AS Klaim Kalahkan ISIS, Iran: Mereka Tidak Lakukan Apa-apa

Selasa, 12 Februari 2019 - 03:05 WIB
AS Klaim Kalahkan ISIS,...
AS Klaim Kalahkan ISIS, Iran: Mereka Tidak Lakukan Apa-apa
A A A
JAKARTA - Duta Besar Iran untuk Indonesia, Valiollah Mohammadi menuding klaim Amerika Serikat (AS) bahwa mereka dan Koalisi Internasional telah berhasil mengalahkan ISIS hanyalah lelucon semata. Dia menuturkan, AS tidak melakukan apa-apa untuk mengalahkan ISIS.

Ditemui saat peringatan 40 tahun Revolusi Islam Iran di Jakarta, Mohammadi mengatakan, ISIS adalah ciptaan dari AS dan mereka memiliki dokumen yang mendukung hal tersebut.

"ISIS diciptakan oleh AS, Hillary Clinton telah menulis di bukunya bahwa mereka menciptakan ISIS. Ketika, mereka menciptakan ISIS, bagaimana mereka bisa melawannya?" tanya diplomat senior Iran itu.

"AS selalu menyatakan bahwa mereka melawan ISIS, tapi kami memiliki dokumen di Iran dan di Suriah, ketika ISIS hampir tamat AS datang membantu, tentu saja lewat jalur belakang dan bukan dari depan. Mereka ingin mengklaim hal ini (kekalahan ISIS) sebagai kemenangan mereka, tapi pada faktanya mereka tidak melakukan apa-apa. Aktivitas yang sebenarnya, pemerintah dan masyarakat Suriah dan sejumlah negara yang mendukung mereka, ini adalah realitas di lapangan, tapi AS selalu mengatakan hal ini dan itu," sambungnya pada Senin (11/2).

Diplomat senior Iran itu mengatakan, trik seperti ini pernah dilakukan AS di Irak. Di mana, lanjut Mohammadi, saat ISIS kalah di Negeri Seribu Satu Malam itu, AS langsung mengkalim bahwa kelompok itu kalah oleh pasukan Irak dengan bantuan dari AS.

"Jika kalian bertanya kepada pemerintah Irak, mereka selalu mengatakan bahwa Iranlah yang membantu mereka, ketika Iran datang untuk membantu ISIS akhirnya kalah. Tapi, Donald Trump mengatakan bahwa AS yang mengalahkan ISIS di Irak dan semua orang di Irak menertawakann hal ini, karena mereka tahu yang sebenarnya," ungkapnya.

Dia menambahkan, dari awal konflik di Suriah, Iran selalu mengatakan cara terbaik untuk menyelesaikan masalah adalah melalui dialog. Dirinya menyebut, dialog ini bukan dialog antara Iran dan AS atau Iran dengan Rusia atau Iran dengan negara lain, tetapi dialog diantara kelompok-kelompok di Suriah, karena mereka yang berhak menentukan apa yang terbaik bagi negaranya.
(esn)
Berita Terkait
Solidaritas untuk Iran:...
Solidaritas untuk Iran: Masyarakat Tanda Tangani Pernyataan di Kediaman Dubes
Duta Besar Iran Ungkap...
Duta Besar Iran Ungkap Kronologi Lengkap Gelombang Protes Besar
Sengketa Rebutan Pulau,...
Sengketa Rebutan Pulau, Iran Pamer Rudal di Teluk Persia
Iran Pamer Drone Militer...
Iran Pamer Drone Militer Terbaru, Terbang 24 Jam Jangkau 2000 Kilometer
Aksi Solidaritas Iran...
Aksi Solidaritas Iran di Depan Kedubes AS Jakarta
Rakyat Iran Berduka...
Rakyat Iran Berduka atas Meninggalnya Presiden Ebrahim Raisi
Berita Terkini
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
35 menit yang lalu
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
1 jam yang lalu
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
2 jam yang lalu
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
3 jam yang lalu
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
3 jam yang lalu
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
4 jam yang lalu
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved