UE Kecam Penangkapan Wakil Ketua Parlemen Oposisi Venezuela
Kamis, 09 Mei 2019 - 21:38 WIB
UE Kecam Penangkapan Wakil Ketua Parlemen Oposisi Venezuela
A
A
A
BRUSSELS - Uni Eropa (UE) mengecam penangkapan Wakil Ketua Majelis Nasional pro-oposisi Venezuela, Edgar Jose Zambrano. Dia adalah wakil Juan Guaido, pemimpin oposisi yang mendeklarasikan diri sebagai presiden sementara.
Dalam sebuah pernyataan, juru bicara kebijakan luar negeri dan kebijakan keamanan UE, Maja Kocijancic mengatakan, sebagai Wakil Ketua Majelis Nasional Zambrano memiliki kekebalan hukum. Penahanannya diniali sebagai pelanggaran terhadap konstitutasi Venezuela.
"Penahanan Wakil Presiden Majelis Nasional, Edgar Zambrano, oleh polisi rahasia Venezuela, merupakan pelanggaran terang-terangan lain atas Konstitusi negara itu," kata Kocijancic, seperti dilansir Al Arabiya pada Kamis (9/5).
"Ini adalah tindakan bermotivasi politik yang bertujuan membungkam Majelis Nasional. UE menyerukan agar Edgar Zambrano segera dibebaskan dan meminta pertanggungjawaban otoritas terkait atas keselamatan dan integritasnya," sambungnya.
Dia kemudian mengatakan hak-hak sipil, keamanan dan kekebalan parlementer dari semua anggota Majelis Nasional, termasuk Presidennya, Juan Guaido, harus diperhatikan dan dihormati sepenuhnya oleh Caracas.
Kekebalan hukum terhadap Zambrano sendiri sejatinya telah dicabut oleh Majelis Nasional Konstituante Venezuela. Kekebalan Zambrano dicabut karena diduga mengambil bagian dalam kudeta yang gagal baru-baru ini.
Selain Zambarno, Majelis Nasional Konstituante Venezuela juga menghapus kekebalan enam anggota parlemen lainnya dengan alasan yang sama. Mereka adalah Luis Florido, Henry Ramos Allup, Richard Blanco, Marianela Lopez, Simon Calzadilla dan Americo de Grazia.
Dalam sebuah pernyataan, juru bicara kebijakan luar negeri dan kebijakan keamanan UE, Maja Kocijancic mengatakan, sebagai Wakil Ketua Majelis Nasional Zambrano memiliki kekebalan hukum. Penahanannya diniali sebagai pelanggaran terhadap konstitutasi Venezuela.
"Penahanan Wakil Presiden Majelis Nasional, Edgar Zambrano, oleh polisi rahasia Venezuela, merupakan pelanggaran terang-terangan lain atas Konstitusi negara itu," kata Kocijancic, seperti dilansir Al Arabiya pada Kamis (9/5).
"Ini adalah tindakan bermotivasi politik yang bertujuan membungkam Majelis Nasional. UE menyerukan agar Edgar Zambrano segera dibebaskan dan meminta pertanggungjawaban otoritas terkait atas keselamatan dan integritasnya," sambungnya.
Dia kemudian mengatakan hak-hak sipil, keamanan dan kekebalan parlementer dari semua anggota Majelis Nasional, termasuk Presidennya, Juan Guaido, harus diperhatikan dan dihormati sepenuhnya oleh Caracas.
Kekebalan hukum terhadap Zambrano sendiri sejatinya telah dicabut oleh Majelis Nasional Konstituante Venezuela. Kekebalan Zambrano dicabut karena diduga mengambil bagian dalam kudeta yang gagal baru-baru ini.
Selain Zambarno, Majelis Nasional Konstituante Venezuela juga menghapus kekebalan enam anggota parlemen lainnya dengan alasan yang sama. Mereka adalah Luis Florido, Henry Ramos Allup, Richard Blanco, Marianela Lopez, Simon Calzadilla dan Americo de Grazia.
(esn)