Lavrov: Pemaksaan Nilai Barat Rusak Keseimbangan Timur Tengah

Selasa, 19 Februari 2019 - 20:49 WIB
Lavrov: Pemaksaan Nilai...
Lavrov: Pemaksaan Nilai Barat Rusak Keseimbangan Timur Tengah
A A A
MOSKOW - Menteri Luar Negeri Rusia, Sergey Lavrov mengatakan, Barat berupaya untuk memaksakan nilai-nilai mereka pada negara-negara Timur Tengah. Hal ini, ungkap Lavrov, telah merusak keseimbangan yang ada di wilayah itu, yang sebelumnya telah memakan waktu berabad-abad untuk dibangun.

Dalam pidato yang dibacakan Wakil Menteri Luar Negeri, Mikhail Bogdanov di konferensi Timur Tengah dari Klub Diskusi Internasional Valdai, disebutkan bahwa stabilitas Timur Tengah dicapai dengan perjuangan keras selama berabad-abad. Namun, setelah tercapai, Barat merusaknya dengan memaksakan nilai-nilai mereka.

"Timur Tengah, yang telah mengalami periode ujian berat, masih memegang tempat sentral dalam agenda global. Baik di masa depan pemerintah kawasan, keamanan internasional dan stabilitas bergantung pada bagaimana situasi akan berkembang di sana," bunyi pidato Lavrov, seperti dilansir Tass pada Selasa (19/2).

"Metode rekayasa geopolitik, upaya memaksakan model pembangunan asing dan nilai-nilai pada rakyat Timur Tengah dan Afrika Utara, terutama melalui penggunaan kekuatan, telah menyebabkan melemahnya atau runtuhnya negara-negara dan gelombang terorisme internasional yang belum pernah terjadi sebelumnya. di sejumlah negara. Selain itu, telah menyebabkan krisis migrasi besar-besaran, mengacaukan keseimbangan etno-pengakuan yang telah terkonsolidasi selama berabad-abad," sambungnya.

Dia kemudian menekankan bahwa Moskow telah secara konsisten menyerukan untuk mengatasi kesulitan-kesulitan di kawasan itu melalui cara-cara politik dan diplomatik dan dengan sepenuhnya mematuhi hukum internasional.
(esn)
Berita Terkait
Para Pemimpin UE Siapkan...
Para Pemimpin UE Siapkan Sanksi Keras ke Rusia
Militer Rusia Kembali...
Militer Rusia Kembali Bombardir Fasilitas Utama di Ukraina
Rudal Rusia Hantam Pasar...
Rudal Rusia Hantam Pasar di Ukraina, 16 Orang Tewas
Pertempuran Sengit di...
Pertempuran Sengit di Mariupol, Pejuang Chechnya bunuh Pasukan Asing
Begini Momen saat Pesawat...
Begini Momen saat Pesawat Canggih Rusia SU-35S Hancurkan Markas Militer Ukraina dengan Rudal
Roket Uragan Rusia Hantam...
Roket Uragan Rusia Hantam Apartemen di Kota Chasiv Yar, 10 Tewas dan Puluhan Lain Tertimbun
Berita Terkini
Ilmuwan AS Ini Pelajari...
Ilmuwan AS Ini Pelajari Uji Coba Nuklir Korut, tapi Ditangkap China karena Melakukan Spionase
20 menit yang lalu
Perang Iran Terus Berkobar,...
Perang Iran Terus Berkobar, China Tuding AS Bawa Timur Tengah ke Jurang Maut
1 jam yang lalu
Enggan Kirim Pasukan...
Enggan Kirim Pasukan AS untuk Invasi Darat ke Iran, Trump: Orang Lain yang Akan Melakukannya
2 jam yang lalu
Iran Sedang Mempersiapkan...
Iran Sedang Mempersiapkan Ujian Besar terhadap Blokade AS di Selat Hormuz
3 jam yang lalu
Trump Desak Netanyahu...
Trump Desak Netanyahu Tarik Pasukan Israel dari Suriah dan Lebanon
4 jam yang lalu
Biaya Perang AS di Iran...
Biaya Perang AS di Iran Setara Buang Emas Lebih dari 15.000 Kg Per Hari
5 jam yang lalu
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved