Temui Presiden Korsel, Pompeo Bahas Hasil Pembicaraan dengan Jong-un
Minggu, 07 Oktober 2018 - 23:14 WIB
Temui Presiden Korsel, Pompeo Bahas Hasil Pembicaraan dengan Jong-un
A
A
A
SEOUL - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS), Mike Pompeo dilaporkan melakukan pertemuan dengan Presiden Korea Selatan (Korsel), Moon Jae-in di Seoul. Pertemuan ini dilakukan beberapa jam setelah Pompeo bertemu dengan pemimpin Korea Utara (Korut), Kim Jong-un.
Dalam pertemuan dengan Jae-in, Pompeo menyampaikan hasil pembicaraan dengan Jong-un. Dalam pertemuan dengan Jae-in, Pompeo menuturkan, dia dan Jong-un membahas langkah denuklirisasi yang akan diambil oleh Korut dan mengenai pemeriksaan situs-situs nuklir Korut oleh AS, serta langkah-langkah yang akan diambil AS sebagai balasannya.
Pompeo kemudian menyatakan, perjalanan terakhirnya ke Pyongyang adalah sebuah langkah maju terbaru dalam proses denuklirisasi. Dia juga menuturkan memiliki percakapan yang baik dan produktif dengan Jong-un, tetapi lebih banyak yang harus dilakukan.
"Seperti kata PresidenTrump, ada banyak langkah di sepanjang jalan dan kami mengambil salah satu dari mereka hari ini. Itu satu langkah maju. Jadi ini, saya pikir, hasil yang bagus untuk kita semua," kata Pompeo kepada Jae-in, seperti dilansir Reuters pada Minggu (7/10).
Pada giliranya, Jae-in menyatakan harapan bahwa perjalanan Pompeo dan pertemuan kedua yang diusulkan antara Jong-un dan Trump akan membuat kemajuan yang tidak dapat diubah dan menentukan dalam hal denuklirisasi serta proses perdamaian.
Sebelumnya, juru bicara kepresidenan Korsel, Yoon Young-chan menyatakan bahwa Pompeo dan Jong-un sepakat untuk membentuk kelompok kerja yang akan membahas pertemuan kedua antara pemimpin kedua negara.
"Pompeo mengatakan, dia dan Jong-un sependapat bahwa mereka akan mengadakan pertemuan puncak kedua secepatnya. Kedua pihak juga sepakat untuk melanjutkan diskusi untuk memutuskan waktu dan lokasi pertemuan puncak kedua," kata Yoon.
Dalam pertemuan dengan Jae-in, Pompeo menyampaikan hasil pembicaraan dengan Jong-un. Dalam pertemuan dengan Jae-in, Pompeo menuturkan, dia dan Jong-un membahas langkah denuklirisasi yang akan diambil oleh Korut dan mengenai pemeriksaan situs-situs nuklir Korut oleh AS, serta langkah-langkah yang akan diambil AS sebagai balasannya.
Pompeo kemudian menyatakan, perjalanan terakhirnya ke Pyongyang adalah sebuah langkah maju terbaru dalam proses denuklirisasi. Dia juga menuturkan memiliki percakapan yang baik dan produktif dengan Jong-un, tetapi lebih banyak yang harus dilakukan.
"Seperti kata PresidenTrump, ada banyak langkah di sepanjang jalan dan kami mengambil salah satu dari mereka hari ini. Itu satu langkah maju. Jadi ini, saya pikir, hasil yang bagus untuk kita semua," kata Pompeo kepada Jae-in, seperti dilansir Reuters pada Minggu (7/10).
Pada giliranya, Jae-in menyatakan harapan bahwa perjalanan Pompeo dan pertemuan kedua yang diusulkan antara Jong-un dan Trump akan membuat kemajuan yang tidak dapat diubah dan menentukan dalam hal denuklirisasi serta proses perdamaian.
Sebelumnya, juru bicara kepresidenan Korsel, Yoon Young-chan menyatakan bahwa Pompeo dan Jong-un sepakat untuk membentuk kelompok kerja yang akan membahas pertemuan kedua antara pemimpin kedua negara.
"Pompeo mengatakan, dia dan Jong-un sependapat bahwa mereka akan mengadakan pertemuan puncak kedua secepatnya. Kedua pihak juga sepakat untuk melanjutkan diskusi untuk memutuskan waktu dan lokasi pertemuan puncak kedua," kata Yoon.
(esn)