Dubes Wahid: Garuda Indonesia akan Buka Penerbangan Bali-Moskow
Kamis, 28 Februari 2019 - 16:01 WIB
Dubes Wahid: Garuda Indonesia akan Buka Penerbangan Bali-Moskow
A
A
A
JAKARTA - Duta Besar (Dubes) Indonesia untuk Rusia Wahid Supriyadi mengatakan maskapai Garuda Indonesia berencana akan membuka penerbangan langsung dari Denpsar, Bali ke Moskow, Rusia. Rencana masakapai Indonesia ini sejatinya sudah muncul sejak 2017 lalu.
Dubes Wahid mengatakan penjajakan dengan pihak Rusia sudah mencapai tahap final. Namun, karena ada pergantian di manajemen internal Garuda, rencana itu batal.
Rencana pembukaan penerbangan langsung Denpasar-Moskow telah dihidupkan lagi pada tahun lalu, setelah maskapai Rusia mulai membuka penerbangan langsung tiga kali seminggu dari Moskow ke Denpasar.
"Garuda sedang menjajaki terbang langsung, dari Denpasar ke Moskow, CEO Garuda sudah datang ke Moskow untuk membahas hal ini," kata Wahid saat ditemui di kantor Kementerian Luar Negeri Indonesia pada Kamis (28/2/2019).
Dia menambahkan target pembahasan mengenai penerbangan langsung ini akan rampung pada bulan Mei atau Juni mendatang. Rencanaya, Garuda akan membukan penerbangan tiga kali perminggu ke Rusia.
"Jadi saya optimistis, karna kaitanya itu bukan hanya penumpang saja. Kalau Garuda terbang kita bisa ekspor buahan-buahan tropis, yang harganya mahal sekali di sana. Kita bisa banyak sekali untuk ekspor dan kompetitor kita belum begitu banyak. Jadi banyak sekali peluang selain dengan turisme," ujarnya.
Dubes Wahid mengatakan penjajakan dengan pihak Rusia sudah mencapai tahap final. Namun, karena ada pergantian di manajemen internal Garuda, rencana itu batal.
Rencana pembukaan penerbangan langsung Denpasar-Moskow telah dihidupkan lagi pada tahun lalu, setelah maskapai Rusia mulai membuka penerbangan langsung tiga kali seminggu dari Moskow ke Denpasar.
"Garuda sedang menjajaki terbang langsung, dari Denpasar ke Moskow, CEO Garuda sudah datang ke Moskow untuk membahas hal ini," kata Wahid saat ditemui di kantor Kementerian Luar Negeri Indonesia pada Kamis (28/2/2019).
Dia menambahkan target pembahasan mengenai penerbangan langsung ini akan rampung pada bulan Mei atau Juni mendatang. Rencanaya, Garuda akan membukan penerbangan tiga kali perminggu ke Rusia.
"Jadi saya optimistis, karna kaitanya itu bukan hanya penumpang saja. Kalau Garuda terbang kita bisa ekspor buahan-buahan tropis, yang harganya mahal sekali di sana. Kita bisa banyak sekali untuk ekspor dan kompetitor kita belum begitu banyak. Jadi banyak sekali peluang selain dengan turisme," ujarnya.
(mas)