Jelang KTT NATO, Trump Kirim Surat Peringatan ke Pemimpin Eropa

Sabtu, 30 Juni 2018 - 14:01 WIB
Jelang KTT NATO, Trump...
Jelang KTT NATO, Trump Kirim Surat Peringatan ke Pemimpin Eropa
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump telah menegaskan permintaannya kembali agar sekutu NATO-nya meningkatkan belaja militer sehingga mengurangi beban negara adidaya itu. Permintaan itu tertuang dalam surat yang dikirim ke para pemimpin Eropa jelang KTT NATO mendatang di Brussels.

"Jerman harus mengeluarkan lebih banyak uang. Spanyol, Prancis. Tidak adil apa yang telah mereka lakukan terhadap Amerika Serikat," kata Trump seperti dikutip dari Sputnik, Sabtu (30/6/2018).

Berlin, pada bagiannya, percaya bahwa itu sepenuhnya di jalur untuk memenuhi kewajiban belanja pertahannya.

Setelah bertemu dengan mitranya dari AS, James Mattis, pekan lalu, Menteri Pertahanan Jerman Ursula von der Leyen mengatakan bahwa Washington puas dengan proyeksi pembelanjaan pertahanan Jerman yang diproyeksikan.

Sementara Perdana Menteri Belgia Charles Michel mengatakan negaranya telah menghentikan penurunan sistematis dalam pembelanjaan pertahanan dan mengambil bagian dalam banyak operasi militer.

"Saya tidak begitu terkesan dengan surat jenis ini," kata Michel kepada wartawan di sela-sela pertemuan puncak Uni Eropa di Brussels.

Dengan KTT NATO yang kurang dari dua minggu lagi, surat-surat pribadi yang dikirim oleh Presiden Trump kepada para pemimpin Jerman, Italia, Spanyol, Portugal, Luksemburg, Norwegia dan Belanda dapat memperburuk ketegangan yang ada antara AS dan sekutu Eropanya. Hubungan keduanya sendiri sudah tegang setelah KTT G7 baru-baru ini di Kanada.

Presiden Trump telah berulang kali mengkritik sekutu NATO-nya karena tidak melakukan hal yang cukup untuk memenuhi komitmen mereka guna membelanjakan dua persen dari PDB nasional mereka untuk pertahanan pada tahun 2024.

Sekutu Eropa AS telah merampingkan pengeluaran pertahanan mereka dalam menanggapi tuntutan Washington.

Selain komitmen pengeluaran dua persen, mereka juga membuat kemajuan pada kesepakatan untuk menghabiskan setidaknya 20 persen dari pengeluaran pertahanan tahunan pada peralatan baru yang besar pada tahun 2024.
(ian)
Berita Terkait
DPR Amerika Serikat...
DPR Amerika Serikat Kembali Makzulkan Presiden Donald Trump
Donald Trump Kampanye...
Donald Trump Kampanye Pilpres Tanpa Kenakan Masker
Amerika Serikat Darurat...
Amerika Serikat Darurat Ekonomi, Berdampak ke Indonesia?
Bolton: Demi Pilpres,...
Bolton: Demi Pilpres, Trump Mungkin Keluarkan AS dari NATO
Pendukung Donald Trump...
Pendukung Donald Trump Kembali Berunjuk Rasa di Arizona
Donald Trump Tinggalkan...
Donald Trump Tinggalkan Gedung Putih
Berita Terkini
Setelah Ribuan Gen Z...
Setelah Ribuan Gen Z Berdemo selama Berminggu-minggu, Menteri Pendidikan India Mundur
44 menit yang lalu
Viral di Media Sosial,...
Viral di Media Sosial, Jet Tempur AS Diduga Jatuh di Iran pada Serangan ke-13
1 jam yang lalu
Siapa Yu Deng dan Hong...
Siapa Yu Deng dan Hong Wang? Matematikawan China yang Memecahkan Masalah Paling Sulit di Dunia
2 jam yang lalu
Selama 30 Tahun, Kakek...
Selama 30 Tahun, Kakek di Singapura Ini Perkosa 11 Gadis, Termasuk Anak, Cucu, hingga Keponakan
3 jam yang lalu
Ini Perceraian Termahal...
Ini Perceraian Termahal Abad Ini! Nilainya Capai Rp11 Triliun
4 jam yang lalu
Houthi dan Arab Saudi...
Houthi dan Arab Saudi Saling Serang, Ini 5 Pemicunya
5 jam yang lalu
Infografis
Parade Kemenangan PD...
Parade Kemenangan PD II, Putin Kirim Peringatan Hari Kiamat ke Barat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved