Jenderal Inggris Bantah Laporan AS: Tidak Ada Ancaman dari Iran

Rabu, 15 Mei 2019 - 15:28 WIB
Jenderal Inggris Bantah...
Jenderal Inggris Bantah Laporan AS: Tidak Ada Ancaman dari Iran
A A A
BAGHDAD - Seorang jenderal asal Inggris dalam koalisi melawan ISIS yang dipimpin Amerika Serikat (AS) mengatakan tidak ada ancaman yang meningkat dari pasukan yang didukung Iran di Iran atau Suriah. Pernyataan ini bertentangan dengan pernyataan AS yang digunakan untuk membenarkan penumpukan militer di Timur Tengah.

"Tidak - tidak ada ancaman yang meningkat dari pasukan yang didukung Iran di Irak dan Suriah," kata Mayor Jenderal Christopher Ghika dalam konferensi video langsung dari Baghdad ke Pentagon.

"Kami menyadari keberadaan itu, jelas. Dan kami memantau mereka bersama dengan jajaran lainnya karena itu adalah lingkungan tempat kami berada. Kami memantau kelompok-kelompok milisi Syiah. Saya pikir Anda merujuk dengan hati-hati dan jika tingkat ancaman tampaknya naik maka kami akan meningkatkan langkah-langkah perlindungan pasukan kami," imbuhnya seperti dikutip dari The Guardian, Rabu (15/5/2019).

Mayor Jenderal Christopher Ghika, yang adalah wakil komandan Operation Inherent Resolve (OIR), koalisi yang melakukan operasi kontra-teroris terhadap ISIS di Irak dan Suriah. Ia berulang kali ditanyai oleh wartawan tentang ancaman milisi Syiah di Suriah dan Irak, yang dikutip oleh para pejabat AS selama sepekan terakhir sebagai pembenaran untuk mempercepat penyebaran kelompok tempur kapal induk di Teluk dan mengirim pesawat pembom B-52 Stratofortress serta baterai rudal anti-pesawat ke wilayah tersebut.

Para pejabat AS mengatakan ada bukti jelas bahwa Iran sedang membangun kesiapan tempur pasukan proxy dan menyiapkan mereka untuk menyerang pasukan AS di wilayah tersebut. Milisi Syiah di Irak dikenal sebagai Pasukan Mobilisasi Populer (PMF), dan memiliki ikatan kekuatan yang berbeda-beda ke Iran.

"Kami tidak melihat perubahan pada postur atau posisi PMF. Dan tentu saja PMF adalah moniker untuk kelompok yang sangat luas. Jadi saya pikir penting untuk mengatakan bahwa banyak dari mereka yang patuh dan kami tidak melihat perubahan pada postur itu sejak pertukaran baru-baru ini antara Amerika Serikat dan Iran. Dan kami berharap dan percaya itu akan berlanjut," tutur Ghika.

Ghika menekankan bahwa misi koalisi secara khusus difokuskan pada mengalahkan sisa-sisa ISIS dan tidak untuk menghadapi Iran. Tetapi ia menambahkan bahwa masalah perlindungan pasukan telah ditinjau dalam peristiwa minggu terakhir atau lebih.

"Apakah aku khawatir tentang bahayanya? Tidak, tidak juga,” tukas Ghika.

Namun pernyataan Ghika ini kemudian dibantah beberapa jam kemudian oleh Komando Pusat AS (CENTCOM), yang wilayah operasinya meliputi Timur Tengah dan Afghanistan.

"Komentar yang baru-baru ini dikeluarkan oleh Wakil Komandan OIR bertentangan dengan ancaman kredibel yang diidentifikasi tersedia untuk intelijen dari AS dan sekutu mengenai pasukan yang didukung Iran di kawasan itu," kata CENTCOM.

“Komando Pusat AS, berkoordinasi dengan OIR, telah meningkatkan tingkat postur pasukan untuk semua anggota layanan yang ditugaskan untuk OIR di Irak dan Suriah. Sebagai hasilnya, OIR sekarang berada pada tingkat siaga tinggi karena kami terus memonitor secara dekat ancaman yang dapat dipercaya dan mungkin akan segera terjadi terhadap pasukan AS di Irak,” imbuh CENTCOM.
(ian)
Berita Terkait
Mengapa Amerika Serikat...
Mengapa Amerika Serikat Memblokade Pelabuhan Iran?
Amerika Serikat Blacklist...
Amerika Serikat Blacklist Menteri Dalam Negeri Iran
SMURP Aksi Solidaritas...
SMURP Aksi Solidaritas di Monas, Serukan Boikot Produk Terafiliasi Israel dan AS
Lobi Perpanjangan Embargo...
Lobi Perpanjangan Embargo Senjata Iran, Perwakilan AS Sambangi Inggris
Iran Akan Pertimbangkan...
Iran Akan Pertimbangkan Negosiasi Langsung dengan Amerika Serikat
Seberapa Penting Timur...
Seberapa Penting Timur Tengah bagi Amerika Serikat?
Berita Terkini
4 Alasan Mojataba Ingin...
4 Alasan Mojataba Ingin Balas Dendam Kematian Ayahnya, Ingin Mewujudkan Kemenangan Total
1 jam yang lalu
Ukraina Tidak Akan Produksi...
Ukraina Tidak Akan Produksi Rudal Patriot meski Trump Beri Lisensi, Ini 3 Alasannya
2 jam yang lalu
8 Fakta Menarik tentang...
8 Fakta Menarik tentang Norwegia, Negara Paling Bahagia dan Matahari Tak Terbenam di Musim Panas
3 jam yang lalu
Deretan 66 Negara yang...
Deretan 66 Negara yang Memiliki UU Melarang LGBT
7 jam yang lalu
Mojtaba Janji Balas...
Mojtaba Janji Balas Dendam atas Darah Tak Bersalah Ayahnya
8 jam yang lalu
Pecahkan Rekor! 10 Juta...
Pecahkan Rekor! 10 Juta Orang Hadiri Upacara Pemakaman Khamenei
9 jam yang lalu
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved