Lagi, Puluhan Warga Palestina Terluka Akibat Tembakan Tentara Israel

Sabtu, 26 Mei 2018 - 05:35 WIB
Lagi, Puluhan Warga...
Lagi, Puluhan Warga Palestina Terluka Akibat Tembakan Tentara Israel
A A A
GAZA - Puluhan warga Palestina yang berdemonstrasi di perbatasan Gaza terluka oleh tembakan dan gas air mata tentara Israel pada Jumat kemarin. Hari Jumat kemarin adalah putaran terakhir aksi protes the March of Return dan diikuti oleh ribuan warga Palestina.

Unjuk rasa March of Return diluncurkan pada 30 Maret untuk menuntut hak kembali bagi para pengungsi Palestina dan keturunan mereka ke tanah keluarga atau rumah-rumah yang hilang ke Israel selama pendiriannya dalam perang 1948.

Protes di sepanjang perbatasan itu mencapai puncaknya pada tanggal 14 Mei ketika sumber-sumber medis Gaza mengatakan setidaknya 60 orang Palestina tewas oleh tembakan Israel. Kerusuhan telah mereda tetapi masih ada gejolak sporadis.

"Sejak protes perbatasan dimulai, 113 orang Palestina telah tewas oleh tembakan Israel," kata para pejabat medis Gaza seperti dikutip dari Reuters, Sabtu (26/5/2018).

Sebagian besar peserta aksi pada Jumat kemarin menjaga jarak dan tetap berada sekitar 800 meter dari pagar perbatasan. Meski begitu, puluhan pemuda bergerak maju sekitar 300 meter dan membakar ban. Di sebelah timur kota Gaza, beberapa pemuda datang ke pagar dan mencoba untuk "menjebolnya."

Pasukan Israel kemudian menembakkan gas air mata dan melepaskan. Para tentara juga menembaki layang-layang dengan ekor yang menyala untuk mencoba menjatuhkan mereka sebelum mereka mendarat di tanah pertanian Israel dan membakar tanaman.

Para pejabat kementerian kesehatan Gaza mengatakan, sedikitnya 109 pengunjuk rasa terluka. Dokter mengatakan setidaknya 10 orang terluka oleh amunisi hidup.

Pemimpin Hamas Ismail Haniyeh dan pemimpin kelompok Gaza itu, Yehya Al-Sinwar, bergabung dengan perkemahan aksi protes yang terpisah dan meningkatkan sorak-sorai dari kerumunan yang berkumpul.

“Aksi Marches of Return belum berakhir. Mereka mungkin lebih kecil tetapi kami melanjutkan,” kata Ali, seorang peserta yang menutupi wajahnya dengan kaosnya di sebuah protes di timur Khan Younis di Jalur Gaza selatan.

Para pengunjuk rasa bubar saat senja turun untuk bersiap-siap berbuka setelah berpuasa pada siang harinya selama bulan suci Ramadhan.

Gaza telah dikendalikan sejak 2007 oleh kelompok Islam Hamas. Israel dan Mesir, dengan alasan masalah keamanan, mempertahankan blokade de facto atas Gaza, yang telah mengurangi ekonominya ke keadaan kolaps.

Israel telah menyalahkan Hamas karena memprovokasi aksi kekerasan.

“Mereka mendorong warga sipil - wanita, anak-anak - ke garis tembak dengan tujuan untuk mendapatkan korban. Kami mencoba meminimalkan korban. Mereka mencoba mendatangkan korban untuk menekan Israel, yang mengerikan,” kata Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu kepada CBS News minggu lalu.

Salah al-Bardaweel, seorang pejabat Hamas di Gaza, mengatakan kepada saluran televisi Palestina bahwa mayoritas dari mereka yang tewas pada 14 Mei adalah anggota Hamas.

Baca: Hamas Akui 50 Anggotanya Tewas dalam Bentrokan Berdarah di Gaza
(ian)
Berita Terkait
Serangan Israel Hantam...
Serangan Israel Hantam Masjid di Kota Rafah, Gaza Selatan, 5 Tewas
Serangan Israel Tewaskan...
Serangan Israel Tewaskan 221 Warga Palestina
Respon PBNU Usai 5 Nahdliyin...
Respon PBNU Usai 5 Nahdliyin Temui Presiden Israel, Singgung Pemecatan
60 Warga Palestina yang...
60 Warga Palestina yang Ditahan Israel Mengaku Disiksa
Gempuran Udara Israel...
Gempuran Udara Israel Tewaskan Ribuan Unggas di Jalur Gaza
3 Senjata Israel yang...
3 Senjata Israel yang Dipakai Membunuh Rakyat Palestina
Berita Terkini
Iran Kecam Perlakuan...
Iran Kecam Perlakuan Buruk AS di Piala Dunia: Tim yang Paling Ditindas
38 menit yang lalu
Media Asing Soroti Aksi...
Media Asing Soroti Aksi Demo Mahasiswa terhadap Kebijakan Pemerintah Indonesia
1 jam yang lalu
Kapal Fregat Rusia Lepaskan...
Kapal Fregat Rusia Lepaskan Tembakan Peringatan di Selat Inggris
1 jam yang lalu
Iran dan Oman Tegaskan...
Iran dan Oman Tegaskan Komitmen Navigasi Maritim Aman melalui Selat Hormuz setelah Kesepakatan dengan AS
2 jam yang lalu
Trump Ungkap Selat Hormuz...
Trump Ungkap Selat Hormuz akan Dibuka Kembali Sepenuhnya pada Hari Jumat Secara Permanen
2 jam yang lalu
Kenapa Perdamaian Iran...
Kenapa Perdamaian Iran Tak Semudah Membalikkan Telapak Tangan?
7 jam yang lalu
Infografis
Negara NATO yang Halangi...
Negara NATO yang Halangi Kemenangan Israel dari Palestina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved