Dianggap Mati Beku, Pria Ini 'Hidup Lagi' dengan Disetrum 5.000 Volt

Minggu, 05 Mei 2019 - 03:04 WIB
Dianggap Mati Beku,...
Dianggap Mati Beku, Pria Ini 'Hidup Lagi' dengan Disetrum 5.000 Volt
A A A
MOSKOW - Pria Siberia, Rusia, bernama Vladimir Yakovlevich ini digambarkan sebagai "manusia es" setelah dianggap mati membeku. Namun, dia "dihidupkan lagi" dengan disetrum listrik bertegangan 5.000 volt.

Pekerja konstruksi berusia 55 tahun itu mengalami "hipotermia ekstrem" setelah enam jam berada sebuah tempat dengan suhu di bawah nol derajat Celsius.

Dia dirawat di rumah sakit di Siberia, Rusia, dan secara ajaib disadarkan lagi.

Yakovlevich diyakini jatuh pingsan setelah minum alkohol. Dmitry Mitsukov yang melakukan resusitasi terhadap pasien tersebut mengatakan bahwa pasien sangat dingin.

"Pasien sangat dingin saat disentuh. (Bahkan) kepingan salju tidak meleleh di wajahnya," katanya.

"Denyut nadinya tidak bisa dirasakan, hanya jejak samar dengan stetoskop," ujar Mitsukov.

Pistol panas juga digunakan untuk menghangatkan tubuh pasien yang menyebabkan fibrilasi ventrikel.

Petugas medis pada akhirnya menggunakan sengatan listrik 5.000 volt secara berulang kali untuk merangsang jantung.

Pasien juga diberikan pijatan jantung secara tidak langsung dan defibrilasi.

"Tidak mungkin membayangkan bahwa pria ini bisa selamat, tetapi kami melakukan segalanya untuk mencoba dan menyelamatkannya," kata seorang perawat rumah sakit, seperti dikutip dari Daily Star, Sabtu (4/5/2019), tanpa disebutkan namanya.

Pihak rumah sakit mengatakan jantung yang berhenti tidak dapat dimulai lagi dengan defibrilasi.

Setrum 5.000 volt yang disengatkan pada pasien pada umumnya bisa membunuh jika dilakukan pada orang yang sehat.

"Saat ini tidak memulai kembali jantung yang macet, tetapi memuat kembali kerja organ yang gagal," kata seorang sumber rumah sakit. "Jika orang sehat menerima kejutan 5.000 volt, orang tersebut mungkin meninggal di tempat."

"Dalam kasus pasien yang membeku ini, tugas itu tampak mustahil. Rasanya seperti berulang-ulang mencoba menghidupkan mobil yang beku," lanjut sumber tersebut.
(mas)
Berita Terkait
Para Pemimpin UE Siapkan...
Para Pemimpin UE Siapkan Sanksi Keras ke Rusia
Militer Rusia Kembali...
Militer Rusia Kembali Bombardir Fasilitas Utama di Ukraina
Rudal Rusia Hantam Pasar...
Rudal Rusia Hantam Pasar di Ukraina, 16 Orang Tewas
Pertempuran Sengit di...
Pertempuran Sengit di Mariupol, Pejuang Chechnya bunuh Pasukan Asing
Begini Momen saat Pesawat...
Begini Momen saat Pesawat Canggih Rusia SU-35S Hancurkan Markas Militer Ukraina dengan Rudal
Roket Uragan Rusia Hantam...
Roket Uragan Rusia Hantam Apartemen di Kota Chasiv Yar, 10 Tewas dan Puluhan Lain Tertimbun
Berita Terkini
12,9 Juta Siswa Ikuti...
12,9 Juta Siswa Ikuti Ujian Gaokao untuk Masuk Universitas di China
2 jam yang lalu
Israel Bombardir Markas...
Israel Bombardir Markas Besar Hizbullah di Beirut
3 jam yang lalu
9 Tempat Paling Suci...
9 Tempat Paling Suci di Dunia, Nomor 5 Paling Populer bagi Orang Indonesia
4 jam yang lalu
6 Tradisi Teraneh di...
6 Tradisi Teraneh di Dunia, Salah Satunya Makan Abu Orang Mati
5 jam yang lalu
Mendagri Pakistan Sampaikan...
Mendagri Pakistan Sampaikan Surat Khusus untuk Mojtaba Khamenei
5 jam yang lalu
Partai Janta Kecoa Jadi...
Partai Janta Kecoa Jadi Inspirasi bagi Gen Z di Seluruh Dunia
6 jam yang lalu
Infografis
Ini Alasan Ilmuwan Larang...
Ini Alasan Ilmuwan Larang Rebus Kepiting dalam Keadaan Hidup
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved