Sempat Dibuka, Bandara Gatwick Kembali Ditutup Akibat Drone

Sabtu, 22 Desember 2018 - 01:31 WIB
Sempat Dibuka, Bandara...
Sempat Dibuka, Bandara Gatwick Kembali Ditutup Akibat Drone
A A A
LONDON - Bandara Gatwick London menghentikan penerbangan pada hari Jumat, beberapa jam pasca dibuka kembali setelah penutupan selama 36 jam. Bandara itu kembali ditutup setelah penyabot misterius menggunakan drone untuk bermain kucing dan tikus dengan penembak jitu polisi.

Bandara tersibuk kedua di Inggris itu sempat dibuka kembali setelah mengalami gangguan terburuk sejak awan abu vulkanik mengganggu penerbangan di sebagian besar Eropa pada tahun 2010. Namun 11 jam kemudian bandara itu ditutup lagi setelah ada laporan terkait drone lain yang terbang di daerah tersebut.

Baca: Drama Drone Pengacau Berakhir, Bandara Gatwick Kembali Dibuka

"Kami sementara waktu menghentikan operasi lapangan terbang saat kami menyelidiki laporan-laporan tak pasti dari pesawat tak berawak lain," kata seorang juru bicara bandara.

"Tidak ada yang lepas landas atau mendarat pada saat ini," imbuhnya seperti dikutip dari Reuters, Sabtu (22/12/2018).

Inggris mengerahkan teknologi militer tak dikenal untuk menjaga bandara terhadap apa yang dikatakan Menteri Transportasi Chris Grayling yang dianggap beberapa drone.

"Kejadian semacam ini belum pernah terjadi sebelumnya di dunia," katanya.

Motivasi operator drone tidak jelas. Polisi mengatakan tidak ada bukti yang bisa menyebut aksi melumpuhkan salah satu bandara tersibuk di Eropa itu sebagai serangan teroris.

Mimpi buruk 'serangan' drone misterius di Gatwick dianggap sebagai hal yang paling menggangu di bandara utama dan menunjukkan kerentanan baru yang akan diteliti oleh pasukan keamanan dan operator bandara di seluruh dunia.

Para penembak jitu tentara dan polisi dipanggil untuk memburu pesawat tak berawak itu, yang dianggap sebagai pesawat industri, yang terbang di dekat bandara setiap kali pihak berwenang mencoba untuk membukanya kembali sejak Kamis lalu.

Pelaku belum ditahan tetapi polisi mengatakan mereka memiliki sejumlah kemungkinan tersangka. Tidak ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab secara publik dan polisi mengatakan tidak ada bukti negara lain yang terlibat.

Kepala Asisten Kepala Polisi Sussex Steve Barry mengatakan mereka tetap membuka kemungkinan tentang siapa yang bertanggung jawab.

"Dalam hal motivasi, ada seluruh spektrum kemungkinan, dari perilaku kriminal kelas atas yang kami lihat, sampai ke potensi, hanya individu yang mencoba menjadi jahat, mencoba mengganggu bandara," ujarnya.

Setelah mengalami ledakan dalam penjualan, kendaraan udara tanpa awak atau drone telah menjadi ancaman yang berkembang di bandara di seluruh dunia. Di Inggris, jumlah antara drone pribadi dan pesawat nyaris lebih dari tiga kali lipat antara 2015 dan 2017, dengan 92 insiden yang tercatat tahun lalu.
(ian)
Berita Terkait
Belajar Bahasa Inggris...
Belajar Bahasa Inggris Sambil Mancing di Kampung Inggris Sawangan
Kerajaan Inggris Resmi...
Kerajaan Inggris Resmi Deklarasikan Charles III sebagai Penguasa Inggris
PM Inggris Rishi Sunak...
PM Inggris Rishi Sunak Disebut Tidak Tersentuh
Otoritas Italia Perketat...
Otoritas Italia Perketat Prokes Fans Inggris Jelang Laga Ukraina vs Inggris
Kampung Inggris Kediri...
Kampung Inggris Kediri Sabet Dua Rekor MURI
Prabowo Bertemu PM Inggris...
Prabowo Bertemu PM Inggris Keir Starmer, Bahas Peningkatan Kerja Sama Indonesia-Inggris
Berita Terkini
Pria Ini Ditusuk 15...
Pria Ini Ditusuk 15 Kali di Mal AS Hanya karena Beragama Islam
1 jam yang lalu
Anggota Politbiro Partai...
Anggota Politbiro Partai Komunis China Dipecat karena Korupsi Skala Besar dan Skandal Seks
2 jam yang lalu
Perang Iran Meluas,...
Perang Iran Meluas, AS Jual Senjata ke Arab Saudi dan Kuwait Total Rp36,2 Triliun
2 jam yang lalu
Profil Sheikh Hamad...
Profil Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani, Sosok di Balik Lompatan Qatar dari Negara Gurun Menjadi Raksasa Kaya Dunia
3 jam yang lalu
Kronologi Venezuela...
Kronologi Venezuela Simpan 31 Ton Emas di Bank of England tapi Tak Bisa Diambil
4 jam yang lalu
AS Perluas Serangan...
AS Perluas Serangan terhadap Iran, Pengeboman 90 Menit Sebabkan Ledakan di Mana-mana
5 jam yang lalu
Infografis
Resmi Dibuka, Ini Formasi...
Resmi Dibuka, Ini Formasi Sekolah Kedinasan 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved