Lepaskan Diri dari Bayangan Kolonialisme, Duterte akan Ubah Nama Filipina

Kamis, 14 Februari 2019 - 03:32 WIB
Lepaskan Diri dari Bayangan...
Lepaskan Diri dari Bayangan Kolonialisme, Duterte akan Ubah Nama Filipina
A A A
MANILA - Presiden Filipina, Rodrigo Duterte berniat meneruskan niat mendiang Presiden Filipina, Ferdinand Marcos untuk mengubah nama negara itu dalam upaya nyata untuk melepaskan Filipina dari hubungan kolonialnya. Duterte ingin mengubah nama negara menjadi "Maharlika", yang berarti kaum bangsawan.

"Suatu hari, mari kita ubah. Marcos benar. Dia ingin mengubahnya ke Maharlika, karena itu adalah kata Melayu," kata Duterte dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Sputnik pada Kamis (14/2).

Sementara itu, juru bicara kepresidenan Filipina, Salvador Panelo, pada gilirannya, mengatakan bahwa apa yang disampaikan Duterte adalah kebiasaannya untuk mengekspresikan ide dan dia menyukai nama Maharlika. Menurut Panelo, ide Duterte berarti menulis ulang konstitusi dan akan membutuhkan persetujuan publik melalui referendum.

Marcos adalah yang pertama melayangkan gagasan untuk mengubah nama negara untuk mempromosikan nasionalisme, setelah ia menempatkan Filipina di bawah kekuasaan militer pada tahun 1965. Ia memerintah negara itu sampai tahun 1986, ketika ia digulingkan oleh pemberontakan damai.

Pada tahun 1978, sebuah undang-undang parlemen mengusulkan Filipina mengganti namanya menjadi Maharlika, tetapi tidak pernah diberlakukan karena kemudian kehilangan popularitas karena pemerintahan yang korup dan diktator Marcos.

Filipina, yang dinamai dari Raja Philip II, adalah koloni Spanyol selama 350 tahun. Setelah kekalahan Spanyol dalam perang Spanyol-Amerika Serikat (AS) pada tahun 1898, Filipina menjadi bagian dari wilayah AS hingga kemerdekaannya pada tahun 1946.
(esn)
Berita Terkait
Diskusi Peta dan Kemunculan...
Diskusi Peta dan Kemunculan Bangsa Filipina dengan Pembicara Sejarawan Ternama
Presiden Filipina Duterte...
Presiden Filipina Duterte Bersaing dengan Putrinya Perebutkan Kursi Wapres
Pelaku Bom Filipina...
Pelaku Bom Filipina Disebut WNI, Menlu: Masih Diselidiki
Musuh Sekaligus Pengkritik...
Musuh Sekaligus Pengkritik Perang Narkoba Duterte Maju Pilpres Filipina
Duterte Incar Kursi...
Duterte Incar Kursi Wapres Filipina setelah Lengser
Rencanakan Pemboman,...
Rencanakan Pemboman, 'Calon Pengantin' Perempuan Diciduk Tentara Filipina
Berita Terkini
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
32 menit yang lalu
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
1 jam yang lalu
Trump Mendadak Batal...
Trump Mendadak Batal Bombardir Iran Besar-besaran, Israel Terkejut
1 jam yang lalu
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
11 jam yang lalu
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
12 jam yang lalu
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
13 jam yang lalu
Infografis
Deretan Nama Perwira...
Deretan Nama Perwira Polisi yang Terseret Kasus Narkoba
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved