China Ledek AS: Jual 4 Kapal Induk untuk Tutup Defisit Dagang

Sabtu, 13 Oktober 2018 - 14:32 WIB
China Ledek AS: Jual...
China Ledek AS: Jual 4 Kapal Induk untuk Tutup Defisit Dagang
A A A
BEIJING - China tidak mundur dalam perang dagang dengan Amerika Serikat (AS). Bejing bahkan meledek Washington dengan menyarakan untuk menjual empat kapal induknya agar bisa menutup defisit perdagangan.

Negara adidaya di Asia ini sedang berambisi membangkitkan kekuatan militernya. Negara tersebut bahkan dianggap sebagai salah satu ancaman utama bagi Washington.

Ledekan Beijing disuarakan People Daily, media pemerintah yang menjadi corong Partai Komunis.

"Jika AS menjual empat kapal induk kelas Ford dengan harga masing-masing USD15 miliar, itu akan dengan mudah menebus defisit perdagangan USD60 miliar dengan China," bunyi editorial media negara tersebut, yang dikutip Telegraph, Sabtu (13/10/2018).

Persenjataan militer merupakan isu sensitif bagi AS dan negara-negara Barat lainnya yang bekerja keras untuk melindungi kekayaan intelektualnya. Barat terus berupaya mencegah transfer teknologi yang tidak sah ke China agar Beijing gagal unggul dalam kompetisi.

Pada hari Kamis, pemerintah AS mengatakan akan membatasi ekspor teknologi nuklir ke China mengingat kekhawatiran teknologi itu dialihkan untuk mendukung militer.

Beijing selama ini dituduh mengakali larangan transfer teknologi tersebut dengan meretas rahasia dagang dari kontraktor militer Barat atau merekrut mata-mata untuk mengumpulkan informasi dari para ahli teknis.

Meski ada kekhawatiran seperti itu, raksasa teknologi Barat justru menempatkan diri di China. Apple, misalnya, memiliki rantai pasokan yang mapan di negara dengan ekonomi terbesar kedua di dunia itu. Seperlima dari pasar penjualan produk Apple berada di wilayah China.
(mas)
Berita Terkait
Presiden Taiwan Terbang...
Presiden Taiwan Terbang ke Amerika Serikat, China Murka
Khawatir Agresivitas...
Khawatir Agresivitas China, Amerika Serikat Dekati Indonesia
Inilah Perbandingan...
Inilah Perbandingan Kekuatan Militer China vs Amerika Serikat
Dijegal Amerika Serikat,...
Dijegal Amerika Serikat, Mobil Listrik China Semakin Banting Harga
Media China Sindir Kerusuhan...
Media China Sindir Kerusuhan di Amerika Serikat
China Tuding Amerika...
China Tuding Amerika Serikat Kacaukan Semenanjung Korea
Berita Terkini
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
1 jam yang lalu
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
1 jam yang lalu
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
2 jam yang lalu
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
3 jam yang lalu
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
3 jam yang lalu
Elon Musk Triliuner...
Elon Musk Triliuner Pertama di Dunia, Kekayaannya Rp19.706,5 Triliun Setara 73 Kali Anggaran MBG
4 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved