Kepala Polisi Afghanistan Tewas Ditembak Mati Pengawal

Jum'at, 19 Oktober 2018 - 13:48 WIB
Kepala Polisi Afghanistan...
Kepala Polisi Afghanistan Tewas Ditembak Mati Pengawal
A A A
KANDAHAR - Jenderal Abdul Razeq, salah satu komandan keamanan paling berkuasa di Afghanistan, tewas ditembak pasukan pengawal dalam sebuah serangan orang dalam terbaru. Insiden ini memberikan pukulan keras kepada pemerintah Afghanistan menjelang pemilihan parlemen pada akhir pekan ini.

Jenderal Scott Miller, komandan tertinggi Amerika Serikat (AS) di Afghanistan yang bertemu dengan Razeq dan gubernur provinsi selatan Kandahar beberapa saat sebelumnya, tidak terluka dalam serangan itu.

Selain Razeq, korban tewas adalah Gubernur Kandahar Zalmay Wesa dan kepala intelijen provinsi Abdul Mohmin dalam serangan tersebut.

Gerilyawan Taliban mengaku bertanggung jawab atas serangan itu. Taliban mengatakan mereka telah menargetkan Miller dan Razeq dalam serangan tersebut, yang memiliki reputasi menakutkan sebagai musuh kejam dari kelompok garis keras di wilayah selatan Afghanistan.

"Kepala polisi yang brutal dari Kandahar telah tewas bersama beberapa pejabat lainnya," bunyi pernyataan Taliban seperti dikutip dari Reuters, Jumat (19/10/2018).

Taliban merilis gambar seorang pria muda berseragam militer yang mereka katakan adalah pelaku penyerangan dan pejabat Afghanistan mengidentifikasi dia dengan nama Gulbuddin.

Masih belum jelas bagaimana para pemberontak berhasil menyusupkan seorang pria bersenjata yang begitu dekat dengan komandan senior.

Para pejabat mengatakan Razeq, Miller dan para pejabat lainnya sedang berjalan menuju zona pendaratan ketika helikopter yang menjemput Jenderal AS kembali ke Kabul mendekat ke tanah ketika pria bersenjata itu, yang sedang menunggu di luar, menembaki mereka.

Setidaknya dua ledakan granat tangan dan tembakan sporadis dari sekitar kompleks itu juga dilaporkan oleh para pejabat, sebagai tanda serangan itu dikoordinasikan dengan hati-hati.

Tiga pejabat Afghanistan semuanya terkena tembakan dari pelaku dan dua orang Amerika serta kontraktor koalisi terluka dalam baku tembak. Namun Miller, yang mengambil alih pasukan AS di Afghanistan dan misi Dukungan Resolusi Tinggi pimpinan NATO bulan lalu, tidak terluka.

"Pejabat provinsi termasuk gubernur, kepala polisi dan pejabat lainnya menemani para tamu asing ke pesawat ketika tembakan terjadi," kata Said Jan Khakrezwal, kepala dewan provinsi.

Pejabat Kedutaan Besar AS mengatakan laporan saksi mata menunjukkan bahwa klaim Miller adalah target dalam serangan itu salah, tetapi ia tidak memberikan rincian.

Pejabat lokal mengatakan Miller tampaknya diselamatkan oleh pelindung tubuhnya tetapi tidak ada konfirmasi langsung dari markas NATO.

Serangan itu menggarisbawahi betapa gentingnya situasi yang tersisa di Afghanistan bahkan setelah para pejabat Taliban dan AS telah membuka kontak awal yang ditujukan untuk membangun dasar bagi pembicaraan perdamaian di masa depan.

Tetapi seorang juru bicara Pentagon mengatakan Washington tetap berkomitmen pada strateginya untuk mempertahankan tekanan militer yang berat terhadap Taliban untuk memaksa gerilyawan ke meja perundingan.

“Serangan ini tidak akan mengubah resolusi AS dalam strategi Asia Selatan kami. Jika ada, itu membuat kita lebih tegas,” kata juru bicara Departemen Pertahanan AS Letnan Kolonel Kone Faulkner kepada Reuters.

Presiden Ashraf Ghani mengatakan sebuah tim yang dipimpin oleh kepala NDS, Masoom Stanekzai, akan dikirim ke Kandahar untuk mengendalikan situasi dan menyelidiki insiden itu, yang secara tajam meningkatkan kekhawatiran keamanan sekitar pemilihan pada hari Sabtu nanti.
(ian)
Berita Terkait
Unjuk Rasa Pengungsi...
Unjuk Rasa Pengungsi Imigran Afghanistan di Batam
Pengungsi Afghanistan...
Pengungsi Afghanistan Demo ke Gedung DPR RI Tuntut Dipindah ke Negara Tujuan
Detik-Detik Pengungsi...
Detik-Detik Pengungsi Afghanistan Bakar Diri Terekam Video Amatir
Pencari Suaka Asal Afghanistan...
Pencari Suaka Asal Afghanistan Dirikan Tenda di Trotoar Kebon Sirih
Pengungsi Afghanistan...
Pengungsi Afghanistan Tiba di Bandara Dulles Virginia
Ratusan Imigran Afghanistan...
Ratusan Imigran Afghanistan Unjuk Rasa di Medan
Berita Terkini
Dunia Tahu Israel Memiliki...
Dunia Tahu Israel Memiliki Senjata Nuklir, tapi Kenapa Diam Saja?
22 menit yang lalu
Mengapa Komunitas Internasional...
Mengapa Komunitas Internasional Tak Bisa Menghentikan Gazanisasi di Lebanon?
1 jam yang lalu
5 Alasan Iran Serang...
5 Alasan Iran Serang Bahrain dan Kuwait, Menekan AS Memenuhi Tuntutan Teheran
2 jam yang lalu
Gerakan Protes Gen Z...
Gerakan Protes Gen Z Guncang Ibu Kota India: Aku Seekor Kecoak!
3 jam yang lalu
Hamas Ungkap Pertemuan...
Hamas Ungkap Pertemuan di Kairo Bahas Penerapan Gencatan Senjata Gaza
4 jam yang lalu
Ilmuwan Bikin Roti dengan...
Ilmuwan Bikin Roti dengan Ragi dari Kulit Mumi Berusia 5.300 Tahun
5 jam yang lalu
Infografis
Profil Ayatollah Ali...
Profil Ayatollah Ali Khamenei, Pemimpin Tertinggi Iran yang Tewas Diserang AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved