Rusia Takut Rahasia Rudal Hipersoniknya Bocor ke Barat

Jum'at, 20 Juli 2018 - 23:41 WIB
Rusia Takut Rahasia...
Rusia Takut Rahasia Rudal Hipersoniknya Bocor ke Barat
A A A
MOSKOW - Dinas Keamanan Federal Rusia (FSB) menggerebek fasilitas penelitian luar angkasa setelah muncul dugaan rahasia rudal hipersoniknya bocor ke tangan mata-mata Barat.

Badan antariksa Rusia, Roskosmos mengatakan, staf keamanannya bekerja sama dengan petugas FSB dalam menyelidiki sebuah kasus pidana. Menurut harian Rusia, Kommersant, sekitar 10 staf di fasilitas Roskosmos yang disebut TsNIIMash sedang dicurigai. Sedangkan kantor seorang direktur digeledah.

Kommersant melaporkan para tersangka dalam kasus rahasia bisa dituduh dengan pengkhianatan tingkat tinggi.

"Telah ditetapkan bahwa kebocoran itu berasal dari karyawan TsNIIMash," sumber yang dekat dengan penyelidikan FSB mengatakan pada surat kabar itu.

"Banyak kepala akan berguling, dan pasti kasus ini tidak akan berakhir hanya dengan beberapa pemecatan," kata sumber itu seperti dikutip dari BBC, Jumat (20/7/2018).

FSB juga menggeledah kantor di United Rocket and Space Corporation (ORKK) di Moskow.

Kommersant mengatakan sebuah perusahaan negara yang disebut Tactical Missile Arms menangani proyek-proyek hipersonik, tetapi TsNIIMash bekerja sangat erat dengannya.

TsNIIMash adalah anak perusahaan ilmiah terkemuka Roskosmos. Badan itu berada di kota Korolyov, di wilayah Moskow.

Pada Kamis lalu, Kementerian Pertahanan Rusia merilis video dari dua sistem rudal hipersonik baru - yang disebut Kinzhal dan Avangard. Keduanya dapat mengirimkan hulu ledak nuklir.

Rudal hipersonik mempunyai kemampuan terbang lebih dari lima kali kecepatan suara (Mach 5).

Kementerian pertahanan Rusia menyebutnya sebagai rudal berkemampuan nuklir generasi baru. Beberapa diluncurkan oleh pesawat pengebom, yang lain ditunjukkan diluncurkan dari silo atau kendaraan peluncuran seluler.

Tetapi ahli militer Rusia Pavel Felgenhauer mengatakan kepada BBC dia sangat skeptis tentang keefektifan rudal-rudal tersebut dan menganggap video itu sebagai "propaganda". Dia juga menyebut penyelidikan terhadap dugaan mata-mata sebagai sesuatu yang "memalukan secara politis".

Bulan Maret lalu, Presiden Vladimir Putin mengumumkan tentang sistem persenjataan terbaru termasuk rudal Kinzhal, yang dapat mencapai Mach 10 - sekitar 12.000 km / jam (7.456mph) - dengan jangkauan 2.000km.

Kinzhal, yang sudah beroperasi, diluncurkan dari jet MiG-31 atau Tu-22M3. Kantor berita Interfax mengatakan, pasukan MiG yang bersenjata Kinzhal berpatroli di atas Laut Kaspia.
(ian)
Berita Terkait
Para Pemimpin UE Siapkan...
Para Pemimpin UE Siapkan Sanksi Keras ke Rusia
Militer Rusia Kembali...
Militer Rusia Kembali Bombardir Fasilitas Utama di Ukraina
Rudal Rusia Hantam Pasar...
Rudal Rusia Hantam Pasar di Ukraina, 16 Orang Tewas
Pertempuran Sengit di...
Pertempuran Sengit di Mariupol, Pejuang Chechnya bunuh Pasukan Asing
Begini Momen saat Pesawat...
Begini Momen saat Pesawat Canggih Rusia SU-35S Hancurkan Markas Militer Ukraina dengan Rudal
Roket Uragan Rusia Hantam...
Roket Uragan Rusia Hantam Apartemen di Kota Chasiv Yar, 10 Tewas dan Puluhan Lain Tertimbun
Berita Terkini
Zelensky: Rusia Minta...
Zelensky: Rusia Minta Tambahan 30.000 Tentara Korea Utara untuk Perang Melawan Ukraina
7 menit yang lalu
Intelijen AS: Mojtaba...
Intelijen AS: Mojtaba Khamenei Lebih Tertarik Kembangkan Senjata Nuklir daripada Ayahnya
33 menit yang lalu
Sebuah Mobil Tabraki...
Sebuah Mobil Tabraki Kerumunan Pawai LGBTQ, 1 Tewas, 17 Luka
1 jam yang lalu
Trump Batal Serang Iran...
Trump Batal Serang Iran Besar-besaran usai Jenderal AS Peringatkan Krisis Rudal Patriot
1 jam yang lalu
Ketika Demo Partai Kecoa...
Ketika Demo Partai Kecoa Berhasil Memaksa Menteri Pendidikan India Mundur atas Bocornya Soal Ujian
2 jam yang lalu
Mengapa Venezuela Masih...
Mengapa Venezuela Masih Tak Bisa Ambil 31 Ton Emas yang Disimpan di Bank of England?
3 jam yang lalu
Infografis
Curacao, Negara Terkecil...
Curacao, Negara Terkecil yang Lolos ke Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved