Iran: Sanksi Baru AS Adalah Perang Psikologis Terhadap Teheran

Rabu, 17 Oktober 2018 - 20:53 WIB
Iran: Sanksi Baru AS...
Iran: Sanksi Baru AS Adalah Perang Psikologis Terhadap Teheran
A A A
TEHERAN - Kementerian Luar Negeri Iran menyatakan, sanksi terbaru yang dijatuhkan Amerika Serikat (AS) adalah perang psikologis. Teheran lalu menyebut apa yang dilakukan AS adalah pelanggaran terhadap hukum internasional.

"Kami menganggap langkah ini sebagai penghinaan terang-terangan oleh AS terhadap mekanisme hukum internasional yang terkait dengan kebencian buta AS terhadap rakyat Iran," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Bahram Qassemi.

"Sanksi baru adalah bagian dari perang psikologis dan tekanan pada Iran oleh Washington," sambungnya, seperti dilansir Sputnik pada Rabu (17/10).

Sebelumnya diwartakan, Departemen Keuangan AS mengumumkan penjatuhan sanksi baru terhadap 20 entitas (perusahaan) Iran, termasuk empat bank. Gelombang sanksi ini bagian dari imbas penarikan diri Washington dari perjanjian internasional tahun 2015 soal program nuklir Iran.

"Jaringan yang berbasis di Iran ini dikenal sebagai Bonyad Taavon Basij, yang diterjemahkan sebagai Basij Cooperative Foundation, dan terdiri dari setidaknya 20 perusahaan dan lembaga keuangan," kata departemen itu dalam sebuah pernyataan.

Empat bank terkemuka yang menjadi bagian dari 20 entitas yang dijatuhi sanksi AS antara lain Bank Mellat, Sina Bank, Parsian Bank, Mehr Eqtesad Bank.

Lima perusahaan investasi, termasuk Negin Sahel Royal Company dan Mehr Eqtesad Financial Group juga masuk dalam daftar entitas yang terkena sanksi Washington.

Keputusan Departemen Keuangan Amerika ini keluar setelah perwakilan khusus AS untuk Iran, Brian Hook, menegaskan bahwa Washington belum akan mengubah pendiriannya terhadap sanksi Iran.
(esn)
Berita Terkait
Solidaritas untuk Iran:...
Solidaritas untuk Iran: Masyarakat Tanda Tangani Pernyataan di Kediaman Dubes
Duta Besar Iran Ungkap...
Duta Besar Iran Ungkap Kronologi Lengkap Gelombang Protes Besar
Sengketa Rebutan Pulau,...
Sengketa Rebutan Pulau, Iran Pamer Rudal di Teluk Persia
Iran Pamer Drone Militer...
Iran Pamer Drone Militer Terbaru, Terbang 24 Jam Jangkau 2000 Kilometer
Aksi Solidaritas Iran...
Aksi Solidaritas Iran di Depan Kedubes AS Jakarta
Rakyat Iran Berduka...
Rakyat Iran Berduka atas Meninggalnya Presiden Ebrahim Raisi
Berita Terkini
Trump Keliru Sebut Iran...
Trump Keliru Sebut Iran 'Republik Islam Jepang': 111 Rudalnya Serang Kapal Induk AS
14 menit yang lalu
AS Gempur 90 Target...
AS Gempur 90 Target di Iran, Teheran Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
1 jam yang lalu
Venezuela Memohon kepada...
Venezuela Memohon kepada Raja Charles: Serahkan 31 Ton Emas yang Ditahan Inggris
2 jam yang lalu
Uni Eropa Perketat Impor...
Uni Eropa Perketat Impor E-Commerce, Era Paket Murah dari China Mulai Berakhir
2 jam yang lalu
Imbas AS Serang Iran:...
Imbas AS Serang Iran: Qatar, Bahrain, dan Kuwait Panik
2 jam yang lalu
Trump Sebut Iran Sampah,...
Trump Sebut Iran Sampah, Ini Respons Teheran
3 jam yang lalu
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved