RI Lawatan Pertama Mahathir

Jum'at, 29 Juni 2018 - 12:37 WIB
RI Lawatan Pertama Mahathir
RI Lawatan Pertama Mahathir
A A A
KUALA LUMPUR - Indonesia menjadi negara pertama yang dikunjungi Perdana Menteri (PM) Malaysia Mahathir Mohamad sejak dia dilantik pada 10 Mei lalu. Mahathir tiba di Jakarta kemarin disambut langsung oleh Presiden Joko Widodo.

Di balik kunjungan ini Mahathir menunjukkan pentingnya posisi Indonesia bagi pemerintahan baru Malaysia. Mahathir berkunjung ke Indonesia bersama istrinya, Siti Hasmah Mohd Ali, dan para peja bat dari Kantor Perdana Menteri (PM) dan Kementerian Luar Negeri (Kemlu). ”Selama kunjungan, Perdana Menteri akan berte mu Yang Mulia Joko Widodo, Presiden Republik Indonesia, dan akan diikuti makan siang yang diselenggarakan presiden,” ungkap pernyataan Kemlu Malaysia. PM Mahathir juga dijadwalkan bertemu komunitas warga Malaysia di Jakarta.

”Kunjungan ini akan memberikan landasan bagi kedua pemimpin untuk lebih memperkuat hu bu ngan bilateral dan kerja sama kedua negara. Ini juga akan me mungkinkan Malaysia mendorong kebijakan ter baru pemerintah dan ter uta ma pada isu yang saling meng untungkan,” papar penjelasan Kemlu Malaysia. Mahathir dan Presiden RI Joko Widodo juga akan saling bertukar pandangan tentang masalah regional dan global yang menjadi kepentingan bersama kedua negara. Indonesia merupakan salah satu mitra terdekat dan tetangga penting bagi Malaysia. Kedua negara memiliki hubungan perdagangan yang kuat.

Pada 2017, total nilai perdagang an bilate ral tercatat sebesar 72,63 mi liar ringgit Malaysia atau me ningkat 22% dibandingkan 2016. Besarnya total per da gangan itu membuat Malaysia sebagai mitra dagang terbesar ke-7 secara global dan mitra da - gang terbesar ketiga di antara negara-negara anggota Asosiasi Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) setelah Singa pura dan Thailand. Lawatan Mahathir ke Indonesia ini dilakukan saat pemerintahannya menyelidiki berbagai kasus korupsi yang me li lit mantan PM Malaysia Najib Razak. Yang terbaru, Ke po li sian Ma laysia mengumumkan total aset yang disita dari pro perti keluarga Najib mencapai hampir USD275 juta (Rp3,9 triliun).

Aset yang disita itu berupa perhiasan, tastangan, arloji, dan barang-barang lain serta uang tunai terkait Najib. Kepolisian akan segera menginterogasi Najib dan istrinya terkait harta si taan tersebut. Otoritas menye lidiki Najib sebagai bagian dari investigasi skandal korupsi di lembaga ne ga ra 1Malaysia Development Berhad (1MDB) yang di dirikan Najib.
(don)
Berita Terkait
Berlakukan Lockdown,...
Berlakukan Lockdown, Begini Kondisi Terkini Malaysia
Perayaan HUT Malaysia...
Perayaan HUT Malaysia ke-65
Penampakan Banjir Parah...
Penampakan Banjir Parah yang Merendam Apartemen dan Rumah di Selangor Malaysia
Anwar Ibrahim, Dilantik...
Anwar Ibrahim, Dilantik sebagai Perdana Menteri Malaysia
Polri Cek Akun Penghina...
Polri Cek Akun Penghina Raja Malaysia
Malaysia Umumkan Pembubaran...
Malaysia Umumkan Pembubaran Parlemen, Gelar Pemilu Lebih Cepat
Berita Terkini
Pemimpin Hizbullah Kecam...
Pemimpin Hizbullah Kecam Negosiasi Lebanon-Israel, Dianggap Tidak Tahu Malu
7 jam yang lalu
Jerman Gagal Peroleh...
Jerman Gagal Peroleh Kursi di Dewan Keamanan PBB untuk Pertama Kali
8 jam yang lalu
Lebih dari 9.500 Orang...
Lebih dari 9.500 Orang Hilang di Gaza sejak Awal Perang
9 jam yang lalu
Raja Langit Sesungguhnya:...
Raja Langit Sesungguhnya: 5 Helikopter Tempur Paling Mematikan Berdasarkan Rekam Jejak Perang
10 jam yang lalu
Presiden Lebanon Aoun...
Presiden Lebanon Aoun Peringatkan Kesepakatan Gencatan Senjata sebagai Kesempatan Terakhir
11 jam yang lalu
Drone Hizbullah Hantam...
Drone Hizbullah Hantam Kendaraan Kepala Komando Utara IDF di Lebanon Selatan
12 jam yang lalu
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved