Dikira Sampo, Pria China Keramas dengan Pestisida

Selasa, 26 Maret 2019 - 14:49 WIB
Dikira Sampo, Pria China...
Dikira Sampo, Pria China Keramas dengan Pestisida
A A A
KUNMING - Seorang pria di Kunming, Provinsi Yunnan, China, dibawa ke rumah sakit dan kepalanya harus dicukur oleh dokter. Musababnya, pria itu keramas dengan pestisida yang dia kira sampo.

Pria itu tidak menyadari jika zat yang dikemas dalam botol itu merupakan zat yang sangat beracun. Ironisnya, dia sendiri yang mengemas pestisida dichlorvos atau DDVP itu dalam botol dan diletakkan di sebelah sampo-nya. Dia baru baru menyadari kesalahannya awal bulan ini ketika dia memerhatikan baunya.

Kejadian konyol ini pertama kali dilaporkan situs berita China, Kankanews.com.

Tak lama setelah keramas dengan pestisida, pria yang tak disebutkan namanya itu mengalami berbagai gejala, termasuk menggigil dan berkeringat.

Dia berusaha menghilangkan zat beracun yang digunakan untuk keramas, namun gagal. Dia akhirnya mencari perawatan di Yunnan Traditional Chinese Medicine Hospital (Rumah Sakit Pengobatan Tradisional Tiongkok Yunnan).

“Dia mencoba mencucinya dengan air dan cuka. Sebenarnya, dalam situasi itu, itu adalah hal yang salah untuk dilakukan," kata Wu Ying, wakil direktur departemen darurat rumah sakit setempat, tanpa menjelaskan respons yang benar dalam kasus tersebut.

Dokter merawat pria itu karena keracunan dan mencukur rambutnya untuk menghilangkan residu. “Kami harus menggunakan pisau cukur sekali pakai. Beberapa dokter memotong rambut dengan gunting dan kemudian dicukur," lanjut Wu, yang dilansir South China Morning Post, Selasa (26/3/2019).

Pasien mengalami pemulihan penuh setelah beberapa hari setelah menjalani perawatan tepat waktu.

Dikembangkan dari agen gas saraf, DDVP digunakan dalam pestisida rumah tangga dan industri dan telah dilarang di Uni Eropa selama dua dekade terakhir karena toksisitas dan dampaknya yang bertahan lama terhadap lingkungan.

Zat itu juga telah dilarang oleh beberapa pemerintah kota di China seperti Guangzhou tetapi masih tersedia untuk dijual di banyak daerah, termasuk Kunming.

Beberapa penduduk pedesaan juga menggunakan DDVP sebagai obat rumah untuk mengatasi gatal, kutu dan eksim. Pada bulan November, seorang gadis berusia lima tahun dari provinsi Henan di China tengah hampir meninggal setelah neneknya mencuci rambutnya dengan DDVP encer untuk mencoba menghilangkan kutu di kepala anak itu.
(mas)
Berita Terkait
Heboh! China Simulasikan...
Heboh! China Simulasikan Penyerangan ke Taiwan Lewat Medsos
Petugas Nakes di China...
Petugas Nakes di China Dilempari Warga
88 WNA China Sindikat...
88 WNA China Sindikat Server Judi dan Pemerasan Online Ditangkap di Batam
Panggung Spektakuler...
Panggung Spektakuler Perayaan 100 Tahun Partai Komunis China
Tsai Tsung-lin Keliling...
Tsai Tsung-lin Keliling Taiwan Serukan Pesan Siap Perang !
Ribuan Penumpang Padati...
Ribuan Penumpang Padati Stasiun Kereta Hongqiao China pada Perayaan Chunyun
Berita Terkini
Usai Zionis Hancurkan...
Usai Zionis Hancurkan Patung Yesus, Netanyahu Klaim Desa Kristen Lebanon Minta Dicaplok Israel agar Dilindungi
50 menit yang lalu
Tiga Putra Hadir Doakan...
Tiga Putra Hadir Doakan Ayatollah Ali Khamenei, Mojtaba Tetap Tak Muncul
1 jam yang lalu
Setelah Bikin Marah...
Setelah Bikin Marah Kim Jong-un, Korut Sukes Tembakkan Rudal dari Kapal Perang 5.000 Ton
2 jam yang lalu
Iran Kecam Trump karena...
Iran Kecam Trump karena Ancam Lenyapkan Semua Orang di Pemakaman Khamenei dengan Sekali Tembak
2 jam yang lalu
9 Fakta Diplomasi Ayat...
9 Fakta Diplomasi Ayat Suci Al-Quran pada Pemakaman Khamenei, Kirim Sinyal Bedakan Siapa Sekutu dan Musuh
5 jam yang lalu
Kenapa Para Jenderal...
Kenapa Para Jenderal Iran Bersumpah Akan Balas Dendam atas Kematian Khamenei?
6 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved