Persalinan Horor, Perawat Tarik Kepala Bayi Terlalu Keras hingga Putus

Senin, 14 Januari 2019 - 11:47 WIB
Persalinan Horor, Perawat...
Persalinan Horor, Perawat Tarik Kepala Bayi Terlalu Keras hingga Putus
A A A
NEW DELHI - Insiden persalinan yang horor terjadi di sebuah rumah sakit di India. Kepala bayi yang tengah dilahirkan seorang pasien terputus setelah ditarik terlalu keras oleh seorang perawat.

Media setempat melaporkan, perawat tersebut kemudian menyembunyikan tubuh bayi dan mengirim ibunya ke rumah sakit lain. Sang perawat, menurut laporan tersebut, berdalih ada masalah dengan pasien dan pasien tersebut membutuhkan perawatan lebih lanjut.

Perawat itu membiarkan kepala bayi yang telah terputus terperangkap di dalam rahim pasien.

Mengutip The Hindustan Times, sang ayah bayi mengatakan staf di rumah sakit pemerintah di Ramgarh tidak memberitahunya tentang persalinan yang mengerikan itu. Menurutnya, kejadian itu berlangsung pada 6 Januari 2019.

"Perawat menarik janin dengan sangat keras ketika berusaha untuk melahirkan bayi sehingga terputus menjadi dua bagian," tulis surat kabar India itu, yang dikutip news.com.au, Senin (14/1/2019).

Perawat dan seorang rekannya menyimpan tubuh bagian bawah janin di kamar mayat rumah sakit dan meminta keluarga untuk membawa ibu bayi ke rumah sakit di Jaisalmer.

Laporan lain dari The Times mengatakan ibu bayi itu dikirim ke Rumah Sakit Ummed di Jodhpur. Petugas medis telah melakukan operasi untuk menghilangkan apa yang awalnya mereka pikir sebagai plasenta. Tetapi dokter kemudian menemukan kepala janin masih di dalam rahim.

Petugas medis Rumah Sakit Ummed akhirnya memberi tahu kerabat pasien wanita itu tentang penemuan mengerikan tersebut.

Sang ibu bayi, yang diidentifikasi bernama Dikhsha Kanwar, sekarang berjuang untuk hidup di rumah sakit di Jodhpur tersebut.

Laporan kriminal telah diajukan atas nama dua perawat pria, Amritlal dan Junjhar Singh. Namun, polisi belum menangkap mereka.

Dr Usha Duggad, kepala medis di rumah sakit pemerintah Jawahar, mengatakan kepada media bahwa kasus seperti itu jarang terjadi.

Jalam Singh, sub-inspektur dan petugas investigasi polisi untuk kasus ini mengatakan suami Diksha, Tilok Bhati, mengajukan laporan terhadap para perawat.

Tilok menuduh bahwa para perawat pusat Ramgarh mabuk. "Ketika ditanyai, staf rumah sakit menyerahkan bagian bawah janin kepada kami," kata Tilok.

Kasus ini memiliki kemiripan dengan insiden di Inggris tahun lalu di mana Dr Vaishnavy Laxman "memenggal" bayi di Rumah Sakit Ninewells di Dundee.
(mas)
Berita Terkait
Banjir Lumpur Kubur...
Banjir Lumpur Kubur Truk di Sikkim India, 100 Warga Hilang
Banjir Terjang India,...
Banjir Terjang India, Lebih dari 60 Orang Tewas
PM India Narendra Modi...
PM India Narendra Modi Sampaikan Pidato Kenegaraan di DPR RI
Ritual Magh Mela, Pemandian...
Ritual Magh Mela, Pemandian Suci untuk Penebusan Dosa Bagi Umat Hindu di India
Jelang Hari Republik,...
Jelang Hari Republik, Tentara India Gelar Latihan Parade di New Delhi
Bukan Pesawat AS atau...
Bukan Pesawat AS atau Rusia, India Akhirnya Setujui Pembelian Jet Tempur Senilai Rp123 Triliun
Berita Terkini
Uang Senilai Rp185 Miliar...
Uang Senilai Rp185 Miliar dan 40 Kg Emas Disita, Lagi-lagi Terkait Korupsi Wakil Menteri
10 menit yang lalu
Daftar Teroris Indonesia...
Daftar Teroris Indonesia yang Pernah Diburu Interpol, Nomor 1 Buron Internasional Bertahun-tahun
1 jam yang lalu
Laut Merah Memanas,...
Laut Merah Memanas, Houthi Yaman Serang 2 Kapal Tanker Minyak Arab Saudi
1 jam yang lalu
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Kemenangan Besar bagi Riyadh
2 jam yang lalu
AS Ancam Malaysia setelah...
AS Ancam Malaysia setelah Anwar Ibrahim Ingin Usir Seluruh Warga Israel
3 jam yang lalu
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
4 jam yang lalu
Infografis
Tiga Pemimpin Negara...
Tiga Pemimpin Negara Keras Kepala
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved