Dianggap Belum Lakukan Denuklirisasi, Menlu AS Akan Temui Jong-un

Rabu, 08 Agustus 2018 - 07:51 WIB
Dianggap Belum Lakukan...
Dianggap Belum Lakukan Denuklirisasi, Menlu AS Akan Temui Jong-un
A A A
WASHINGTON - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Mike Pompeo akan menyambangi Korea Utara (Korut) untuk bertemu Kim Jong-un. Pertemuan ini terkait dengan pembongkaran program senjata nuklir Korut.

Menurut Penasihat Keamanan Nasional AS, John Bolton, Presiden Donald Trump telah membuat proposal dalam surat terakhirnya kepada Pemimpin Korut Kim Jong-un. Surat itu diserahkan kepada Menteri Luar Negeri Korut selama pertemuan regional minggu lalu di Singapura. Pompeo juga ambil bagian dalam pertemuan itu.

"Menteri Luar Negeri Mike Pompeo siap untuk kembali ke Korea Utara untuk bertemu dengan Kim Jong-un. Kami telah mengusulkan bahwa dalam surat terbaru kami dari presiden untuk Kim Jong-un," terang Bolton dalam wawancara dengan Fox News seperti dikutip dari Yonhap, Rabu (8/8/2018).

Pompeo telah melakukan tiga perjalanan ke Pyongyang. Pada dua perjalanan pertamanya, ia bertemu dengan Jong-un dan meletakkan dasar untuk pertemuan pertama kali antara seorang pemimpin AS dan Korut.

Trump dan Jong-un mengadakan pertemuan bersejarah di Singapura pada bulan Juni yang menghasilkan pernyataan bersama yang meminta Pemimpin Korut itu untuk bekerja menuju denuklirisasi menyeluruh Semenanjung Korea. Sebagai imbalannya, AS berkomitmen untuk memberikan jaminan keamanan kepada rezim Pyongyang.

Pompeo melakukan perjalanan ketiga ke Pyongyang setelah pertemuan puncak untuk menyempurnakan kesepakatan, tetapi dilaporkan membuat sedikit kemajuan dalam menambahkan rincian rencana denuklirisasi.

Ditanya tentang rencana untuk pertemuan kedua antara Trump dan Jong-un, Bolton mengatakan tidak ada tapi presiden AS siap untuk bertemu kapan saja.

"Tapi apa yang kami butuhkan tidak lebih retoris. Yang kami butuhkan adalah kinerja dari Korea Utara dalam denuklirisasi," tegasnya.

Bolton juga menepis seruan Korut untuk mengurangi sanksi terhadap rezim. Ia mengatakan pemerintah Trump akan terus menegakkan sanksi sampai Pyongyang melakukan denuklirisasi.

"Amerika Serikat berjalan sesuai dengan deklarasi Singapura. Hanya saja Korea Utara yang belum mengambil langkah-langkah yang kami rasa perlu untuk denuklirisasi," jelas Bolton.

"Gagasan bahwa kita akan mengendurkan sanksi hanya pada ucapan Korea Utara, saya pikir, adalah sesuatu yang tidak dipertimbangkan," ujarnya.

Bulan lalu Korut mengembalikan 55 kotak sisa jasad tentara AS yang diduga tewas dalam Perang Korea 1950-53.

Pemulangan itu adalah bagian dari kesepakatan yang dicapai oleh Trump dan Kim Jong-un dalam pertemuan di Singapura.

Bolton mengecilkan signifikansi gerakan yang berkaitan dengan denuklirisasi.

"Apa bangsa yang benar-benar berkomitmen untuk mengubah halaman yang akan dilakukan di sini adalah mengembalikan sisa-sisa semua tentara asing," katanya, mengutip pasukan dari Korea Selatan (Korsel), Australia dan negara-negara lain yang berperang dalam perang.

"Tidak ada gunanya menahan sisa-sisa dari konflik yang dulu. Jika mereka benar-benar menginginkan perdamaian di semenanjung, seperti yang mereka katakan, mereka tidak perlu negosiasi dengan kami untuk melakukannya. Mereka dapat melakukannya sendiri," tukasnya.
(ian)
Berita Terkait
China Tuding Amerika...
China Tuding Amerika Serikat Kacaukan Semenanjung Korea
5 Rudal Korea Utara...
5 Rudal Korea Utara yang Ditakuti Amerika Serikat
Korea Utara Marah Korea...
Korea Utara Marah Korea Selatan dan Amerika Serikat Mulai Latihan Militer
Korut Ancam Akhiri Amerika...
Korut Ancam Akhiri Amerika Serikat dengan Senjata Nuklir
Amerika Serikat Prediksi...
Amerika Serikat Prediksi Korea Utara Siap Tes Nuklir Bulan Ini
5 Negara Sahabat China,...
5 Negara Sahabat China, 3 di Antaranya Musuh Amerika Serikat
Berita Terkini
Setelah Ribuan Gen Z...
Setelah Ribuan Gen Z Berdemo selama Berminggu-minggu, Menteri Pendidikan India Mundur
1 jam yang lalu
Viral di Media Sosial,...
Viral di Media Sosial, Jet Tempur AS Diduga Jatuh di Iran pada Serangan ke-13
2 jam yang lalu
Siapa Yu Deng dan Hong...
Siapa Yu Deng dan Hong Wang? Matematikawan China yang Memecahkan Masalah Paling Sulit di Dunia
3 jam yang lalu
Selama 30 Tahun, Kakek...
Selama 30 Tahun, Kakek di Singapura Ini Perkosa 11 Gadis, Termasuk Anak, Cucu, hingga Keponakan
4 jam yang lalu
Ini Perceraian Termahal...
Ini Perceraian Termahal Abad Ini! Nilainya Capai Rp11 Triliun
5 jam yang lalu
Houthi dan Arab Saudi...
Houthi dan Arab Saudi Saling Serang, Ini 5 Pemicunya
6 jam yang lalu
Infografis
Kim Jong-un Perintahkan...
Kim Jong-un Perintahkan Angkatan Laut Korut Dipersenjatai Nuklir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved