Ilmuwan Rusia Klaim Sudah Ciptakan 'Mesin Waktu'

Jum'at, 15 Maret 2019 - 09:32 WIB
Ilmuwan Rusia Klaim...
Ilmuwan Rusia Klaim Sudah Ciptakan 'Mesin Waktu'
A A A
MOSKOW - TARDIS (Time And Relative Dimension In Space) merupakan sebuah mesin waktu dalam serial televisi Doctor Who. Namun, para ilmuwan di Rusia mengklaim sudah menciptakan "mesin waktu" dalam kehidupan nyata.

Mesin waktu—hasil eksperimen dalam fisika kuantum—sejatinya menentang hukum termodinamika kedua, yang mengatur arah waktu dari masa lalu ke masa depan.

Para ahli di Moscow Institute of Physics & Technology (MIPT) telah melaporkan temuan dalam apa yang dianggap sebagai terobosan besar di lapangan. Mereka menyebutnya sebagai "mesin waktu" yang terdiri dari komputer kuantum dasar yang terbuat dari elektron "qubit" yang dapat dimodifikasi.

Fisikawan mengamati qubit yang bergeser mundur dalam waktu dari keadaan kacau ke keadaan tertata.

Efeknya disamakan dengan rak bola biliar yang pecah dan tersebar di sekitar meja dan kemudian berjalan secara terbalik untuk kembali ke keadaan semula dalam segitiga.

"Kami, secara buatan, telah menciptakan keadaan yang berevolusi ke arah yang berlawanan dengan panah termodinamika waktu," kata Dr Gordey Lesovik, peneliti utama dan kepala Laboratorium Fisika Informasi Quantum di MIPT, dikutip LeicesterLive, Kamis (14/3/2019).

"Mesin waktu" itu terdiri dari komputer kuantum dasar yang terbuat dari elektron "qubit". Itu adalah unit informasi yang dijelaskan oleh "satu", "nol", atau "superposisi" campuran keduanya.

Dalam percobaan pertama, qubit menjadi pola perubahan nol dan satu yang semakin kompleks, yang menciptakan kekacauan.

Program lain kemudian memodifikasi keadaan komputer untuk berevolusi "mundur" dari kekacauan ke keadaan tertata.

Qubit-qubit tersebut kemudian bekerja dengan cara yang berlawanan, dari kompleks ke sederhana, dan karenanya keadaan tertata dipulihkan.

Para ilmuwan senang menemukan tingkat keberhasilan awal untuk "pembalikan waktu" sebesar 85 persen. Namun, untuk sementara, percobaan membuat gelombang di dunia fisika itu tidak mungkin untuk membuat TARDIS ke kehidupan nyata dalam waktu dekat.
(mas)
Berita Terkait
Para Pemimpin UE Siapkan...
Para Pemimpin UE Siapkan Sanksi Keras ke Rusia
Militer Rusia Kembali...
Militer Rusia Kembali Bombardir Fasilitas Utama di Ukraina
Rudal Rusia Hantam Pasar...
Rudal Rusia Hantam Pasar di Ukraina, 16 Orang Tewas
Pertempuran Sengit di...
Pertempuran Sengit di Mariupol, Pejuang Chechnya bunuh Pasukan Asing
Begini Momen saat Pesawat...
Begini Momen saat Pesawat Canggih Rusia SU-35S Hancurkan Markas Militer Ukraina dengan Rudal
Roket Uragan Rusia Hantam...
Roket Uragan Rusia Hantam Apartemen di Kota Chasiv Yar, 10 Tewas dan Puluhan Lain Tertimbun
Berita Terkini
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
28 menit yang lalu
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
2 jam yang lalu
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
3 jam yang lalu
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
4 jam yang lalu
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
5 jam yang lalu
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
7 jam yang lalu
Infografis
Klaim AS Hendak Bunuh...
Klaim AS Hendak Bunuh Putin Bisa Picu Perang Nuklir dengan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved