Usai Gelar Aksi, Aktivis Perempuan India Diculik dan Diperkosa

Jum'at, 22 Juni 2018 - 21:40 WIB
Usai Gelar Aksi, Aktivis...
Usai Gelar Aksi, Aktivis Perempuan India Diculik dan Diperkosa
A A A
NEW DELHI - Lima aktivis anti perdagangan manusia India diperkosa di bawah todongan senjata. Insiden di negara bagian Jharkhand timur itu terjadi setelah para aktivis menggelar aksi teatrikal.

Menurut pejabat senior polisi, AV Homkar, setelah melakukan aksi para aktivis bergerak menuju sebuah sekolah.

"Di waktu yang bersamaan, beberapa orang bersenjata mencapai sekolah. Mereka menculik lima gadis dari kelompok itu dan membawanya ke hutan serta memperkosa mereka," tuturnya seperti dikutip dari BBC, Jumat (22/6/2018).

Ia mengatakan pihaknya sedang menyelidiki insiden itu tetapi belum melakukan penangkapan. "Kami telah membentuk tiga tim polisi untuk menginterogasi beberapa orang," ujarnya.

Seorang pejabat polisi lain mengatakan bahwa kelima wanita itu sekarang sudah berada di tempat yang aman di bawah perlindungan polisi. Mereka tengah menunggu hasil tes medis.

Para pejabat percaya bahwa pelaku bisa jadi pendukung kelompok yang sangat memusuhi "orang luar" yang memasuki wilayah tersebut. Kelompok itu, yang mendapat dukungan populer di antara penduduk suku di kabupaten itu, bahkan telah memasang tanda peringatan kepada pengunjung tentang memasuki daerah itu.Para korban diketahui bekerja untuk organisasi non-pemerintah (LSM) guna meningkatkan kesadaran tentang perdagangan manusia di distrik terpencil Khunti.
Sekitar 40.000 kasus perkosaan dilaporkan di India pada tahun 2016. Meski begitu banyak dari kasus tersebut tidak dilaporkan karena stigma yang melekat pada korban pemerkosaan dan pelecehan seksual.

Penyelidikan kekerasan seksual di India telah berkembang sejak pemerkosaan dan pembunuhan seorang mahasiswa di sebuah bus Delhi pada tahun 2012. Insiden terbaru ini datang karena negara terus berontak dari serangkaian serangan baru-baru ini.

Kasus yang mengejutkan dari pemerkosaan anak-anak di Kashmir menjadi berita utama internasional pada bulan April lalu.

Jharkhand juga menjadi sorotan baru-baru ini setelah tiga gadis remaja diperkosa dan dibakar dalam insiden terpisah pada bulan Mei.
(ian)
Berita Terkait
Banjir Lumpur Kubur...
Banjir Lumpur Kubur Truk di Sikkim India, 100 Warga Hilang
Banjir Terjang India,...
Banjir Terjang India, Lebih dari 60 Orang Tewas
PM India Narendra Modi...
PM India Narendra Modi Sampaikan Pidato Kenegaraan di DPR RI
Ritual Magh Mela, Pemandian...
Ritual Magh Mela, Pemandian Suci untuk Penebusan Dosa Bagi Umat Hindu di India
Jelang Hari Republik,...
Jelang Hari Republik, Tentara India Gelar Latihan Parade di New Delhi
Bukan Pesawat AS atau...
Bukan Pesawat AS atau Rusia, India Akhirnya Setujui Pembelian Jet Tempur Senilai Rp123 Triliun
Berita Terkini
Trump Geram pada Netanyahu...
Trump Geram pada Netanyahu karena Kritik Rencana AS Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
41 menit yang lalu
Iran Gempur Pusat Komando...
Iran Gempur Pusat Komando AS di Suriah, Hancurkan Radar dan Helikopter
1 jam yang lalu
Presiden Israel Ingin...
Presiden Israel Ingin Berdamai dengan Arab Saudi: Saya Menghormati Mohammed bin Salman
1 jam yang lalu
Israel Marah atas Runtuhnya...
Israel Marah atas Runtuhnya Dukungan AS, Padahal Sudah Bayar Buzzer Rp26,8 Miliar Per Bulan
1 jam yang lalu
Balas AS, Iran Ancam...
Balas AS, Iran Ancam Serang Habis-habisan Infrastruktur Regional
4 jam yang lalu
Trump Tuduh China Ikut...
Trump Tuduh China Ikut Campur Pemilu AS: Kompromi Data Terbesar dalam Sejarah!
5 jam yang lalu
Infografis
Perburuan Sepatu Emas...
Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Messi Dihantui Haaland dan Mbappe!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved