Mantan Manajer Kampanye Trump Masuk Penjara

Sabtu, 16 Juni 2018 - 16:14 WIB
Mantan Manajer Kampanye...
Mantan Manajer Kampanye Trump Masuk Penjara
A A A
WASHINGTON - Manajer kampanye pemilu Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, Paul Manafort, dijebloskan ke penjara sambil menunggu persidangan. Manafort didakwa atas tuduhan menyuap saksi.

Manfort dalah sasaran penyelidikan penasihat khusus Robert Mueller tentang peran Rusia dalam pemilu 2016. Ia didakwa dengan sebagian besar tuduhan terkait keuangan, termasuk bersekongkol untuk mencuci uang dan penipuan.

Mueller minggu lalu menuduhnya dengan menyuap saksi terkait kasus ini. Manafort mengaku tidak bersalah atas tuduhan itu tetapi Hakim Distrik di Washington Amy Berman Jackson mencabut jaminannya, mengirimnya ke penjara.

"Saya tidak punya hasrat terkait hal ini. Tapi pada akhirnya, saya tidak bisa menutup mata," katanya.

"Anda telah menyalahgunakan kepercayaan yang diberikan pada Anda," imbuhnya seperti dikutip dari Reuters, Sabtu (16/6/2018).

Juru bicara Manafort tidak menanggapi permintaan untuk mengomentari keputusan tersebut.Sementara Presiden AS, Donald Trump, mengatakan tidak adil mengirim Manafort ke penjara.

"Wow, kalimat yang sulit untuk Paul Manafort," tulis Trump di Twitter meskipun Manafort belum dijatuhi hukuman - dia belum divonis bersalah atas tuduhan apa pun.

"Tidak tahu Manafort adalah pemimpin mafia," tulis Trump. "Sangat tidak adil!"
Manafort akan diadili di Washington pada bulan September mendatang dan menghadapi sidang lain atas tuduhan terkait di Virginia pada bulan Juli.

Tuduhan terhadapnya di Washington termasuk gagal untuk mendaftar sebagai agen asing untuk pemerintah Ukraina pro-Rusia di bawah mantan Presiden Viktor Yanukovych.

Beberapa jam setelah jaminan Manafort, kantor Mueller mengatakan kepada pengadilan bahwa akan memperkenalkan bukti di persidangan bahwa Manafort berusaha untuk menghindari hukum pengadaan publik Ukraina dengan menutupi pembayaran ke sebuah firma hukum AS yang menulis sebuah laporan yang bertujuan mendiskreditkan saingan Yanukovych.
(ian)
Berita Terkait
DPR Amerika Serikat...
DPR Amerika Serikat Kembali Makzulkan Presiden Donald Trump
Donald Trump Kampanye...
Donald Trump Kampanye Pilpres Tanpa Kenakan Masker
Amerika Serikat Darurat...
Amerika Serikat Darurat Ekonomi, Berdampak ke Indonesia?
Pendukung Donald Trump...
Pendukung Donald Trump Kembali Berunjuk Rasa di Arizona
Donald Trump Tinggalkan...
Donald Trump Tinggalkan Gedung Putih
Tak Jadi Ditahan, Usai...
Tak Jadi Ditahan, Usai Diperiksa Donal Trump Kembali ke Florida
Berita Terkini
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
58 menit yang lalu
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
1 jam yang lalu
Malaysia Tak Takut Ancaman...
Malaysia Tak Takut Ancaman AS, PM Anwar Ibrahim Tetap Akan Usir Seluruh Warga Israel
2 jam yang lalu
Viral, Beruang Besar...
Viral, Beruang Besar Ini Nangkring di Atas Tiang Listrik
3 jam yang lalu
Uang Senilai Rp185 Miliar...
Uang Senilai Rp185 Miliar dan 40 Kg Emas Disita, Lagi-lagi Terkait Korupsi Wakil Menteri
3 jam yang lalu
Daftar Teroris Indonesia...
Daftar Teroris Indonesia yang Pernah Diburu Interpol, Nomor 1 Buron Internasional Bertahun-tahun
4 jam yang lalu
Infografis
34 PTS yang Masuk THE...
34 PTS yang Masuk THE Sustainability Impact Ratings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved