Sri Lanka: Serangan Bom Dilakukan Jaringan Internasional

Senin, 22 April 2019 - 20:26 WIB
Sri Lanka: Serangan...
Sri Lanka: Serangan Bom Dilakukan Jaringan Internasional
A A A
KOLOMBO - Kepala Parlemen Sri Lanka, Rajitha Senaratne mengatakan, serangkaian serangan bom yang terjadi di negaranya dilakukan dengan bantuan jaringan internasional. Serangan itu menewaskan hampir 300 orang.

Delapan bom meledak dalam serangan terkoordinasi yang menghantam tiga gereja, empat hotel, dan sebuah rumah di Sri Lanka. Serangan terhadap tiga gereja terjadi saatpara jemaat menjalankan ibadah Paskah.

"Kami tidak percaya serangan ini dilakukan oleh sekelompok orang yang berada di negara ini. Ada jaringan internasional yang tanpanya serangan ini tidak akan berhasil," ucap Senaratne, seperti dilansir Arab News pada Senin (22/4).

Jumlah korban tewas dalam serangkan ledakan bom di Sri Lanka meningkat dengan pesat. Berdasarkan data pada hari Senin, jumlah korban meninggal sudah mencapai 290 orang. Selain itu, jumlah korban luka juga meningkat menjadi 500 orang.

Sementara itu, sebelumnya Departemen Luar Negeri Amerika Serikat (AS) dalam pembaruan travel advisory-nya memperingatkan bahwa kelompok teroris kemungkinan akan melanjutkan serangannya di Sri Lanka. Target yang diincar adalah tempat-tempat wisata.

"Kelompok-kelompok teroris kemungkinan terus merencanakan serangan di Sri Lanka. Teroris dapat menyerang dengan sedikit atau tanpa peringatan, menargetkan lokasi wisata," bunyi peringatan departemen itu.

Selain lokasi wisata, target pontensial yang diincar kelompok teroris adalah tempat-tempat ramai seperti pusat transportasi, pasar dan pusat perbelanjaan, hotel, kelab, restoran dan tempat-tempat ibadah. Departemen tersebut meminta warga AS menjauhi taman, acara olah raga dan budaya.
(esn)
Berita Terkait
Sri Lanka Mencekam,...
Sri Lanka Mencekam, Lautan Demonstran Serbu Kantor Perdana Menteri Sri Lanka
Ranil Wickremesinghe...
Ranil Wickremesinghe Duduki Kursi Presiden Sri Lanka yang Baru
Rumahnya Diserbu Ratusan...
Rumahnya Diserbu Ratusan Ribu Pendemo yang Marah, Presiden Sri Lanka Kabur
Pengunjuk Rasa Bobol...
Pengunjuk Rasa Bobol Istana Presiden dan PM Sri Lanka
Jelajahi Keindahan Sejarah...
Jelajahi Keindahan Sejarah dan Budaya Sri Lanka, Perjalanan Istimewa dengan Nuansa Mewah
Ranil Wickeremesinghe...
Ranil Wickeremesinghe Terpilih menjadi Presiden Sri Lanka
Berita Terkini
10 Danau Terjernih di...
10 Danau Terjernih di Dunia, Nomor 7 dari Indonesia
47 menit yang lalu
Iran Dituding Retas...
Iran Dituding Retas Jaringan Seluler Timur Tengah untuk Lacak Personel AS
4 jam yang lalu
Iran Ejek AS Ngotot...
Iran Ejek AS Ngotot Terapkan Tarif di Selat Hormuz: Biaya 20% Trump Terlalu Mahal
5 jam yang lalu
AS Lancarkan Lebih Banyak...
AS Lancarkan Lebih Banyak Serangan ke Iran, Trump Kembali Blokade Selat Hormuz
6 jam yang lalu
Seiring Perang, Ekspor...
Seiring Perang, Ekspor Minyak Iran Tembus 80 Juta Barel dalam Waktu Kurang dari Sebulan
7 jam yang lalu
Eks Presiden Iran Ahmadinejad...
Eks Presiden Iran Ahmadinejad Sangkal Laporan Agen Mossad Ingin Merekrutnya
8 jam yang lalu
Infografis
Balas Serangan AS, Parlemen...
Balas Serangan AS, Parlemen Iran Setuju Tutup Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved