Bayi Selamat Setelah 35 Jam Tertimbun Puing

Rabu, 02 Januari 2019 - 08:30 WIB
Bayi Selamat Setelah...
Bayi Selamat Setelah 35 Jam Tertimbun Puing
A A A
MOSKOW - Seorang bayi laki-laki ditemukan selamat setelah 35 jam tertimbun reruntuhan apartemen Rusia yang roboh akibat ledakan.

Bayi itu tetap hidup meski suhu saat itu minus 17 derajat Celsius. Penemuan bayi itu pun menjadi keajaiban pada tahun baru. Ledakan yang diduga akibat kebocoran gas itu merusak 48 apartemen di satu gedung 10 lantai di kota Magnitogorsk kemarin.

Ledakan itu menewaskan tujuh orang dan 36 orang masih hilang. Tayangan video dari kementerian darurat menunjukkan tim penyelamat membawa bayi dengan kaos kaki warna pink. Tim penyelamat memberi selimut pada bayi itu sebelum dia berlari menuju ambulans.

Suhu di Kota Magnitogorsk saat itu minus 17 derajat Celsius atau di bawah titik beku. Kota itu merupakan salah satu wilayah industri baja terbesar di Urals, Rusia, sekitar 1.700 km ti mur Moskow.

“Bayi 11 bulan itu sekarang didiagnosis mengalami luka bakar beku serius dan luar dekat kepala. Dia tergeletak di atas tempat tidurnya dan selimut kain menyelamatkan nyawanya,” papar pernyataan pusat darurat regional, dilansir kantor berita TASS. Bayi itu ditemukan saat tim penyelamat mendengar tangisannya. “Operasi skala besar segera dilakukan,” papar para pejabat darurat, dilansir kantor berita Interfax.

Proses penyelamatannya sulit karena puing yang tidak stabil membahayakan para personil penyelamat. “Ratusan orang yang menunggu munculnya bocah terluka itu dari bawah puing seperti keajaiban. Dan keajaiban terjadi,” papar para pejabat.

“Air mata berlinang dari para anggota tim penyelamat yang kewalahan menghadapi cuaca buruk,” tutur para pejabat itu. Ibu bayi itu masih hidup dan telah tiba di rumah sakit untuk mendampingi anaknya. Ledakan terjadi di gedung yang berada di Kota Magnitogorsk pada kemarin pagi saat hari libur di Rusia.

Ledakan itu terjadi saat banyak warga masih tidur. Menteri Kesehatan Rusia Veronika Skvortsova menyatakan, peluang untuk menemukan korban selamat semakin tipis. Ada sejumlah insiden serupa di Rusia dalam beberapa tahun terakhir akibat infrastruktur yang telah tua dan buruknya regulasi keamanan tentang penggunaan gas. (Syarifudin)
(nfl)
Berita Terkait
Para Pemimpin UE Siapkan...
Para Pemimpin UE Siapkan Sanksi Keras ke Rusia
Militer Rusia Kembali...
Militer Rusia Kembali Bombardir Fasilitas Utama di Ukraina
Rudal Rusia Hantam Pasar...
Rudal Rusia Hantam Pasar di Ukraina, 16 Orang Tewas
Pertempuran Sengit di...
Pertempuran Sengit di Mariupol, Pejuang Chechnya bunuh Pasukan Asing
Begini Momen saat Pesawat...
Begini Momen saat Pesawat Canggih Rusia SU-35S Hancurkan Markas Militer Ukraina dengan Rudal
Roket Uragan Rusia Hantam...
Roket Uragan Rusia Hantam Apartemen di Kota Chasiv Yar, 10 Tewas dan Puluhan Lain Tertimbun
Berita Terkini
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
53 menit yang lalu
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
1 jam yang lalu
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
3 jam yang lalu
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
3 jam yang lalu
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
5 jam yang lalu
Jurnalis AS: Trump Tak...
Jurnalis AS: Trump Tak Konsultasi dengan Israel soal Iran untuk Lemahkan Posisi Netanyahu
5 jam yang lalu
Infografis
4 Keunggulan Jet Tempur...
4 Keunggulan Jet Tempur Canggih J-35 Buatan China
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved