Turis Bercelana Dalam Jalan-jalan di Kinabalu Hebohkan Malaysia

Senin, 27 Agustus 2018 - 12:35 WIB
Turis Bercelana Dalam...
Turis Bercelana Dalam Jalan-jalan di Kinabalu Hebohkan Malaysia
A A A
KINABALU - Aksi seorang turis perempuan bercelana dalam jalan-jalan di kompleks Asia City, Kinabalu, Sabah, jadi perbincangan publik Malaysia di media sosial. Menteri Pariwisata, Kebudayaan dan Lingkungan negara bagian setempat, Christina Liew, ikut terusik.

Turis perempuan yang diduga warga asing itu telihat santai berjalan sembari menelepon dengan ponselnya. Dia mengenakan pakaian atas lengan panjang warna merah muda dengan mengenakan celana dalam warna putih.

Orang-orang di sekitarnya mengamati pakaian yang dianggap tak wajar tersebut, karena cuaca di kawasan itu tak terlalu panas.

"Apakah Sabah benar-benar panas? Saya harus memesan es kopi lagi setelah melihat dia berjalan," bunyi komentar seorang pria setempat di media sosial.

Warga lain membuat lelucon dengan mengatakan pemandangan itu adalah tren untuk berjalan dengan celana dalam di bawah terik matahari.

Liew mengatakan Sabah selalu menyambut wisatawan ke wilayah yang terkenal karena keindahan alamnya. Namun, lanjut dia, pada saat yang sama mereka harus memperhatikan apa yang mereka kenakan.

Dia memahami bahwa pengunjung ingin merasa nyaman berlibur, tetapi mereka harus sadar akan kepekaan budaya lokal.

"Kami berharap para wisatawan dapat memahami hal ini dan tidak berjalan dengan pakaian dalamnya," katanya dalam menanggapi foto viral tersebut.

Liew mengatakan pemandu wisata harus mengingatkan tamu tentang apa yang boleh dan tak boleh dilakukan di Sabah. "Beberapa pedomannya adalah akal sehat," ujarnya, seperti dikutip The Star, Senin (27/8/2018). "Mereka dewasa," katanya lagi.

Insiden para turis berpakaian dan bertindak tidak sesuai normal lokal bukan sekali ini terjadi di wilayah tersebut.

Pada 27 Juni lalu, dua turis perempuan asal China berjoget di pagar di depan masjid di kota tersebut. Mereka akhirnya didenda masing-masing RM25 dan dikawal ke bandara untuk pulang ke negara asal mereka.
(mas)
Berita Terkait
Berlakukan Lockdown,...
Berlakukan Lockdown, Begini Kondisi Terkini Malaysia
Perayaan HUT Malaysia...
Perayaan HUT Malaysia ke-65
Penampakan Banjir Parah...
Penampakan Banjir Parah yang Merendam Apartemen dan Rumah di Selangor Malaysia
Anwar Ibrahim, Dilantik...
Anwar Ibrahim, Dilantik sebagai Perdana Menteri Malaysia
Polri Cek Akun Penghina...
Polri Cek Akun Penghina Raja Malaysia
Malaysia Umumkan Pembubaran...
Malaysia Umumkan Pembubaran Parlemen, Gelar Pemilu Lebih Cepat
Berita Terkini
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
18 menit yang lalu
Trump Setujui Arab Saudi...
Trump Setujui Arab Saudi Perkaya Uranium, Mungkinkan Riyadh Memiliki Bom Nuklir?
1 jam yang lalu
Gunakan Semut Jadi Hiasan...
Gunakan Semut Jadi Hiasan Makanan, Pemilik Restoran Berbintang Michelin Ini Dipenjara
2 jam yang lalu
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
3 jam yang lalu
Anggaran Perang AS Membengkak,...
Anggaran Perang AS Membengkak, Pakar Militer Ini Sebut Pentagon Kurang Transparan
4 jam yang lalu
Sistem Pertahanan Udara...
Sistem Pertahanan Udara Sudah Diaktifkan, tapi Belum Ada Serangan AS ke Teheran
5 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved