona penyangga" yang dirancang Turki dan Rusia.

Tapi wilayah itu telah dibombardir secara intens sejak April lalu oleh pasukan rezim Suriah dan sekutunya, Rusia. Menurut Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia lebih dari 330 warga sipil tewas sejak wilayah itu dibombardir.
(mas)
Berita Terkait
Erdogan: Turki Akan...
Erdogan: Turki Akan Tetap di Suriah Hingga Rakyat Suriah Bebas
Suriah Bergejolak, Rusia...
Suriah Bergejolak, Rusia Nilai Hubungannya dengan Turki
Singkirkan Presiden...
Singkirkan Presiden Assad, Rusia-Turki-Iran akan Bentuk Pemerintahan Transisi
Erdogan Peringatkan...
Erdogan Peringatkan Operasi Baru di Suriah Jika Milisi Kurdi Tak Pergi
Turki Setuju Tarik Pasukan...
Turki Setuju Tarik Pasukan dari Suriah Jika Damaskus Ambil Langkah Politik
Serangan Rudal Hancurkan...
Serangan Rudal Hancurkan Pengilangan Minyak Suriah, 4 Orang Tewas
Berita Terkini
6 Jet Tempur Canggih...
6 Jet Tempur Canggih yang Bakal Panaskan Langit ASEAN: F-35 Singapura hingga Rafale Indonesia
13 menit yang lalu
Bos NATO: Ukraina Menang...
Bos NATO: Ukraina Menang Perang, Rusia Semakin Putus Asa!
1 jam yang lalu
Trump Akui Mendamprat...
Trump Akui Mendamprat Netanyahu dengan Makian Kasar: 'Saya Sedikit Terganggu...'
2 jam yang lalu
Meski AS-Iran Musuh...
Meski AS-Iran Musuh Bebuyutan, Trump Ingin Bertemu Mojtaba Khamenei
2 jam yang lalu
Kim Jong-un Janji Tingkatkan...
Kim Jong-un Janji Tingkatkan Bom Nuklir Secara Eksponensial, Sebut Musuh Korut Sangat Ganas
3 jam yang lalu
Jerman Gagal Rebut Kursi...
Jerman Gagal Rebut Kursi DK PBB untuk Pertama Kalinya
3 jam yang lalu
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved