Pria Korsel Meninggal di Meksiko, Dipulangkan Tanpa Otak dan Hati

Sabtu, 02 Februari 2019 - 09:22 WIB
Pria Korsel Meninggal...
Pria Korsel Meninggal di Meksiko, Dipulangkan Tanpa Otak dan Hati
A A A
SEOUL - Seorang pria Korea Selatan dinyatakan meninggal di Meksiko secara alami. Namun, ketika jasadnya diterbang pulang ke negaranya tidak ditemukan organ otak, perut, dan hati.

Janda pria itu kini mengajukan petisi yang menuntut otoritas terkait di Meksiko untuk mengembalikan organ-organ tubuh suaminya.

Pria 35 tahun—hanya dikenal dengan nama pendek Kim—meninggalkan dua anak dan seorang istri. Jandanya mengklaim tidak ada yang alami tentang penyebab kematian sang suami.

Menurutnya, ayah dua anak itu terlibat perkelahian sebelum dia meninggal.

Wanita itu mengklaim suaminya terlibat dalam pertengkaran di sebuah bar karaoke di Monterrey pada hari dia meninggal. Menurutnya, suaminya yang tidak sadar dilarikan ke rumah sakit pada malam 3 Januari, di mana dia kemudian dinyatakan meninggal. Klaimnya diperkuat rekaman closed-circuit television (CCTV).

Ketakutannya bahwa ada yang ditutup-tutupi dalam kematian korban semakin besar ketika dia meminta autopsi kedua dilakukan pada 21 Januari oleh Layanan Forensik Nasional (NFS) Korea.

Seorang ilmuwan forensik mengatakan kepadanya bahwa ada tanda-tanda cedera eksternal dan memar di tubuh korban. Korban juga kehilangan otak dan perutnya. NFS tidak dapat menentukan penyebab kematiannya karena organ-organ tersebut hilang.

"Lebih dari seminggu kemudian, saya menerima hasil autopsi yang mengatakan 'tidak ada cedera eksternal'. Saya tercengang," tulis istri Kim di situs web Cheong Wa Dae, di mana dia telah meluncurkan petisi online.

Dia mengklaim polisi Meksiko tidak menyelidiki kematian suaminya karena ada kompromi di atas kertas.

"Suami saya adalah warga negara Korea. Putranya yang berusia tiga tahun dan putrinya yang berusia 11 bulan telah kehilangan ayah mereka," tulis perempuan tersebut dalam petisinya. "Tolong bantu saya dan bantu suami saya," lanjut dia yang menutut pengembalian organ otak, perut dan hati korban.

Sejak 22 Januari, petisi itu telah mengumpulkan lebih dari 17.500 tanda tangan.

KBS World Radio, yang dikutip Sabtu (2/2/2019), telah mengonfirmasi bahwa Kementerian Luar Negeri Korea Selatan juga telah meminta pihak berwenang Meksiko untuk mengembalikan organ-organ korban yang hilang. Organ-organ tersebut diyakini berada di Servicio Medico Forense (Layanan Medis Forensik) Meksiko.

Sekadar diketahui, Meksiko dikenal sebagai negara yang kerap dilanda kekerasan geng narkoba. Kartel narkoba di negara itu kerap dituduh melakukan perdagangan organ manusia.

Geng narkoba, terutama Caballeros Templarios, diketahui terlibat dalam aktivitas ilegal selain perdagangan narkoba, yakni penculikan dan pencurian organ manusia.

"Saya tidak ragu organ dikeluarkan dari tubuh," kata David Shirk, seorang profesor ilmu politik dan direktur Institut Trans-Perbatasan di Universitas San Diego, yang telah menyelidiki praktik perdagangan manusia.

Dia tak memungkiri praktik pencurian organ manusia terjadi di dalam dan di luar rumah sakit. "Sebagian besar, perdagangan organ terjadi di rumah sakit, di mana ada praktisi medis yang korup," katanya, dikutip news.com.au.

Dengan lebih dari 21.000 orang menunggu transplantasi organ di Meksiko. Hal itu menjadi pasar yang menguntungkan untuk sindikat perdagangan organ manusia.

Nasib Kim memiliki kesamaan yang mencolok dengan warga Inggris yang baru-baru ini menjadi berita utama. Pelayan bar asal Inggris; Amanda Gill, 41, meninggal di rumah sakit di Meksiko, namun tubuhnya dikembalikan ke keluarganya tanpa mata, hati, atau otak. Dia juga dilaporkan kehilangan semua bagian vitalnya kecuali usus bagian bawah.
(mas)
Berita Terkait
5 Kartel Narkoba Meksiko...
5 Kartel Narkoba Meksiko Paling Brutal
Daftar 6 Kartel Narkoba...
Daftar 6 Kartel Narkoba Paling Kejam di Dunia, dari Ladang Kokain Kolombia hingga Perang Berdarah di Meksiko
Menelusuri Jejak 6 Kartel...
Menelusuri Jejak 6 Kartel Paling Kejam dalam Sejarah
Bagaimana Pasukan Khusus...
Bagaimana Pasukan Khusus Meksiko Membunuh Gembong Kartel El Mencho?
6 Kartel Narkoba Paling...
6 Kartel Narkoba Paling Berbahaya di Meksiko, Salah Satunya Los Zetas yang Didirikan Mantan Pasukan Elite
Serbu Kota, Kelompok...
Serbu Kota, Kelompok Vigilante Meksiko Culik 21 Orang
Berita Terkini
Pemukim Israel Bakar...
Pemukim Israel Bakar 2 Masjid Bersejarah di Tepi Barat, Hamas: Lanjutkan Jalan Perlawanan
16 menit yang lalu
Setelah 13 Hari Menyerang...
Setelah 13 Hari Menyerang Iran, Trump Tunda Invasi Udara, Ini 5 Pertimbangannya
1 jam yang lalu
30.000 Tentara Korea...
30.000 Tentara Korea Utara Akan Dikirim ke Perang Ukraina
1 jam yang lalu
Kapal Induk Nuklir George...
Kapal Induk Nuklir George Washington AS Unjuk Kekuatan di Laut China Selatan
3 jam yang lalu
Iran Klaim Tewaskan...
Iran Klaim Tewaskan 200 Tentara AS, Pentagon Sebut Hanya 14, Siapa yang Bohong?
4 jam yang lalu
Wanita Keturunan China...
Wanita Keturunan China yang Magang di Markas Militer NATO Ditangkap atas Tuduhan Mata-mata
4 jam yang lalu
Infografis
Pemerintah Tetapkan...
Pemerintah Tetapkan 25 Hari Libur dan Cuti Bersama di Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved