Rusia Selesaikan Pembangunan 'Tembok' di Perbatasan Crimea-Ukraina

Sabtu, 29 Desember 2018 - 08:44 WIB
Rusia Selesaikan Pembangunan...
Rusia Selesaikan Pembangunan 'Tembok' di Perbatasan Crimea-Ukraina
A A A
MOSKOW - Rusia mengumumkan telah menyelesaikan penghalang perbatasan antara Ukraina dan Crimea. Konstruksi yang membutuhkan waktu lebih dari setahun pembangunannya itu membutuhkan dana kurang dari Rp43,7 miliar.

Penawaran untuk membangun pagar setinggi dua meter, panjang 60 kilometer yang memisahkan semenanjung Ukraina dibuka pada September 2017. Dinas Keamanan Federal (FSB) mengumumkan penyelesaian proyek pada hari Kamis. Kontrak tersebut diperkirakan sekitar USD2,87 juta atau Rp41,8 miliar.

Seperti dilansir dari RT, Sabtu (29/12/2018), pagar pembatas ini dilaporkan dilengkapi dengan perangkat pengawasan teknologi tinggi, mulai dari sensor getaran hingga kamera night vision.

Kemampuan Rusia untuk membangun pagar dengan begitu cepat dan dengan biaya yang cukup rendah telah mendorong beberapa komentar tajam tentang Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan ketidakmampuannya untuk bahkan memulai pembangunan temboknya di perbatasan dengan Meksiko.

Di antara komentar yang lebih konstruktif adalah pernyataan dari seorang Amerika Russophile yang menggambarkan dirinya sendiri bahwa Rusia harus diberi kontrak untuk membangun tembok Trump. Jika harga pagar Crimea diekstrapolasi untuk panjang perbatasan AS selatan, itu bisa dilakukan untuk sekitar Rp2,1 triliun, katanya.

Dewan Perwakilan Rakyat AS mengeluarkan undang-undang alokasi dana Rp77,2 triliun untuk tembok dan langkah-langkah keamanan perbatasan lainnya awal bulan ini. Tetapi Demokrat menolak menyetujui pendanaan untuk pembangunan tembok, sama sekali, selamanya. Trump telah mengancam akan menutup seluruh perbatasan jika halangan berlanjut.

Kebuntuan ini telah menyebabkan penutupan sebagian pemerintah AS yang telah berlangsung seminggu dan tidak menunjukkan tanda-tanda akan segera berakhir.
(ian)
Berita Terkait
Para Pemimpin UE Siapkan...
Para Pemimpin UE Siapkan Sanksi Keras ke Rusia
Rusia Terus Gempur Pertahanan...
Rusia Terus Gempur Pertahanan Pasukan Ukraina di Kota Urozhainoye, Donetsk Selatan
Sergey Surovikin Peringatkan...
Sergey Surovikin Peringatkan Bos Tentara Bayaran Berhenti Memberontak
Kendaraan Perang Rusia...
Kendaraan Perang Rusia Melintasi Perbatasan Ukraina dari Krimea
Detik-detik Bom Rusia...
Detik-detik Bom Rusia Hancurkan Gedung Pemerintahan
Pertempuran Sengit di...
Pertempuran Sengit di Mariupol, Pejuang Chechnya bunuh Pasukan Asing
Berita Terkini
Kirim Video ke Agen...
Kirim Video ke Agen Intelijen Iran, Tentara Israel Ini Dipenjara selama 5 Tahun
1 jam yang lalu
Juni Jadi Bulan Paling...
Juni Jadi Bulan Paling Mematikan bagi Ukraina sejak 2022, Apa Pemicunya?
2 jam yang lalu
Mantan Pasukan Khusus...
Mantan Pasukan Khusus AS Bawa Paspor China Ini Ditangkap di Perbatasan Nepal dan India, Siapa Jordan Brown?
3 jam yang lalu
Inggris Akan Larang...
Inggris Akan Larang Penggunaan Media Sosial saat Malam Hari
4 jam yang lalu
Ilmuwan AS Ini Pelajari...
Ilmuwan AS Ini Pelajari Uji Coba Nuklir Korut, tapi Ditangkap China karena Melakukan Spionase
5 jam yang lalu
Perang Iran Terus Berkobar,...
Perang Iran Terus Berkobar, China Tuding AS Bawa Timur Tengah ke Jurang Maut
6 jam yang lalu
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved