Netanyahu Kecam Demonstrasi Tolak UU Negara-Bangsa Yahudi

Senin, 13 Agustus 2018 - 00:16 WIB
Netanyahu Kecam Demonstrasi...
Netanyahu Kecam Demonstrasi Tolak UU Negara-Bangsa Yahudi
A A A
TEL AVIV - Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu mengecam aksi demonstrasi yang menolak undang-undang negara-bangsa Yahudi. Demonstrasi yang diadakan Tel Aviv itu digelar oleh warga Arab-Israel.

Berbicara saat pertemuan Kabinet, Netanyahu mengatakan pengunjuk rasa yang melambai-lambaikan bendera Palestina selama unjuk rasa hari Sabtu berusaha untuk menghancurkan Israel.

"Kami memiliki bukti konkrit dari pembangkangan terhadap Israel dan perlunya hukum negara," kata Netanyahu dalam pernyataanya, seperti dilansir Anadolu Agency pada Minggu (12/8).

"Banyak pengunjuk rasa ingin menghapuskan undang-undang, lagu kebangsaan dan bendera, dan mengubah Israel menjadi negara Palestina. Sekarang lebih jelas daripada sebelumnya bahwa undang-undang negara-bangsa diperlukan untuk memastikan masa depan Israel sebagai negara Yahudi," sambungnya.

Sebelumnya diwartakan, ribuan demonstran dari kelompok minoritas Arab Israel turun ke jalan di Tel Aviv, semalam. Para pengunjuk rasa, melambai-lambaikan bendera Palestina dan mengangkat berbagai plakat bertuliskan "kesetaraan" dalam bahasa Arab dan Ibrani.

"Undang-undang ini melegitimasi rasisme," kata Laila al-Sana, 19, dari sebuah desa Badui di gurun selatan Negev di Israel. "Sangat penting untuk menunjukkan kita ada di sini, untuk melawan," katanya lagi.

Penduduk Arab Israel sebagian besar terdiri dari keturunan orang-orang Palestina yang tetap tinggal di tanah mereka setelah perang 1948 atau pada saat pembentukan negara modern Israel. Ratusan ribu orang dipaksa meninggalkan rumah mereka atau melarikan diri pada saat itu.

Banyak warga Arab Israel juga mengidentifikasi diri merek sebagai orang Palestina. Mereka membentuk sekitar seperlima dari 9 juta orang di negara itu.
(esn)
Berita Terkait
Aksi Brutal Polisi Israel...
Aksi Brutal Polisi Israel Serbu Puluhan Jemaah di Masjid Al-Aqsa
Israel Serang Kamp Al...
Israel Serang Kamp Al Maghazi di Gaza Saat Malam Natal Menewaskan 70 orang
Penampakan Rudal Iran...
Penampakan Rudal Iran saat Melintas di Atas Masjid Al Aqsa
Serangan Israel Hantam...
Serangan Israel Hantam Masjid di Kota Rafah, Gaza Selatan, 5 Tewas
Israel Menembaki Warga...
Israel Menembaki Warga Gaza di Distribusi Bantuan, 155 Terluka dan 20 Tewas
Panik Dibombardir Iran,...
Panik Dibombardir Iran, Israel Minta Dewan Keamanan PBB Rapat Darurat
Berita Terkini
Maroko Tandatangani...
Maroko Tandatangani Perjanjian dengan Dewan Perdamaian untuk Gabung Pasukan Internasional Gaza
41 menit yang lalu
Pria Ini Ditusuk 15...
Pria Ini Ditusuk 15 Kali di Mal AS Hanya karena Beragama Islam
3 jam yang lalu
Anggota Politbiro Partai...
Anggota Politbiro Partai Komunis China Dipecat karena Korupsi Skala Besar dan Skandal Seks
3 jam yang lalu
Perang Iran Meluas,...
Perang Iran Meluas, AS Jual Senjata ke Arab Saudi dan Kuwait Total Rp36,2 Triliun
4 jam yang lalu
Profil Sheikh Hamad...
Profil Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani, Sosok di Balik Lompatan Qatar dari Negara Gurun Menjadi Raksasa Kaya Dunia
5 jam yang lalu
Kronologi Venezuela...
Kronologi Venezuela Simpan 31 Ton Emas di Bank of England tapi Tak Bisa Diambil
5 jam yang lalu
Infografis
Yahudi Marah Koran Kanada...
Yahudi Marah Koran Kanada Terbitkan Kartun Vampir Netanyahu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved