Abbas Desak Masyarakat Internasional Bantu Akhiri Eskalasi di Gaza
Sabtu, 21 Juli 2018 - 05:59 WIB
Abbas Desak Masyarakat Internasional Bantu Akhiri Eskalasi di Gaza
A
A
A
YERUSALEM - Presiden Palestina Mahmaoud Abbas mendesak komunitas internasional untuk segera campur tangan untuk mengakhiri eskalasi baru antara Israel dan Palestina di Jalur Gaza.
Menurut kantor berita Wafa, Abbas menghimbau kepada negara-negara regional dan internasional untuk membantu menghentikan eskalasi saat ini di Jalur Gaza seperti dikutip dari Sputnik, Sabtu (21/7/2018).Sebelumnya Koordinator Khusus PBB untuk Proses Perdamaian Timur Tengah Nickolay Mladenov mengungkapkan kekhawatiranya dengan eskalasi di Jalur Gaza. Menurutnya, serangan mematikan yang dilakukan Israel bisa memicu perang baru."Semua orang di Gaza perlu untuk mundur dari tepi jurang. Tidak minggu depan. Tidak juga besok. Tepatnya sekarang!" kata Mladenov."Mereka yang ingin memprovokasi warga Palestina dan Israel ke dalam perang lain tidak boleh berhasil," tulisnya di Twitter.
Pada Jumat, Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengumumkan bahwa mereka telah meluncurkan serangan besar-besaran terhadap target militer Hamas di Gaza. Serangan itu sebagai aksi balasan atas serangan terhadap militer Israel di perbatasan pada hari sebelumnya.
Pada hari yang sama, pertahanan udara Israel berhasil mencegat dua dari tiga roket yang ditembakkan militan Hamas.
Eskalasi hari Jumat telah merenggut nyawa setidaknya empat warga Palestina dan satu tentara Israel, menurut laporan terpisah oleh Kementerian Kesehatan Jalur Gaza dan IDF.
Menurut kantor berita Wafa, Abbas menghimbau kepada negara-negara regional dan internasional untuk membantu menghentikan eskalasi saat ini di Jalur Gaza seperti dikutip dari Sputnik, Sabtu (21/7/2018).Sebelumnya Koordinator Khusus PBB untuk Proses Perdamaian Timur Tengah Nickolay Mladenov mengungkapkan kekhawatiranya dengan eskalasi di Jalur Gaza. Menurutnya, serangan mematikan yang dilakukan Israel bisa memicu perang baru."Semua orang di Gaza perlu untuk mundur dari tepi jurang. Tidak minggu depan. Tidak juga besok. Tepatnya sekarang!" kata Mladenov."Mereka yang ingin memprovokasi warga Palestina dan Israel ke dalam perang lain tidak boleh berhasil," tulisnya di Twitter.
Pada Jumat, Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengumumkan bahwa mereka telah meluncurkan serangan besar-besaran terhadap target militer Hamas di Gaza. Serangan itu sebagai aksi balasan atas serangan terhadap militer Israel di perbatasan pada hari sebelumnya.
Pada hari yang sama, pertahanan udara Israel berhasil mencegat dua dari tiga roket yang ditembakkan militan Hamas.
Eskalasi hari Jumat telah merenggut nyawa setidaknya empat warga Palestina dan satu tentara Israel, menurut laporan terpisah oleh Kementerian Kesehatan Jalur Gaza dan IDF.
(ian)