UE Serukan Penyelidikan Internasional Dalam Kasus Kematian Khashoggi
Jum'at, 26 Oktober 2018 - 15:43 WIB
UE Serukan Penyelidikan Internasional Dalam Kasus Kematian Khashoggi
A
A
A
BRUSSELS - Parlemen Eropa mendesak penyelidikan internasional yang independen dan tidak memihak atas kematian Jamal Khashoggi. Parlemen Eropa juga memperingatkan bahwa sanksi dapat dikenakan jika pejabat Arab Saudi dinyatakan bersalah atas kematian Khashoggi.
Dalam resolusi yang tidak mengikat, Parlemen Eropa mengutuk dalam hal paling keras penyiksaan dan pembunuhan terhadap jurnalis pengkritik kerajaan itu di Konsulat Saudi di Istanbul.
"Menyerukan mereka yang bertanggung jawab untuk diidentifikasi dan dibawa ke pengadilan, dan bagi negara-negara anggota UE untuk siap memberlakukan sanksi yang jika pejabat Saudi terbukti bersalah dalam kematian Khashoggi," bunyi resolusi Parlemen Eropa, seperti dilansir Anadolu Agency pada Jumat (26/10).
Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Austria, Karin Kneissl menyatakan Uni Eropa (UE) harus menghentikan penjualan senjata ke Saudi setelah pembunuhan Khashoggi.
Komentar dari Austria, Presiden (UE) saat ini, muncul setelah Jerman mengatakan akan berhenti menyetujui ekspor senjata ke Arab Saudi sampai kematian Khashoggi di konsulat Saudi di Istanbul jelas. Pemerintahan Kanselir Angela Merkel juga membahas bagaimana menangani penjualan senjata yang telah disetujui.
"Penghentian pengiriman senjata yang diusulkan oleh Kanselir Merkel akan menjadi sinyal yang benar. Austria telah menghentikan pengiriman peralatan militer ke Arab Saudi pada Maret 2015," ucapnya.
Dalam resolusi yang tidak mengikat, Parlemen Eropa mengutuk dalam hal paling keras penyiksaan dan pembunuhan terhadap jurnalis pengkritik kerajaan itu di Konsulat Saudi di Istanbul.
"Menyerukan mereka yang bertanggung jawab untuk diidentifikasi dan dibawa ke pengadilan, dan bagi negara-negara anggota UE untuk siap memberlakukan sanksi yang jika pejabat Saudi terbukti bersalah dalam kematian Khashoggi," bunyi resolusi Parlemen Eropa, seperti dilansir Anadolu Agency pada Jumat (26/10).
Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Austria, Karin Kneissl menyatakan Uni Eropa (UE) harus menghentikan penjualan senjata ke Saudi setelah pembunuhan Khashoggi.
Komentar dari Austria, Presiden (UE) saat ini, muncul setelah Jerman mengatakan akan berhenti menyetujui ekspor senjata ke Arab Saudi sampai kematian Khashoggi di konsulat Saudi di Istanbul jelas. Pemerintahan Kanselir Angela Merkel juga membahas bagaimana menangani penjualan senjata yang telah disetujui.
"Penghentian pengiriman senjata yang diusulkan oleh Kanselir Merkel akan menjadi sinyal yang benar. Austria telah menghentikan pengiriman peralatan militer ke Arab Saudi pada Maret 2015," ucapnya.
(esn)