Erdogan pada Saudi: Siapa Beri Izin Pembunuhan Khashoggi
Jum'at, 26 Oktober 2018 - 20:28 WIB
Erdogan pada Saudi: Siapa Beri Izin Pembunuhan Khashoggi
A
A
A
ANKARA - Presiden Turki, Tayyip Erdogan mendesak Arab Saudiuntuk mengungkapkan siapa yang memberi perintah untuk membunuh Jamal Khashoggi, juga lokasi jasadnya. Dia mengatakan, Turki memiliki lebih banyak informasi tentang kasus tersebut daripada yang telah dibagikan sejauh ini.
Erdogan mengatakan, Riyadh perlu mengungkapkan identitas "kooperator lokal" yang sebelumnya dikatakan oleh para pejabat Saudi telah mengambil jasad Khashoggi dari agen Saudi setelah wartawan itu tewas di dalam konsulat di Istanbul pada 2 Oktober.
"Siapa yang memberi perintah ini?" Siapa yang memberi perintah agar 15 orang datang ke Turki?" ucap Erdogan merujuk pada 15 orang tim keamanan Saudi yang terbang ke Istanbul beberapa jam sebelum pembunuhan.
Erdogan, seperti dilansir Reuters pada Jumat (26/10), kemudian mengatakan, jaksa penuntut umum Saudi akan bertemu dengan jaksa Istanbul di Istanbul untuk membahas kasus ini pada hari Minggu mendatang.
Sebelumnya, surat kabar Turki, Yenisafak, merilis laporan perihal kondisi jasad Khashoggi. Laporan itu menyebut tubuh Khashoggi dipotong menjadi tiga bagian dan dimasukkan ke sebuah koper dan tas sebelum dilemparkan ke dalam sumur di kediaman Konsul Jenderal Saudi di Istanbul.
Jasad Khashoggi, menurut laporan Yenisafak, dibuang para pelaku dalam keadaan panik. Menurut laporan tersebut, tubuhnya telah dipotong menjadi tiga bagian utama yakni kepala, tubuh dan kaki.
Kamera keamanan, lanjut laporan tersebut, dinonaktifkan satu jam sebelum wartawan Saudi itu dibunuh. Hal itu mengindikasikan bahwa pembunuhan itu memang sudah direncanakan, bukan aksi spontan.
Erdogan mengatakan, Riyadh perlu mengungkapkan identitas "kooperator lokal" yang sebelumnya dikatakan oleh para pejabat Saudi telah mengambil jasad Khashoggi dari agen Saudi setelah wartawan itu tewas di dalam konsulat di Istanbul pada 2 Oktober.
"Siapa yang memberi perintah ini?" Siapa yang memberi perintah agar 15 orang datang ke Turki?" ucap Erdogan merujuk pada 15 orang tim keamanan Saudi yang terbang ke Istanbul beberapa jam sebelum pembunuhan.
Erdogan, seperti dilansir Reuters pada Jumat (26/10), kemudian mengatakan, jaksa penuntut umum Saudi akan bertemu dengan jaksa Istanbul di Istanbul untuk membahas kasus ini pada hari Minggu mendatang.
Sebelumnya, surat kabar Turki, Yenisafak, merilis laporan perihal kondisi jasad Khashoggi. Laporan itu menyebut tubuh Khashoggi dipotong menjadi tiga bagian dan dimasukkan ke sebuah koper dan tas sebelum dilemparkan ke dalam sumur di kediaman Konsul Jenderal Saudi di Istanbul.
Jasad Khashoggi, menurut laporan Yenisafak, dibuang para pelaku dalam keadaan panik. Menurut laporan tersebut, tubuhnya telah dipotong menjadi tiga bagian utama yakni kepala, tubuh dan kaki.
Kamera keamanan, lanjut laporan tersebut, dinonaktifkan satu jam sebelum wartawan Saudi itu dibunuh. Hal itu mengindikasikan bahwa pembunuhan itu memang sudah direncanakan, bukan aksi spontan.
(esn)