Gadis 7 Tahun Diperkosa Picu Kemarahan Publik di India

Minggu, 01 Juli 2018 - 03:36 WIB
Gadis 7 Tahun Diperkosa...
Gadis 7 Tahun Diperkosa Picu Kemarahan Publik di India
A A A
NEW DELHI - Ribuan orang turun ke jalan di India menuntut hukuman mati bagi para penyerang yang memerkosa seorang gadis berusia tujuh tahun. Korban dipikat para pelaku di sekolahnya saat menunggu dijemput oleh orangtuanya.

Dua pria telah ditangkap polisi karena kejahatan yang terjadi di kota Mandsaur tersebut. Sedangkan korban dirawat di rumah sakit, namun kondisinya sudah mulai pulih.

Pejabat polisi di distrik Mandsaur, Manoj Singh, mengatakan korban ditemukan petugas polisi di sebuah semak-semaka dalam kondisi tak sadarkan diri.

Kedua pria yang jadi tersangka kini telah ditahan. "Investigasi kami hampir selesai," kata Singh, yang dikutip Reuters, Minggu (1/7/2018).

"Kami sedang menunggu para dokter untuk mengizinkan kami berbicara dengan korban. Kami hanya ingin mengonfirmasi beberapa hal dengannya dan kemudian kami akan menyerahkan laporan akhir di pengadilan," ujar Singh.

Singh mengatakan ribuan orang menggelar unjuk rasa di sekitar delapan kota di wilayah itu. Mereka menuntut hukuman mati bagi para tersangka.

Shivraj Chauhan, menteri kepala negara Madhya Pradesh, wilayah yang mencakup Mandsaur, juga menuntut hukuman mati bagi mereka yang dinyatakan bersalah.

Pemerintah Perdana Menteri Narendra Modi telah memberlakukan hukuman mati bagi pemerkosa gadis di bawah usia 12 tahun. Pemerintah juga meningkatkan hukuman minimum bagi para pemerkosa yang korbannya di bawah usia 16 tahun.

Hukuman keras itu diberlakukan setelah pemerkosaan terhadap seorang gadis delapan tahun dan seorang wanita muda di dua negara bagian yang diperintah oleh partai pimpinan Modi pada awal tahun ini. Dua kasus itu telah menuai protes publik.

Ada 40.000 kasus pemerkosaan yang dilaporkan di India pada tahun 2016 dan 40 persen korbannya adalah anak-anak. Nyaris setiap hari surat kabar di negara itu memuat kisah-kisah baru kekerasan seksual terhadap perempuan.
(mas)
Berita Terkait
Banjir Lumpur Kubur...
Banjir Lumpur Kubur Truk di Sikkim India, 100 Warga Hilang
Banjir Terjang India,...
Banjir Terjang India, Lebih dari 60 Orang Tewas
PM India Narendra Modi...
PM India Narendra Modi Sampaikan Pidato Kenegaraan di DPR RI
Ritual Magh Mela, Pemandian...
Ritual Magh Mela, Pemandian Suci untuk Penebusan Dosa Bagi Umat Hindu di India
Jelang Hari Republik,...
Jelang Hari Republik, Tentara India Gelar Latihan Parade di New Delhi
Bukan Pesawat AS atau...
Bukan Pesawat AS atau Rusia, India Akhirnya Setujui Pembelian Jet Tempur Senilai Rp123 Triliun
Berita Terkini
2 Hari Tanpa Serangan...
2 Hari Tanpa Serangan AS, Iran: Strategi Kami Adalah Pembalasan
13 menit yang lalu
Teror Israel di Tepi...
Teror Israel di Tepi Barat Makin Mencekam, Mesir dan Spanyol Marah Besar!
1 jam yang lalu
Meski Wilayahnya Dicaplok...
Meski Wilayahnya Dicaplok Zionis, Presiden Suriah Tidak Tertarik Perang Melawan Israel
1 jam yang lalu
Drone Kamikaze Rusia...
Drone Kamikaze Rusia Hujani Kapal dan Pelabuhan Ukraina
3 jam yang lalu
70% Warga Negara di...
70% Warga Negara di Eropa Ini Tidak Percaya Militernya Mampu Melindungi Wilayahnya
4 jam yang lalu
Pemukim Israel Bakar...
Pemukim Israel Bakar 2 Masjid Bersejarah di Tepi Barat, Hamas: Lanjutkan Jalan Perlawanan
5 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved