Tak Ada Korban WNI dalam Serangan Bom Bus Wisata Mesir

Senin, 20 Mei 2019 - 08:41 WIB
Tak Ada Korban WNI dalam...
Tak Ada Korban WNI dalam Serangan Bom Bus Wisata Mesir
A A A
KAIRO - Duta Besar Republik Indonesia untuk Mesir, Helmy Fauzi, memastikan tidak ada warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban serangan bom terhadap bus wisata di jalan dekat Piramida Giza, Kairo, pada hari Minggu. Serangan bom itu melukai belasan wisatawan.

"Berdasarkan pemantauan KBRI Kairo dan pelacakan melalui sumber keamanan Mesir, Alhamdulillah sejauh ini diperoleh informasi tak ada WNI yang menjadi korban serangan tersebut," kata Dubes Helmy, dalam keterangan tertulisnya, Senin (20/5/2019).

Sebuah serangan bom yang ditanam pinggir jalan dekat lokasi Grand Museum Mesir di wilayah Giza, Kairo, menyasar sebuah bus wisata yang membawa 25 turis asing.

Berdasarkan penelusuran KBRI Kairo diperoleh keterangan bahwa serangan itu menggunakan bahan peledak berskala ringan. Serangan menyebabkan tujuh warga negara Afrika Selatan dan 10 warga negara Mesir terluka. Mereka terkena dampak ledakan dan pecahan kaca jendela bus.

Dubes Helmy mengatakan, sejauh ini tidak ada informasi perihal jatuhnya korban jiwa.

Terkait serangan bom bus wisata, diplomat Indonesia itu mengimbau kepada seluruh WNI di Mesir untuk meningkatkan kewaspadaan, dan menghindari daerah rawan serta kerumunan massa. Dia juga mengimbau para WNI yang melakukan kunjungan wisata ke Mesir untuk melaporkan diri melalui aplikasi Safe Travel.

Sementara itu, bagi WNI yang yang akan melakukan kunjungan ke atau melintasi wilayah Sinai diminta untuk memastikan agar bus wisata yang digunakan mendapat pengawalan dari pihak keamanan Mesir.

Aplikasi Safe Travel merupakan aplikasi yang dapat diunduh oleh telepon genggam berbasis android ataupun IOM dan diluncurkan oleh Kementerian Luar Negeri RI pada tahun 2017. Aplikasi ini dibuat untuk meningkatkan perlindungan WNI di luar negeri.

Dalam aplikasi tersebut, WNI yang menemui masalah di negara tujuan dapat langsung menekan tombol darurat yang otomatis mengirimkan data lokasi tempat kejadian perkara ke Perwakilan RI di wilayah tersebut.

Selain itu, aplikasi Safe Travel juga memuat informasi lengkap mengenai tingkat keamanan 180 negara di dunia, restoran, tempat ibadah, objek wisata, kurs mata uang, pelaporan paspor hilang, lapor diri, dan alamat Perwakilan RI di negara tersebut.
(mas)
Berita Terkait
Viral! Miss Eco Indonesia...
Viral! Miss Eco Indonesia Pakai Bantuan Penerjemah
Beli Kurma Mesir Rp148...
Beli Kurma Mesir Rp148 Miliar di 2021, Indonesia Dapat Penghargaan
Temui Mahasiswa Indonesia...
Temui Mahasiswa Indonesia di Al-Azhar, Prabowo: Tidak Gampang Sekolah di Negara Orang, Selamat Berjuang
Sekolah Indonesia Cairo...
Sekolah Indonesia Cairo Semarakkan World Children Festival 2024 di Mesir
Terlibat Perkelahian,...
Terlibat Perkelahian, 3 Mahasiswa Indonesia Dideportasi dari Mesir
Dengan Beasiswa KNB,...
Dengan Beasiswa KNB, Warga Mesir Bisa Kuliah di Universitas Top Indonesia
Berita Terkini
Beberapa Personel Militer...
Beberapa Personel Militer Kuwait Terluka dalam Serangan Iran
55 menit yang lalu
Kelompok Perlawanan...
Kelompok Perlawanan Irak Tawarkan Hadiah Rp179 Miliar untuk Pembunuhan Trump
2 jam yang lalu
Menlu Iran: Israel Gunakan...
Menlu Iran: Israel Gunakan Uang Pajak AS untuk Bungkam Kritikus AS
3 jam yang lalu
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
4 jam yang lalu
Yaman Memanas, Houthi...
Yaman Memanas, Houthi Ancam Serang Fasilitas Minyak di Arab Saudi
5 jam yang lalu
7 Tempat Penyimpanan...
7 Tempat Penyimpanan Emas Terbesar di Dunia, Ada yang Dijaga di Bawah Tanah hingga Benteng Super Ketat
6 jam yang lalu
Infografis
Negara-Negara yang Tidak...
Negara-Negara yang Tidak Diakui dan Tak Ada dalam Peta Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved