Aisyah, Aktris Prank Ditipu Jadi Agen Korut Pembunuh Kim Jong-nam

Kamis, 16 Agustus 2018 - 09:58 WIB
Aisyah, Aktris Prank...
Aisyah, Aktris Prank Ditipu Jadi Agen Korut Pembunuh Kim Jong-nam
A A A
KUALA LUMPUR - Siti Aisyah, wanita asal Indonesia, pada hari ini (16/8/2018), akan mendengar vonis hakim pengadilan di Malaysia terkait tuduhan pembunuhan terhadap Kim Jong-nam, kakak tiri pemimpin Korut Kim Jong-un. Dia menegaskan bahwa dirinya ditipu dalam kasus ini.

Aisyah dan wanita asal Vietnam, Doan Thi Huong, dituduh membunuh Kim Jong-nam dengan mengusapkan racun saraf VX ke wajah korban di Bandara Internasional Kuala Lumpur, Februari tahun lalu.

Selama sidang beberapa kali terungkap bahwa kedua wanita itu ditipu oleh sekitar empat pria asal Korea Utara (Korut) untuk syuting adegan prank di televisi. Mereka sama sekali tak tahu jika dimanfaatkan sebagai "agen" untuk membunuh kakak tiri Kim Jong-un tersebut.

Benah, ibu Aisyah mengungkap bahwa putrinya pernah melakukan panggilan telepon dari fasilitas di penjara Malaysia. Dia berbicara kepada ibunya untuk meyakinkan bahwa dia tidak bersalah.
Baca: Sidang Pembunuhan Kim Jong-nam, Siti Aisyah Berpeluang Bebas Hari Ini
Aisyah mengatakan, dia dan rekannya asal Vietnam Doan Thi Huong diperdaya untuk percaya bahwa mereka mengambil bagian dalam adegan prank atau lelucon untuk tayangan televisi.

"Dia mengatakan; 'Ibu, semua ini diatur, saya ditipu'," kata Benah menirukan ucapan Aisyah dalam panggilan telepon.

Pengacara Aisyah, Gooi Soon Seng, mengatakan kliennya telah dibayar untuk mengambil bagian dalam adegan prank serupa di bandara, hotel dan pusat perbelanjaan pada hari-hari sebelum kematian Kim Jong-nam.

Gooi Soon Seng yakin Aisyah akan dibebaskan hari ini dengan alasan bukti itu tidak cukup untuk melanjutkan persidangan. Tidak ada saksi mata melihat kliennya menyerang Kim Jong-nam. Rekaman CCTV tidak secara konklusif menunjukkan bahwa wanita Indonesia ini melakukan pembunuhan. Selain itu, tidak ada jejak racun saraf VX yang ditemukan pada dirinya.

Setelah insiden itu, Aisyah tidak ke kamar mandi dan mencuci tangannya, atau mencoba melarikan diri dari negara itu. Sebaliknya, dia pergi berbelanja, dan kemudian bekerja. Itu mengindikasikan bahwa wanita Indonesia itu benar-benar tidak tahu jika dijadikan "agen" pembunuh oleh orang-orang Korut.

Menurut Benah, panggilan telepon oleh Aisyah kepada keluarga hanya berlangsung lima menit. Durasi waktu singkat itu tidak memungkinkan bagi ibunya untuk mendengar cerita lengkap tentang bagaimana Aisyah bisa terlibat dalam pembunuhan Kim Jong-nam.

Terakhir kali, sang ibu melihat putri satu-satunya itu ketika pulang ke rumah Januari tahun lalu. Saat itu, Aisyah mengatakan bahwa dia akan menjadi bintang televisi.

"Ibu, saya akan menjadi seorang aktris. Saya memiliki tawaran dan peran saya adalah bermain trik," kata Benah, mengingat kata-kata putrinya, seperti dikutip Guardian.

"Saya memintanya untuk memastikan itu halal (diperbolehkan dalam Islam), dan dia berkata 'Tentu saja ibu, itu halal'," lanjut Benah.

"Akhirnya dia ada di televisi," ujar Benah. "Tapi tidak seperti yang saya harapkan."

Kim Jong-nam sejatinya adalah kandidat utama pewaris kekuasaan rezim Korut. Namun, dia diasingkan dari Kim Jong-un selama satu dekade terakhir karena mengkritik rezim Pyongyang.

Kematiannya di Kuala Lumpur memicu tuduhan bahwa Pyongyang telah merekayasa pembunuhan politik di luar negeri, sebuah tuduhan yang ditolak Korea Utara. Empat warga Korea Utara yang dianggap sebagai dalang pembunuhan Kim Jong-nam belum ditangkap polisi Malaysia usai serangan tersebut.

Kasus ini juga pernah menyebabkan keretakan hubungan diplomatik antara Korea Utara dan Malaysia.
(mas)
Berita Terkait
Disaksikan Kim Jong...
Disaksikan Kim Jong Un, Begini Dahsyatnya Kekuatan Artileri Militer Korea Utara
Potret Blusukan Kim...
Potret Blusukan Kim Jong Un, Cek Langsung Padi Usai Pyongan Selatan Diterjang Banjir
Kim Jong Un Cek Pabrik...
Kim Jong Un Cek Pabrik Militer Korut, Ada Rudal Taktis
Kim Jong Un Nongkrong...
Kim Jong Un Nongkrong di Tepi Sawah, Pantau Kawasan Terhantam Topan
Respon Pemutusan Hubungan...
Respon Pemutusan Hubungan Diplomatik, Malaysia Minta Diplomat Korut Tinggalkan Kuala Lumpur
Malaysia Sesalkan Keputusan...
Malaysia Sesalkan Keputusan Korut Putus Hubungan Diplomatik
Berita Terkini
Ini Gaun Emas Termahal...
Ini Gaun Emas Termahal di Dunia! Beratnya 10 Kg, Harganya Rp24 Miliar
1 jam yang lalu
4 Fakta Tempat Tinggal...
4 Fakta Tempat Tinggal Elon Musk, Rumah Sewa dan Ukurannya Mungil
2 jam yang lalu
Apa Itu Front Kedelapan...
Apa Itu Front Kedelapan Israel? Propaganda Digital terhadap Politikus Pro-Palestina
3 jam yang lalu
Pejuang Hizbullah Sergap...
Pejuang Hizbullah Sergap Pasukan Israel di Lebanon
4 jam yang lalu
Ini 5 Bukti Perjanjian...
Ini 5 Bukti Perjanjian Damai AS dan Iran Tunjukkan Kegagalan Tujuan Perang Israel
5 jam yang lalu
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
6 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved