Rusia: Sanksi Baru AS Adalah Deklarasi Perang

Jum'at, 10 Agustus 2018 - 20:45 WIB
Rusia: Sanksi Baru AS...
Rusia: Sanksi Baru AS Adalah Deklarasi Perang
A A A
MOSKOW - Perdana Menteri Rusia, Dmitry Medvedev memperingatkan kepada Amerika Serikat (AS) bahwa penjatuhan sanksi baru, yang menargetkan bank-bank di Rusia, bisa dianggap sebagai deklarasi perang ekonomi.

"Yang bisa saya katakan adalah jika mereka melarang operasi perbankan atau penggunaan mata uang apa pun, kami akan menyebutnya sebagai deklarasi perang ekonomi," ucap Medvedev dalam sebuah pernyataan.

"Kami harus menanggapinya, secara ekonomi, politik atau dengan cara lain, jika perlu. Teman-teman Amerika kami seharusnya tidak membuat kesalahan tentang itu," sambungnya, seperti dilansir Sputnik pada Jumat (10/8).

Seperti diketahui, AS pada hari Rabu mengumumkan akan memberlakukan sanksi baru terhadap Rusia setelah Washington memutuskan bahwa Moskow telah menggunakan zat syaraf terhadap mantan agen ganda Rusia, Sergei Skripal, dan putrinya, Yulia, di Inggris.

Rusia telah berulang kali membantah bertanggung jawab atas serangan itu. Kedutaan Rusia di Washington mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa temuan Washington dalam kasus tersebut tidak didukung oleh bukti.

Pengumuman AS ini memicu memburuknya sentimen investor tentang kemungkinan efek lebih banyak sanksi AS terhadap aset Rusia. Nilai tukar rubel terhadap dolar juga merosot lebih dari 1 persen, sehari setelah jatuh ke level terendah dalam hampir dua tahun.
(esn)
Berita Terkait
Para Pemimpin UE Siapkan...
Para Pemimpin UE Siapkan Sanksi Keras ke Rusia
Militer Rusia Kembali...
Militer Rusia Kembali Bombardir Fasilitas Utama di Ukraina
Rudal Rusia Hantam Pasar...
Rudal Rusia Hantam Pasar di Ukraina, 16 Orang Tewas
Pertempuran Sengit di...
Pertempuran Sengit di Mariupol, Pejuang Chechnya bunuh Pasukan Asing
Begini Momen saat Pesawat...
Begini Momen saat Pesawat Canggih Rusia SU-35S Hancurkan Markas Militer Ukraina dengan Rudal
Roket Uragan Rusia Hantam...
Roket Uragan Rusia Hantam Apartemen di Kota Chasiv Yar, 10 Tewas dan Puluhan Lain Tertimbun
Berita Terkini
Suara Ledakan Terdengar...
Suara Ledakan Terdengar di Bandar Abbas dan Pulau Qeshm, Iran Segera Balas Serangan AS
29 menit yang lalu
Biksu Buddha di China...
Biksu Buddha di China Dilaporkan Ditahan usai Peringati Peristiwa Tiananmen
55 menit yang lalu
Trump Akui AS Balas...
Trump Akui AS Balas Penembakan Helikopter oleh Iran, Meski Awalnya Meremehkan
1 jam yang lalu
AS Serang Iran, Balas...
AS Serang Iran, Balas Jatuhnya Helikopter AH-64 Apache Dekat Selat Hormuz
1 jam yang lalu
9 Negara yang Memiliki...
9 Negara yang Memiliki Anggaran Terbesar Mengembangkan Bom Nuklir
4 jam yang lalu
Senapan Pasukan Khusus...
Senapan Pasukan Khusus AS Bukan Hanya Sekadar Senjata, Ini 3 Keunggulannya
6 jam yang lalu
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved