Dua Pria Bersenjata Serang Parade Militer Iran, 8 Tewas

Sabtu, 22 September 2018 - 15:27 WIB
Dua Pria Bersenjata...
Dua Pria Bersenjata Serang Parade Militer Iran, 8 Tewas
A A A
TEHERAN - Dua pria bersenjata menyerang parade militer di kota Ahvaz, Iran barat daya, Sabtu (22/9/2018). Serangan tersebut menewaskan sedikitnya delapan anggota Garda Revolusi Iran dan melukai 20 lainnya.

Kantor berita Iran, IRNA melaporkan, korban luka termasuk seorang perempuan dan seorang anak-anak tanpa memberikan laporan lebih terperinci.

Laporan sebelumnya menggambarkan penyerang sebagai "Takfiri," istilah yang sebelumnya digunakan untuk menggambarkan kelompok Negara Islam atau ISIS.

Kantor berita semi resmi Fars, yang dekat dengan Garda Revolusi, mengatakan dua pria bersenjata dengan sepeda motor mengenakan seragam khaki melakukan serangan tersebut seperti dikutip dari laman Fox News.

Televisi negara menunjukkan gambar-gambar sesaat setelah kejadian. Terlihat paramedis membantu seseorang berseragam militer yang berbaring di tanah. Personil keamanan bersenjata lainnya saling berteriak di depan apa yang tampak sebagai stand untuk pawai.

Kantor berita semi resmi ISNA mempublikasikan foto-foto setelah serangan itu, dengan pasukan berpakaian seragam berlumuran darah membantu satu sama lain. Serangan itu menyerang Quds Ahvaz, atau Jerusalem, Boulevard.

Belum ada pihak yang mengklaim bertanggungjawab atas serangan itu.

Serangan Sabtu terjadi setelah serangan terkoordinasi pada 7 Juni 2017. Saat itu kelompok Negara Islam menyerang parlemen dan kuil Ayatollah Ruhollah Khomeini di Teheran. Pada titik itu menandai satu-satunya serangan oleh ekstremis Sunni di dalam Syiah Iran, yang telah sangat terlibat dalam perang di Irak dan Suriah, di mana para militan pernah memegang wilayah yang luas. Sedikitnya 18 orang tewas dan lebih dari 50 terluka dalam serangan tersebut.

Pelaku penyerangan, bersenjata senapan serbu Kalashnikov dan bom, menyerbu kompleks parlemen di mana sesi legislatif telah berlangsung. Memicu pengepungan selama berjam-jam.

Sementara itu, orang-orang bersenjata dan pembom bunuh diri juga menyerang di luar makam Khomeini di pinggiran selatan Teheran. Khomeini memimpin Revolusi Islam 1979 yang menggulingkan Shahah yang didukung Barat untuk menjadi pemimpin tertinggi pertama Iran sampai kematiannya pada 1989.

Serangan itu mengejutkan Teheran, yang sebagian besar telah menangkal serangan militan dalam beberapa dasawarsa setelah kerusuhan di sekitar Revolusi Islam.

Ahvaz adalah ibu kota provinsi kaya minyak Iran, Khuzestan, yang di masa lalu telah menyaksikan separatis Arab menyerang jaringan pipa minyak.
(ian)
Berita Terkait
Solidaritas untuk Iran:...
Solidaritas untuk Iran: Masyarakat Tanda Tangani Pernyataan di Kediaman Dubes
Duta Besar Iran Ungkap...
Duta Besar Iran Ungkap Kronologi Lengkap Gelombang Protes Besar
Sengketa Rebutan Pulau,...
Sengketa Rebutan Pulau, Iran Pamer Rudal di Teluk Persia
Iran Pamer Drone Militer...
Iran Pamer Drone Militer Terbaru, Terbang 24 Jam Jangkau 2000 Kilometer
Aksi Solidaritas Iran...
Aksi Solidaritas Iran di Depan Kedubes AS Jakarta
Rakyat Iran Berduka...
Rakyat Iran Berduka atas Meninggalnya Presiden Ebrahim Raisi
Berita Terkini
Satria Kumbara, Eks...
Satria Kumbara, Eks Marinir TNI AL yang Jadi Tentara Bayaran Rusia, Dikabarkan Tewas
1 jam yang lalu
Teror Drone Ukraina...
Teror Drone Ukraina Kian Efektif, 8 Warga Rusia Tewas
1 jam yang lalu
Kelompok Garis Keras...
Kelompok Garis Keras Iran Klaim Akan Ada Kudeta, Akankah Mojtaba Tumbang?
2 jam yang lalu
Houthi Ancam Serang...
Houthi Ancam Serang Infrastruktur Minyak Saudi jika Perang Terus Berlanjut
4 jam yang lalu
PM Irak Pernah Ditawari...
PM Irak Pernah Ditawari Suap Rp3,5 Triliun, tapi Justru Bentuk Badan Pemberantasan Korupsi
5 jam yang lalu
Setelah 4 Bulan Tenang...
Setelah 4 Bulan Tenang dan Nyaman, Arab Saudi Kembali Dibombardir Iran
6 jam yang lalu
Infografis
Profil Ayatollah Ali...
Profil Ayatollah Ali Khamenei, Pemimpin Tertinggi Iran yang Tewas Diserang AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved