PBB Menyetujui Resolusi Palestina Bisa Memimpin G-77

Rabu, 17 Oktober 2018 - 08:20 WIB
PBB Menyetujui Resolusi...
PBB Menyetujui Resolusi Palestina Bisa Memimpin G-77
A A A
NEW YORK - Majelis Umum PBB dengan suara bulat menyetujui sebuah resolusi yang akan memungkinkan Palestina untuk memimpin kelompok utama negara berkembang atau G-77 di PBB pada 2019. Keputusan itu mengabaikan keberatan dari Amerika Serikat (AS) dan Israel.

Ketua G-77 saat ini, Mesir, sebelum pemungutan suara mengatakan kepada Majelis Umum PBB bahwa Palestina membutuhkan resolusi jika ingin menjadi pemimpin kelompok tersebut karena berasal dari negara pengamat non anggota PBB. Resolusi diperlukan untuk memberikannya hak dan kapasitas yang diperlukan untuk memimpin kelompok 135 negara yang mencakup China.

Selama pertemuan para pemimpin dunia bulan lalu di Majelis Umum yang beranggotakan 193 negara, para anggota G-77 memformalkan keputusan mereka untuk memberikan kursi kepada warga Palestina, dalam dukungan untuk menyokong Mahmoud Abbas mendorong kenegaraan dan keanggotaan penuh Palestina di PBB.

Wakil duta besar AS Jonathan Cohen mendesak Majelis Umum PBB untuk memilih "tidak" atas resolusi tersebut.

"Kami tidak dapat mendukung upaya oleh Palestina untuk meningkatkan status mereka di luar negosiasi langsung," ujarnya seperti dikutip dari ABC News, Rabu (17/10/2018).

Dia mengatakan AS tidak mengakui sebuah negara Palestina dan jika resolusi yang salah ini diadopsi, ketika Palestina berbicara sebagai ketua G-77 AS akan mengingatkan anggota PBB bahwa tidak ada negara yang diakui sebagai negara anggota PBB.

Tetapi majelis tidak mengindahkan sikap oposisi AS dan Israel. Alhasil, 146 mendukung resolusi tersebut, 3 menolak dan 15 abstain. Australia adalah satu-satunya negara lain yang memilih menentang resolusi. Sebagian besar negara Eropa Barat mendukung langkah tersebut sementara banyak negara Eropa Timur abstain.

Duta Besar Palestina di PBB, Riyad Mansour mengatakan, rakyat Palestina tidak akan menyia-nyiakan upaya untuk membuktikan layaknya kepercayaan yang diberikan.

"Palestina akan membela kepentingan G-77 sementara juga terlibat dengan semua mitra - saya ulangi dengan semua mitra - untuk memajukan kerja sama dan perjanjian yang saling menguntungkan untuk kebaikan umat manusia," ujarnya.
(ian)
Berita Terkait
Sidang PBB Bahas Konflik...
Sidang PBB Bahas Konflik Palestina
Sekjen PBB Sambut Baik...
Sekjen PBB Sambut Baik Rencana Penyelenggaraan Pemilu di Palestina
Diveto AS, Palestina...
Diveto AS, Palestina Gagal Jadi Anggota Penuh PBB
TNI Siapkan Langkah...
TNI Siapkan Langkah Awal Kirim Pasukan Perdamaian ke Palestina
Sudah Diakui 150 Negara,...
Sudah Diakui 150 Negara, Syarat Apa Lagi untuk Palestina Jadi Negara?
Mengapa PBB Belum Sanggup...
Mengapa PBB Belum Sanggup Hentikan Genosida Israel pada Warga Palestina?
Berita Terkini
Ini Perceraian Termahal...
Ini Perceraian Termahal Abad Ini! Nilainya Capai Rp11 Triliun
56 menit yang lalu
Houthi dan Arab Saudi...
Houthi dan Arab Saudi Saling Serang, Ini 5 Pemicunya
2 jam yang lalu
AS Tak Umumkan Serangan...
AS Tak Umumkan Serangan Udara ke Iran, Apakah Dikaitkan dengan Angka Sial?
2 jam yang lalu
Dipaksa Akui Israel...
Dipaksa Akui Israel untuk Kesepakatan Nuklir, Akankah Saudi Merapat ke China dan Pakistan?
3 jam yang lalu
Trump Tiba-tiba Ganti...
Trump Tiba-tiba Ganti Pesawat karena Takut Dibunuh usai KTT NATO di Turki
4 jam yang lalu
Memanas, Kuwait dan...
Memanas, Kuwait dan Bahrain Lancarkan Serangan Udara ke Iran
5 jam yang lalu
Infografis
Tahapan Penerimaan Sekolah...
Tahapan Penerimaan Sekolah Kedinasan 2026, Lulus Bisa Jadi Calon PNS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved