Trump Dilaporkan Setuju Anggaran Pertahanan AS Rp10.902 Triliun

Senin, 10 Desember 2018 - 14:43 WIB
Trump Dilaporkan Setuju...
Trump Dilaporkan Setuju Anggaran Pertahanan AS Rp10.902 Triliun
A A A
WASHINGTON - Presiden Donald John Trump pada hari Senin (10/12/2018), dilaporkan berubah sikap dan setuju dengan pengajuan anggaran pertahanan Amerika Serikat (AS) sebesar USD750 miliar atau lebih dari Rp10.902 triliun (kurs USD1: Rp14.541). Angka itu tercatat sebagai anggaran terbesar dalam sejarah Amerika Serikat.

Laporan ini mengejutkan karena beberapa hari lalu Trump mengeluh dengan pengajuan anggaran pertahanan negaranya sebesar USD716 miliar. Angka itu, dia sebut "gila",

"Saya yakin bahwa, pada suatu saat di masa depan, Presiden Xi (Jinping dari China) dan saya, bersama dengan Presiden (Vladimir) Putin dari Rusia, akan mulai berbicara tentang penghentian yang berarti terhadap apa yang telah menjadi perlombaan senjata yang besar dan tak terkendali. AS menghabiskan 716 miliar dolar tahun ini. Gila!," tulis Trump di Twitter beberapa hari lalu.(Baca: Belanja Pertahanan AS Rp10.217 Triliun, Trump Bilang Gila! )
Keputusan tak terduga Trump untuk menyetujui pengajuan anggaran dari Menteri Pertahanan James Mattis dan mengusulkan peningkatan anggaran, disampaikan seorang pejabat pemerintah AS kepada media. Keputusan itu muncul setelah ada pertemuan pada Selasa lalu antara Trump, Mattis dan ketua Dewan Perwakilan Rakyat dan Komite Angkatan Bersenjata Senat.

"Ini 750. Menteri Mattis memastikan saat makan siang bersama presiden," kata pejabat tersebut kepada Politico. Meski demikian, Trump maupun Gedung Putih belum membuat pengumuman resmi terkait keputusan itu.

Tidak jelas apa sebenarnya yang mengubah pemikiran Trump. Dia pada mulanya memberi isyarat untuk setuju bahwa anggaran pertahanan Amerika Serikat akan mencapai USD733 miliar namun berubah menjadi USD700 miliar. Angka itu terus berubah sampai laporan terbaru ini menyebut anggaran yang disetujui Trump mencapai USD750 miliar.

Trump pernah memperingatkan "bencana" jika dia membuat pengurangan anggaran pertahanan tahun 2020.

"Departemen berkomitmen untuk memastikan militer kita tetap menjadi kekuatan paling mematikan di dunia. Kami bekerja dengan OMB (Kantor Manajemen dan Anggaran) untuk menentukan nomor topline departemen," kata Departemen Pertahanan AS melalui seorang juru bicara kepada CNN.
(mas)
Berita Terkait
DPR Amerika Serikat...
DPR Amerika Serikat Kembali Makzulkan Presiden Donald Trump
Donald Trump Kampanye...
Donald Trump Kampanye Pilpres Tanpa Kenakan Masker
Amerika Serikat Darurat...
Amerika Serikat Darurat Ekonomi, Berdampak ke Indonesia?
Pendukung Donald Trump...
Pendukung Donald Trump Kembali Berunjuk Rasa di Arizona
Donald Trump Tinggalkan...
Donald Trump Tinggalkan Gedung Putih
Tak Jadi Ditahan, Usai...
Tak Jadi Ditahan, Usai Diperiksa Donal Trump Kembali ke Florida
Berita Terkini
Penembakan Massal Guncang...
Penembakan Massal Guncang Festival Makanan AS, 3 Orang Tewas, 4 Luka
34 menit yang lalu
Kolombia Gempar, Wanita...
Kolombia Gempar, Wanita Hamil 8 Bulan Dibunuh dan Si Bayi Diculik dari Rahimnya
1 jam yang lalu
Indonesia Cs Serukan...
Indonesia Cs Serukan Korut Denuklirisasi, Adik Kim Jong-un: Bodoh dan Tolol!
2 jam yang lalu
Awalnya Merevisi, AS...
Awalnya Merevisi, AS Umumkan 18 Tentara Tewas dan 624 Lainnya Luka dalam Perang Melawan Iran
2 jam yang lalu
Ini Rudal Kheibar Shekan...
Ini Rudal Kheibar Shekan Iran yang Obrak-abrik Pangkalan AS: Misil Murah tapi Lebih Akurat
3 jam yang lalu
Anak 6 Tahun Meninggal...
Anak 6 Tahun Meninggal dalam Uji Coba Rekayasa Gen di China: Bayar Rp14 Miliar, Diinfus Triliunan Virus
4 jam yang lalu
Infografis
Sniper Udara Paling...
'Sniper Udara' Paling Ditakuti Dunia Perkuat Pertahanan Udara Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved