Pengadilan PBB Perintahkan Rusia Bebaskan Pelaut dan Kapal Ukraina

Sabtu, 25 Mei 2019 - 22:27 WIB
Pengadilan PBB Perintahkan...
Pengadilan PBB Perintahkan Rusia Bebaskan Pelaut dan Kapal Ukraina
A A A
BERLIN - Pengadilan PBB memerintahkan Rusia untuk segera membebaskan tiga kapal angkatan laur Ukraina dan 24 pelautnya. Kapal-kapal dan pelaut Ukraina ditangkap dalam sebuah konfrontasi di Semenanjung Criema medio November tahun lalu.

Pengadilan Internasional untuk Hukum Laut yang berbasis di Jerman mengeluarkan perintah pada Sabtu (25/5/2019) setelah sidang awal bulan ini seperti dilansir dari VOA.

Penyitaan terjadi selama konfrontasi pada 25 November di Selat Kerch, yang memisahkan Crimea dengan daratan Rusia. Konfrontasi itu adalah bentrokan militer terbuka pertama antara Rusia dan Ukraina sejak aneksasi Semenanjung Crimea oleh Moskow di tahun 2014, yang umumnya dianggap sebagai tindakan ilegal.

Ukraina meminta Rusia berhenti menghentikan kapal-kapalnya di Laut Hitam ketika mereka kembali ke kota pelabuhan Ukraina, Odessa. Ukraina berargumen kapal-kapalnya kebal terhadap serangan seperti itu di bawah Hukum Laut.

Namun Rusia berpendapat bahwa kapal-kapal itu mencoba memasuki Laut Azov melalui Selat Kerch yang menolak perintah Rusia untuk berhenti karena sementara waktu menutup jalur air.

Rusia menuduh para kru melanggar perbatasannya dan berpendapat pengadilan tidak memiliki yurisdiksi atas masalah tersebut karena pengecualian untuk kegiatan militer. Rusia tidak menghadiri sidang atau sesi pengadilan hari Sabtu.

Putusan pengadilan Hamburg mengikat secara hukum, tetapi tidak memiliki kekuatan untuk menegakkannya. Pihak pengadilan memberi waktu kepada kedua belah pihak sampai 25 Juni untuk melaporkan kepatuhan dengan perintahnya.
(ian)
Berita Terkait
Para Pemimpin UE Siapkan...
Para Pemimpin UE Siapkan Sanksi Keras ke Rusia
Rusia Terus Gempur Pertahanan...
Rusia Terus Gempur Pertahanan Pasukan Ukraina di Kota Urozhainoye, Donetsk Selatan
Sergey Surovikin Peringatkan...
Sergey Surovikin Peringatkan Bos Tentara Bayaran Berhenti Memberontak
Kendaraan Perang Rusia...
Kendaraan Perang Rusia Melintasi Perbatasan Ukraina dari Krimea
Detik-detik Bom Rusia...
Detik-detik Bom Rusia Hancurkan Gedung Pemerintahan
Pertempuran Sengit di...
Pertempuran Sengit di Mariupol, Pejuang Chechnya bunuh Pasukan Asing
Berita Terkini
Negara Anggota NATO...
Negara Anggota NATO Ini Mengalami Kemandulan Kemampuan Militer Terburuk
26 menit yang lalu
Kim Jong-un Perintahkan...
Kim Jong-un Perintahkan AL Korut Produksi Kapal Perusak dan Senjata Bawah Air Rahasia
1 jam yang lalu
Mojtaba Khamenei Murka!...
Mojtaba Khamenei Murka! Kuwait dan Bahrain Dihujani Drone dan Rudal Iran
2 jam yang lalu
Putin: Serangan Rudal...
Putin: Serangan Rudal Hipersonik Oreshnik Rusia terhadap Ukraina Hanya Tes, Belum Skala Penuh
3 jam yang lalu
Ini Daftar Negara yang...
Ini Daftar Negara yang Hukum Mati dan Rampas Aset Koruptor, Bagaimana dengan Indonesia?
4 jam yang lalu
Ironi Kekayaan Raja...
Ironi Kekayaan Raja Thailand Vajiralongkorn Rp778 Triliun: Hampir 3 Kali Anggaran MBG, tapi Pewarisnya Tak Jelas
5 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved