Pisahkan Keluarga Migran, Hizbullah Sebut Trump Monster

Sabtu, 30 Juni 2018 - 11:48 WIB
Pisahkan Keluarga Migran,...
Pisahkan Keluarga Migran, Hizbullah Sebut Trump Monster
A A A
BEIRUT - Pemimpin kelompok militan Lebanon Hizbullah menyebut Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump sebagai monster liar. Ini tidak terlepas dari kebijakannya memisahkan anak-anak migran dari orang tua mereka yang tertangkap masuk secara ilegal ke AS.

Sheikh Hassan Nasrallah mengatakan dalam pidato yang disiarkan televisi bahwa kebijakan itu menunjukkan "citra nyata" Trump.

Lebih dari 2.300 anak telah dipisahkan dari orang tua mereka dalam beberapa minggu terakhir saat mereka berusaha memasuki AS secara ilegal. Beberapa ditempatkan di tempat penampungan yang dikontrak pemerintah ratusan mil jauhnya dari orang tua mereka.

“Bukankah gambaran anak-anak imigran yang terpisah dari ayah dan ibu mereka dan ditempatkan di tempat-tempat terpencil dengan jelas mengekspresikan kebrutalan Presiden Trump dan pemerintahannya?” kata Nasrallah.

"Seandainya orang bisa melihat citra nyata Trump, dia akan muncul sebagai monster liar," tambahnya seperti dikutip dari AP, Sabtu (30/6/2018).

Kebijakan nol toleransi imigrasi yang dilakukan oleh Presiden Donald Trump menuai kritikan baik dari dalam maupun luar negeri. Kebijakan itu telah mendorong kekacauan kolateral di hampir setiap level.

Di bawah kebijakan Trump, pihak berwenang bisa mendakwa imigran yang tertangkap menyeberangi perbatasan AS-Meksiko secara ilegal. Sementara orang dewasa di penjara, anak-anak mereka dikirim ke tempat penampungan pemerintah.
(ian)
Berita Terkait
DPR Amerika Serikat...
DPR Amerika Serikat Kembali Makzulkan Presiden Donald Trump
Donald Trump Kampanye...
Donald Trump Kampanye Pilpres Tanpa Kenakan Masker
Amerika Serikat Darurat...
Amerika Serikat Darurat Ekonomi, Berdampak ke Indonesia?
Pendukung Donald Trump...
Pendukung Donald Trump Kembali Berunjuk Rasa di Arizona
Donald Trump Tinggalkan...
Donald Trump Tinggalkan Gedung Putih
Tak Jadi Ditahan, Usai...
Tak Jadi Ditahan, Usai Diperiksa Donal Trump Kembali ke Florida
Berita Terkini
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
5 jam yang lalu
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
9 jam yang lalu
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
10 jam yang lalu
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
11 jam yang lalu
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
12 jam yang lalu
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
13 jam yang lalu
Infografis
Saat Sekutu Berhenti...
Saat Sekutu Berhenti Menuruti Donald Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved