Denuklirisasi Korut Diragukan, Kim Jong-un Frustasi

Kamis, 06 September 2018 - 13:41 WIB
Denuklirisasi Korut...
Denuklirisasi Korut Diragukan, Kim Jong-un Frustasi
A A A
SEOUL - Pemimpin Korea Utara (Korut) menyatakan rasa frustasinya dan kesulitan atas keraguan masyarakat internasional atas tekadnya untuk denuklirisasi Semenanjung Korea. Hal itu diungkapkan kepala delegasi Korea Selatan (Korsel) yang baru saja melakukan kunjungan sehari ke Korut.

"Ketua Kim Jong-un menegaskan kembali tekadnya untuk sepenuhnya denuklirisasi Semenanjung Korea dan menyatakan kesediaannya untuk kerja sama yang dekat, tidak hanya dengan Korea Selatan tetapi juga dengan Amerika Serikat dalam hal itu," kata kepala Kantor Keamanan Nasional Korsel (NSO) Chung Eui-yong.

Dalam pertemuannya dengan delegasi Korsel, Jong-un menekankan bahwa Pyongyang telah mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk denuklirisasi. Ia akan menghargai komunitas internasional yang menerima gerakan niat baik Korut sebagai itikad baik.

"Saya ingin menekankan bahwa ketua Kim Jong-un dengan jelas beberapa kali menetapkan sikap bahwa tekadnya terhadap denuklirisasi jelas," ujar Chung.

"Dia mengungkapkan kekesalannya atas fakta bahwa beberapa bagian dari komunitas internasional meragukan tekadnya," imbuhnya seperti dikutip dari NK News.org, Kamis (6/9/2018).

Pemimpin Korut itu dilaporkan menekankan bahwa Pyongyang tidak akan dapat melakukan uji coba nuklir secara permanen karena dua pertiga dari terowongan di situs uji nuklir Punggye-ri benar-benar runtuh.

Pria berusia 35 tahun itu mengatakan pembongkaran situs uji coba rudal Tongchang-ri - yang ia gambarkan sebagai "situs uji tunggal" milik negara - menunjukkan keinginan Pyongyang untuk benar-benar menghentikan uji peluncuran rudal balistik jarak jauh.

"(Kim) berbicara tentang kesulitan atas pelitnya penilaian komunitas internasional meskipun itu adalah tindakan yang sangat substantif dan bermakna," tutur Chung mengutip pernyataan Jong-un.

Pemimpin Korut itu juga dilaporkan meminta Seoul untuk menyampaikan pesannya ke Washington, mengatakan dia berharap hal-hal bergerak ke arah yang benar sehingga ia dapat menerima jaminan penilaiannya untuk bekerja menuju denuklirisasi adalah "benar".

Chung mengatakan Jong-un mengharapkan lebih banyak partisipasi dari Korsel dalam proses denuklirisasi, dan ini termasuk tidak hanya menyampaikan pesan seperti itu ke AS, tetapi juga memiliki pembicaraan bilateral yang substantif mengenai masalah ini juga.

"Jika Presiden (Moon) mengunjungi Pyongyang, diharapkan mereka akan mengadakan diskusi yang lebih mendalam tentang langkah-langkah konkret untuk kerjasama antar-Korea guna mencapai kemajuan denuklirisasi," terangnya.

Kunjungan delegasi Korsel ke Pyongyang terjadi meski ada kebuntuan dalam negosiasi nuklir antara AS dan Korut.

Chung, bagaimanapun, mengatakan Kim menegaskan bahwa kepercayaannya pada Presiden AS Donald Trump tidak berubah meskipun Washington dan Pyongyang kesulitan dalam melanjutkan pembicaraan nuklir mereka.

"Ketua Kim Jong-un secara khusus menekankan bahwa dia tidak pernah berbicara negatif tentang Presiden Trump kepada siapa pun, termasuk para pembantunya," ucapnya kepada konferensi pers.

“Dia juga menyatakan sikapnya bahwa Korea Utara dan AS dapat, berdasarkan kepercayaan, menyelesaikan 70 tahun sejarah permusuhan mereka dalam masa jabatan pertama Presiden Trump, dan denuklirisasi itu dapat dicapai bersamaan dengan peningkatan hubungan Korea Utara-AS," imbuhnya.

Chung mengatakan Pyongyang menegaskan kembali niat dan tekadnya untuk mengambil langkah-langkah yang lebih aktif untuk denuklirisasi jika AS mematuhi prinsip aksi-untuk-aksi.

"Korea Utara dengan tegas menyatakan keinginannya untuk melanjutkan langkah-langkah yang lebih aktif untuk mencapai denuklirisasi jika tindakan yang sesuai diambil sebagai tanggapan atas serangkaian langkah-langkah preemptif oleh Pyongyang," tukasnya.
(ian)
Berita Terkait
Disaksikan Kim Jong...
Disaksikan Kim Jong Un, Begini Dahsyatnya Kekuatan Artileri Militer Korea Utara
Kim Jong Un Cek Pabrik...
Kim Jong Un Cek Pabrik Militer Korut, Ada Rudal Taktis
Kim Jong Un Nongkrong...
Kim Jong Un Nongkrong di Tepi Sawah, Pantau Kawasan Terhantam Topan
Kim Jong-un Perintahkan...
Kim Jong-un Perintahkan Militer Percepat Persiapan Perang
Korea Selatan: Serangan...
Korea Selatan: Serangan Nuklir Jadi Akhir Rezim Korea Utara
Potret Blusukan Kim...
Potret Blusukan Kim Jong Un, Cek Langsung Padi Usai Pyongan Selatan Diterjang Banjir
Berita Terkini
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
1 jam yang lalu
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
2 jam yang lalu
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
2 jam yang lalu
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
4 jam yang lalu
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
4 jam yang lalu
Ini Sosok Pangeran Arab...
Ini Sosok Pangeran Arab Saudi yang Tewas di Hotel Mewah usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
4 jam yang lalu
Infografis
Kim Jong-un Perintahkan...
Kim Jong-un Perintahkan Angkatan Laut Korut Dipersenjatai Nuklir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved