Umbar Skandal, Bintang Porno Bicara Organ Vital Presiden Trump

Rabu, 19 September 2018 - 00:11 WIB
Umbar Skandal, Bintang...
Umbar Skandal, Bintang Porno Bicara Organ Vital Presiden Trump
A A A
WASHINGTON - Bintang film dewasa Stormy Daniels mengumbar skandal asusilanya dengan Donald Trump sebelumnya menjadi Presiden Amerika Serikat (AS). Dalam bukunya, "Full Disclosure", dia blakblakan soal organ vital Trump.

Buku itu secara resmi akan diluncurkan pada 2 Oktober 2018. Skandal yang dia bongkar adalah hubungan seksualnya dengan Trump ketika mereka bertemu di turnamen golf selebriti di Lake Tahoe, California tahun 2006. Daniels saat itu datang atas undangan salah satu pengawal Trump.

The Guardian pada Selasa (18/9/2018) memperoleh salinan buku yang berisi cerita dari bintang film porno tersebut. Di buku itulah, Daniels yang bernama asli Stephanie Clifford blakblakan soal organ vital sang presiden.

"Lebih kecil dari rata-rata, tapi tak terlalu kecil," katanya dalam buku tersebut. "Mungkin itu adalah jenis kelamin yang paling tidak mengesankan yang pernah saya alami, tetapi yang jelas, dia tidak membagikan pendapat itu," lanjut dia.

Daniels mengklaim bahwa meskipun jijik, dia terus menjawab panggilan telepon Trump selama tahun 2007 karena dia berharap Trump akan menindaklanjuti apa yang dia sebut sebagai janji untuk menempatkannya ke acara reality show-nya, The Apprentice.

Daniels bahkan menulis bahwa Trump menyarankannya untuk menjadi penipu sehingga dia bisa muncul di lebih banyak episode pada acara reality show tersebut.

“Kami akan mencari cara untuk memberi Anda tantangan sebelumnya. Dan kami dapat merancang teknik Anda," kata Daniels menirukan saran Trump kala itu. "Dia akan membuat saya menipu, dan itu 100 persen idenya."

Dalam buku "Full Disclosure", Daniels menggambarkan ketidakpercayaannya ketika Trump—yang mencalonkan diri sebagai presiden dari Partai Republik—mulai memenangkan Pemilihan Presiden AS pada 2016.

Dia menduga bahwa mantan rekannya, yang sadar akan dugaan pelariannya, memanggilnya, menunjukkan bahwa dia membawa cerita ke cahaya .

“Itu tidak akan pernah terjadi, saya akan mengatakan. Dia bahkan tidak ingin menjadi presiden, ”tulisnya.

Trump pernah menyangkal memiliki skandal dengan Daniels. Namun, beberapa hari sebelum Pemilihan Presiden AS 2016, Daniels dibayar USD130.000 agar tetap diam sebagai bagian dari perjanjian non-pengungkapan yang ditangani oleh pengacara pribadi Trump, Michael Cohen.

Pengacara Trump menuntut Daniels karena melanggar perjanjian non-pengungkapan.

Pada bulan Agustus 2018, Cohen membuat pengakuan sensasional kepada jaksa, di mana dia mengklaim bahwa dia melakukan pembayaran di bawah perintah dari Donald Trump.
(mas)
Berita Terkait
Donald Trump Kampanye...
Donald Trump Kampanye Pilpres Tanpa Kenakan Masker
Pilpres Amerika Serikat,...
Pilpres Amerika Serikat, Kemenangan Biden Makin Nyata
Pasar Taruhan Unggulkan...
Pasar Taruhan Unggulkan Trump Menangkan Pilpres Amerika Serikat 2024
Pendukung Donald Trump...
Pendukung Donald Trump Kembali Berunjuk Rasa di Arizona
Pertarungan Retorika...
Pertarungan Retorika Penuh Intrik di Pilpres Amerika Serikat
Akui Kekalahan dari...
Akui Kekalahan dari Donald Trump di Pilpres AS, Kamala Harris Sampaikan Pidato Konsesi
Berita Terkini
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
56 menit yang lalu
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur Bahrain
1 jam yang lalu
Korut Masih Andalkan...
Korut Masih Andalkan Senjata Besar, Korsel Beralih ke 500.000 Prajurit Drone, Siapa Lebih Unggul?
3 jam yang lalu
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
3 jam yang lalu
Pengadilan Inggris Butuh...
Pengadilan Inggris Butuh 300 Tahun untuk Selesaikan Tumpukan Kasus
4 jam yang lalu
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
5 jam yang lalu
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved