Netanyahu Sebut Tuduhan Korupsi Istrinya Tidak Masuk Akal
Sabtu, 23 Juni 2018 - 15:45 WIB
Netanyahu Sebut Tuduhan Korupsi Istrinya Tidak Masuk Akal
A
A
A
TEL AVIV - Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, angkat bicara soal tuduhan korupsi terhadap istrinya. Menurut Netanyahu tuduhan tersebut tidak masuk akal dan mengatakan hal itu didasarkan pada keputusan administratif ilegal.
"Absurditas minggu ini mencapai rekor baru," kata Netanyahu dalam video berbahasa Ibrani di akun Facebooknya.
"Untuk pertama kalinya dalam sejarah, istri seorang pemimpin dituduh karena makanan, yang beberapa di antaranya disajikan kepada tamu resmi dan bahkan kepala negara," jelasnya.
"Hal yang paling tidak masuk akal tentang dakwaan itu adalah bahwa hal itu didasarkan pada keputusan administratif ilegal yang tidak disetujui oleh komite keuangan Knesset (parlemen)," cetus Netanyahu seperti dikutip dari AFP, Sabtu (23/6/2018).
Pada hari Kamis, jaksa distrik Yerusalem mengajukan tuntutan terhadap Sara Netanyahu. Jaksa menuduhnya telah melakukan penipuan dan pelanggaran kepercayaan setelah penyelidikan yang panjang atas tuduhan bahwa dia menyalahgunakan dana negara untuk meminta pengiriman makanan seharga USD100.000.Baca: Istri Netanyahu Resmi Jadi Tersangka Kasus Korupsi Kementerian Kehakiman mengatakan Sara Netanyahu dituduh telah berbohong dengan menyatakan tidak ada juru masak di kediaman resmi perdana menteri dan memesan ratusan makanan dari katering luar dengan biaya publik.
Dari 2010 hingga 2013 Sara, keluarga dan tamunya menerima ratusan makanan siap saji dengan cara menipu senilai 359.000 shekel ($ 99.700), bunyi surat dakwaan.
Istri Netanyahu, yang berusia 60 tahun pada November mendatang, telah membantah melakukan kesalahan tersebut. Pengacaranya telah menolak tuduhan itu dan menganggapnya sebagai "delusional".
Sidang, yang bisa berjalan selama berbulan-bulan, akan diadakan di pengadilan Yerusalem, dengan jaksa meminta panel tiga hakim karena "kepekaan publik" dari kasus ini.
Skandal hukum Sara Netanyahu datang ketika sang suami berada di bawah pengawasan karena dicurigai melakukan serangkaian pelanggaran korupsi.
"Absurditas minggu ini mencapai rekor baru," kata Netanyahu dalam video berbahasa Ibrani di akun Facebooknya.
"Untuk pertama kalinya dalam sejarah, istri seorang pemimpin dituduh karena makanan, yang beberapa di antaranya disajikan kepada tamu resmi dan bahkan kepala negara," jelasnya.
"Hal yang paling tidak masuk akal tentang dakwaan itu adalah bahwa hal itu didasarkan pada keputusan administratif ilegal yang tidak disetujui oleh komite keuangan Knesset (parlemen)," cetus Netanyahu seperti dikutip dari AFP, Sabtu (23/6/2018).
Pada hari Kamis, jaksa distrik Yerusalem mengajukan tuntutan terhadap Sara Netanyahu. Jaksa menuduhnya telah melakukan penipuan dan pelanggaran kepercayaan setelah penyelidikan yang panjang atas tuduhan bahwa dia menyalahgunakan dana negara untuk meminta pengiriman makanan seharga USD100.000.Baca: Istri Netanyahu Resmi Jadi Tersangka Kasus Korupsi Kementerian Kehakiman mengatakan Sara Netanyahu dituduh telah berbohong dengan menyatakan tidak ada juru masak di kediaman resmi perdana menteri dan memesan ratusan makanan dari katering luar dengan biaya publik.
Dari 2010 hingga 2013 Sara, keluarga dan tamunya menerima ratusan makanan siap saji dengan cara menipu senilai 359.000 shekel ($ 99.700), bunyi surat dakwaan.
Istri Netanyahu, yang berusia 60 tahun pada November mendatang, telah membantah melakukan kesalahan tersebut. Pengacaranya telah menolak tuduhan itu dan menganggapnya sebagai "delusional".
Sidang, yang bisa berjalan selama berbulan-bulan, akan diadakan di pengadilan Yerusalem, dengan jaksa meminta panel tiga hakim karena "kepekaan publik" dari kasus ini.
Skandal hukum Sara Netanyahu datang ketika sang suami berada di bawah pengawasan karena dicurigai melakukan serangkaian pelanggaran korupsi.
(ian)