Rusia: AS 'Memeras' Negara yang Kerjasama dengan Iran

Kamis, 07 Maret 2019 - 03:58 WIB
Rusia: AS \Memeras\...
Rusia: AS 'Memeras' Negara yang Kerjasama dengan Iran
A A A
WINA - Perwakilan Tetap Rusia untuk Badan Energi Atom Internasional (IAEA), Mikhail Ulyanov mengatakan, Amerika Serikat (AS) telah "memeras" negara-negara yang melakukan bisnis dengan Iran. Langkah ini diambil sejak Washington menarik diri dari perjanjian nuklir.

Perjanjian nuklir ditandatangani oleh Iran dan enam kekuatan dunia, yakni AS, Inggris, Prancis, Rusia, dan China ditambah Jerman pada tahun 2015. Perjanjian itu berisi larangan Iran untuk mengembangkan dan memproduksi senjata nuklir, dengan imbalan pencabutan sanksi.

AS, dibawah pimpinan Donald Trump memutuskan untuk meninggalkan perjanjian itu pada Mei tahun lalu dan kemudian mengembalikan sanksi. AS juga telah mengancam "sanksi sekunder" terhadap mereka yang berusaha mempertahankan hubungan mereka di Iran, meskipun ada larangan Amerika.

Menyusul penarikannya, Ulyanov menuturkan, AS memulai kegiatan berskala besar untuk merusak perjanjian yang melanggar Resolusi 2231 Dewan Keamanan (DK) PBB, yang mendukung dokumen internasional.

"Washington tidak hanya gagal memenuhi kewajibannya untuk menghapus sanksi terhadap Iran, tetapi juga secara ekonomi memeras negara-negara lain yang secara legal terus bekerja sama dengan Iran," kata Ulyanov, seperti dilansir PressTV pada Kamis (7/3).

Lebih lanjut Ulyanov mengatakan, Rusia memiliki pandangan yang sama dengan Sekretaris Jenderal PB, Antonio Guterres yang, dalam laporannya pada Desember 2018 kepada DK PBB, menyatakan penyesalan atas tindakan AS dan mengatakan itu bertentangan dengan Resolusi 2231.

"Akibatnya, integritas kesepakatan nuklir telah dirusak, serta keseimbangan antara ketentuan nuklir dan ekonomi. Kerusakan besar telah terjadi pada ketentuan ekonomi kesepakatan, sementara yang nuklir sedang dilaksanakan secara efektif," tukasnya.
(esn)
Berita Terkait
Para Pemimpin UE Siapkan...
Para Pemimpin UE Siapkan Sanksi Keras ke Rusia
Militer Rusia Kembali...
Militer Rusia Kembali Bombardir Fasilitas Utama di Ukraina
Rudal Rusia Hantam Pasar...
Rudal Rusia Hantam Pasar di Ukraina, 16 Orang Tewas
Pertempuran Sengit di...
Pertempuran Sengit di Mariupol, Pejuang Chechnya bunuh Pasukan Asing
Begini Momen saat Pesawat...
Begini Momen saat Pesawat Canggih Rusia SU-35S Hancurkan Markas Militer Ukraina dengan Rudal
Roket Uragan Rusia Hantam...
Roket Uragan Rusia Hantam Apartemen di Kota Chasiv Yar, 10 Tewas dan Puluhan Lain Tertimbun
Berita Terkini
3 Fakta Kepulauan Chagos...
3 Fakta Kepulauan Chagos yang Akan Dibeli AS, Salah Satunya Jadi Kekuatan Militer Amerika-Inggris
22 menit yang lalu
Lebanon Jadi Titik Krisis...
Lebanon Jadi Titik Krisis bagi Gencatan Senjata Perang Iran, Ini 4 Alasannya
22 menit yang lalu
Proyek Jet Tempur FCAS...
Proyek Jet Tempur FCAS Prancis-Jerman Gagal, Pukulan Telak bagi Macron
1 jam yang lalu
4 Alasan Iran Kembali...
4 Alasan Iran Kembali Gempur Israel, Ingin Tunjukkan Solidaritas ke Hizbullah
1 jam yang lalu
Israel Pecat Wakil Bos...
Israel Pecat Wakil Bos Mossad setelah Gagal Operasi Runtuhkan Rezim Iran
1 jam yang lalu
Turki Ingin Rebut dan...
Turki Ingin Rebut dan Bebaskan Yerusalem, Israel Beri Respons Sinis
2 jam yang lalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved