Bocah 4 Tahun Palestina Tewas Ditembak Sniper Israel

Kamis, 13 Desember 2018 - 00:13 WIB
Bocah 4 Tahun Palestina...
Bocah 4 Tahun Palestina Tewas Ditembak Sniper Israel
A A A
GAZA - Ratusan warga Gaza, Palestina, pada hari Rabu (12/12/2018) menghadiri pemakaman seorang bocah empat tahun yang tewas setelah terkena pecahan peluru sniper Israel pekan lalu. Pecahan peluru mengenai perut, leher dan mata kanan yang memengaruhi otak korban.

Sniper (penembak runduk) militer Tel Aviv menembak bocah bernama Ahmed Abu Abed yang ikut ayahnya melakukan demo di perbatasan Gaza-Israel, Jumat pekan lalu.

Jenazah Ahmed Abu Abed dihiasi bendera Palestina dan diusung orang-orang untuk dimakamkan di Khan Younis, Gaza selatan. Para pelayat menaburkan bunga di sepanjang perjalanan ke lokasi pemakaman.

Rekaman Reuters dari lokasi demo Jumat lalu menunjukkan bocah cilik itu dibawa oleh seorang ahli medis ke rumah sakit lapangan yang tidak jauh dari perbatasan, setelah dia terluka.

"Dia terkena peluru dari tembakan Israel," kata juru bicara kementerian kesehatan Gaza, Ashraf Al-Qidra.

"Ada satu pecahan peluru di mata yang memengaruhi bagian bawah otak, itu yang paling serius dari semuanya, dan itulah yang paling mungkin membunuhnya," kata Mohammad Abu Hilal, direktur departemen darurat di rumah sakit Khan Younis, kepada Reuters.

Kementerian Kesehatan Gaza, yang dijalankan oleh kelompok militan Hamas, mengatakan lebih dari 220 warga Palestina telah tewas oleh pasukan Israel sejak demo dimulai Maret lalu. Protes mingguan di perbatasan itu salah satunya menuntut diakhirinya blokade yang Gaza oleh Israel.

Sementara itu, militer Israel mengatakan bahwa pasukannya melakukan segala kemungkinan untuk menghindari tindakan yang menyakiti anak-anak. Militer tersebut menuduh Hamas membahayakan nyawa warga sipil dengan mendalangi protes.

"Organisasi teroris Hamas secara sinis menggunakan warga Gaza, terutama wanita dan anak-anak, sebagai perisai manusia dan menempatkan mereka di garis depan kerusuhan, serangan teroris dan teror pembakaran, menunjukkan penghinaan mereka terhadap kehidupan manusia," bunyi pernyataan militer negara mayoritas Yahudi itu.

Hamas menyangkal tuduhan tersebut. Sedangkan para warga Palestina menuduh Israel menggunakan kekerasan yang berlebihan terhadap para pengunjuk rasa.

Ayah bocah cilik itu, Yasser Abu Abed, juga menderita cedera kaki. Dia dan putranya berada antara ratusan demonstran lainnya di wilayah yang berjarak hampir 300 meter (1.000 kaki) dari pagar perbatasan. Saat itulah, pasukan Israel melepaskan tembakan."Kami tidak mengharapkan sesuatu yang buruk akan terjadi karena semuanya berlangsung tenang," katanya.
(mas)
Berita Terkait
Serangan Israel Hantam...
Serangan Israel Hantam Masjid di Kota Rafah, Gaza Selatan, 5 Tewas
Serangan Israel Tewaskan...
Serangan Israel Tewaskan 221 Warga Palestina
Respon PBNU Usai 5 Nahdliyin...
Respon PBNU Usai 5 Nahdliyin Temui Presiden Israel, Singgung Pemecatan
60 Warga Palestina yang...
60 Warga Palestina yang Ditahan Israel Mengaku Disiksa
Gempuran Udara Israel...
Gempuran Udara Israel Tewaskan Ribuan Unggas di Jalur Gaza
3 Senjata Israel yang...
3 Senjata Israel yang Dipakai Membunuh Rakyat Palestina
Berita Terkini
Jenderal Iran Incar...
Jenderal Iran Incar Trump dan Netanyahu, Balas Dendam untuk Khamenei
14 menit yang lalu
Trump Ketar-ketir Nyawanya...
Trump Ketar-ketir Nyawanya Terancam, Sebut Iran Berencana Membunuhnya
46 menit yang lalu
AS Bombardir Iran 2...
AS Bombardir Iran 2 Hari Beruntun, Ledakan Terjadi di Mana-mana
1 jam yang lalu
Siapa Adnan Al Jumaili?...
Siapa Adnan Al Jumaili? Wakil Menteri Perminyakan Iran yang Simpan Uang Korupsi di Galon dan Ditimbun di Tanah
4 jam yang lalu
4 Makna Bendera Merah...
4 Makna Bendera Merah di Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei, Balas Dendam untuk Picu Perang Meluas
5 jam yang lalu
Saat Hadapi Invasi Drone...
Saat Hadapi Invasi Drone Ukraina, Rusia Deklarasikan Perang Melawan NATO
7 jam yang lalu
Infografis
Negara NATO yang Halangi...
Negara NATO yang Halangi Kemenangan Israel dari Palestina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved