Iran Klaim Tangkap Puluhan Mata-mata

Rabu, 29 Agustus 2018 - 22:40 WIB
Iran Klaim Tangkap Puluhan...
Iran Klaim Tangkap Puluhan Mata-mata
A A A
TEHERAN - Menteri Intelijen Iran mengatakan lusinan mata-mata telah ditangkap sebagai bagian dari tindakan keras terhadap spionase dan warga negara ganda. Ia juga menyinggung tentang agen mata-mata yang ditempatkan Iran dalam pemerintahan Israel.

Menteri Intelijen Iran Mahmoud Alavi tidak memberikan rincian tentang puluhan mata-mata, atau selama periode apa mereka ditangkap dalam wawancara yang ditayangkan televisi pada Selasa malam.

Dia juga mengatakan Iran telah menanam agen di kabinet negara yang memiliki dinas intelijen yang sangat kuat.

Kantor berita Tasnim yang konservatif mengatakan pernyataan ini merujuk pada Gonen Segev, mantan menteri energi dan infrastruktur Israel yang dituduh memata-matai pengadilan Yerusalem bulan lalu.Baca: Jadi Mata-mata Iran, Eks Menteri Israel Ingin Menjadi Pahlawan
"Secara finansial dan melalui cara lain, musuh-musuh kami berusaha mendapatkan informasi tentang negara kami," kata Alavi seperti dikutip dari AFP, Rabu (29/8/2018).

"Mereka bertindak dengan memata-matai dan infiltrasi. Untungnya bagian anti-spionase adalah salah satu bagian terkuat dari kementerian ini," imbunya.

Menteri mengatakan ada juga upaya bersama untuk membasmi warga negara ganda yang bekerja di posisi resmi.

"Jika Anda kenal seseorang, beri tahu kami tentang mereka," ujarnya.

Alavi juga berbicara tentang ancaman dari kelompok ekstremis Negara Islam (IS), yang melihat mayoritas Syiah Iran sebagai salah satu musuh utamanya di wilayah tersebut.

Dia mengatakan 230 sel teroris telah dicegat selama setahun terakhir.

"Kami menggagalkan plot di tempat-tempat seperti universitas dan metro tetapi kami menerbitkan sedikit informasi tentang ini," ungkap Alavi.

IS melakukan serangan multi-cabang di parlemen Iran dan kuil pemimpin revolusioner Ruhollah Khomeini pada Juni 2017 yang menewaskan 17 orang.

Alavi juga berbicara tentang tindakan keras oleh pihak berwenang terhadap korupsi dan mereka yang memanipulasi tingkat mata uang Iran yang kacau, yang telah menjadi fokus utama dari ketidakpuasan dalam beberapa bulan terakhir.

"Jika kita ingin memiliki ekonomi yang dinamis, kita harus memerangi korupsi ekonomi. Dalam kementerian intelijen, kami telah membuka 130 file dan lebih dari 180 tersangka telah ditangkap," tukasnya.
(ian)
Berita Terkait
Solidaritas untuk Iran:...
Solidaritas untuk Iran: Masyarakat Tanda Tangani Pernyataan di Kediaman Dubes
Duta Besar Iran Ungkap...
Duta Besar Iran Ungkap Kronologi Lengkap Gelombang Protes Besar
Sengketa Rebutan Pulau,...
Sengketa Rebutan Pulau, Iran Pamer Rudal di Teluk Persia
Iran Pamer Drone Militer...
Iran Pamer Drone Militer Terbaru, Terbang 24 Jam Jangkau 2000 Kilometer
Aksi Solidaritas Iran...
Aksi Solidaritas Iran di Depan Kedubes AS Jakarta
Rakyat Iran Berduka...
Rakyat Iran Berduka atas Meninggalnya Presiden Ebrahim Raisi
Berita Terkini
Iran Klaim Rudal Patriot...
Iran Klaim Rudal Patriot AS yang Hancurkan Bandara Kuwait, Amerika Menyangkal
14 menit yang lalu
Rudal Patriot AS Makan...
Rudal Patriot AS Makan Tuan: Gagal Cegat Misil Iran, Malah Hancurkan Bandara Kuwait
37 menit yang lalu
Siapa Adam Hamawy? Dokter...
Siapa Adam Hamawy? Dokter Bedah AS yang Pernah Bertugas di Gaza dan Terpiih sebagai Anggota Kongres
2 jam yang lalu
Siapa Bill Pulte? Direktur...
Siapa Bill Pulte? Direktur Intelijen Nasional AS yang Tak Pernah Jadi Agen Rahasia
3 jam yang lalu
7 Senjata yang Mengubah...
7 Senjata yang Mengubah Dunia pada Perang Dunia II, dari Supersonik hingga Bom Nuklir
5 jam yang lalu
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian AS dan Iran Tak Mungkin Terjadi, Teheran Akan Memiliki Senjata Nuklir
6 jam yang lalu
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved