Najib Razak: Saya Akan Istirahat, Saya Minta Maaf....

Sabtu, 12 Mei 2018 - 08:29 WIB
Najib Razak: Saya Akan...
Najib Razak: Saya Akan Istirahat, Saya Minta Maaf....
A A A
KUALA LUMPUR - Mantan Perdana Menteri (PM) Najib Razak akhirnya berkomentar setelah dikalahkan Mahathir Mohamad dalam pemilu Malaysia Rabu lalu. Dia mengaku akan istirahat sejenak menghabiskan waktu bersama keluarganya.

Najib juga menyampaikan permintaan maaf kepada rakyat Malaysia untuk semua kesalahan saat dia memimpin negara tersebut. Pernyataan Najib ini diunggah di halaman Facebook-nya, Sabtu (12/5/2018).

Berikut unggahan lengkap pernyataan mantan PM Malaysia ini;

Setelah lebih dari empat dekade dalam politik dan kampanye pemilihan terbaru, yang sangat disayangkan dan mungkin yang paling intens dalam sejarah Malaysia, saya akan mengambil istirahat sejanak untuk menghabiskan waktu dengan keluarga saya yang saya belum melihat cukup dalam beberapa tahun terakhir.

Rekan-rekan Barisan Nasional saya dan saya berkomitmen untuk menghormati kehendak rakyat dan memfasilitasi transfer kekuasaan yang lancar. Kepentingan terbaik Malaysia dan rakyatnya akan selalu menjadi prioritas pertama saya dan saya berniat untuk terus melayani mereka dalam kapasitas apapun yang saya bisa.

Saya berdoa bahwa setelah periode divisive (memecah belah) ini, negara akan bersatu. Saya minta maaf atas segala kekurangan dan kesalahan, dan saya berterima kasih kepada Anda, orang-orang, untuk kesempatan memimpin negara besar kita.

Telah menjadi kehormatan seumur hidup saya untuk melayani Anda dan Malaysia.

Baca: Masuk Daftar Hitam Imigrasi, Najib Dilaporkan Terbang ke Jakarta

Pernyataan Najib muncul tak lama setelah beredar jadwal penerbangan dirinya dan sang istri ke Jakarta. Anehnya, media Malaysia melaporkan bahwa mantan pemimpin Malaysia yang tersandung kasus dugaan korupsi di lembaga keuangan negara 1Malaysia Development Berhad (1MDB) ini masuk daftar hitam Departemen Imigrasi setempat.

Najib dan istrinya masuk dalam manifes penerbangan jet pribadi dari Bandara Subang ke Bandara Internasional Halim Perdanakusuma di Jakarta pada pukul 10.00 pagi hari ini.

Pasangan itu akan melakukan perjalanan menggunakan jet pribadi yang dioperasikan oleh Premiair. Premiair adalah perusahaan milik Peter Sondakh, yang juga bos PT Rajawali Corp.

Beredarnya manifes penerbangan itu memicu spekulasi bahwa mantan PM Malaysia ini akan melarikan diri dari negaranya. Namun, spekulasi itu ditepis sumber yang dekat dengan Najib.

"Dia ingin istirahat dan dia akan pergi selama dua hari. Dia akan kembali," kata sumber tersebut.

"Setiap orang memiliki jadwal penerbangan. Jadi mereka bisa pergi dan periksa apakah dia melarikan diri dengan kantong uang dan barang-barang (atau tidak). Tidak ada hal seperti itu (seperti melarikan diri)," lanjut dia, seperti dikutip Malaysia Kini.
(mas)
Berita Terkait
Berlakukan Lockdown,...
Berlakukan Lockdown, Begini Kondisi Terkini Malaysia
Perayaan HUT Malaysia...
Perayaan HUT Malaysia ke-65
Penampakan Banjir Parah...
Penampakan Banjir Parah yang Merendam Apartemen dan Rumah di Selangor Malaysia
Anwar Ibrahim, Dilantik...
Anwar Ibrahim, Dilantik sebagai Perdana Menteri Malaysia
Polri Cek Akun Penghina...
Polri Cek Akun Penghina Raja Malaysia
Malaysia Umumkan Pembubaran...
Malaysia Umumkan Pembubaran Parlemen, Gelar Pemilu Lebih Cepat
Berita Terkini
Iran Luncurkan Gelombang...
Iran Luncurkan Gelombang Kedua Serangan Rudal, Jenderal Tertinggi Israel Sembunyi di Bunker
1 jam yang lalu
Tak Hanya Iran, Houthi...
Tak Hanya Iran, Houthi Yaman Juga Tembakkan Rudal ke Israel
2 jam yang lalu
AS Serukan Korut Denuklirisasi,...
AS Serukan Korut Denuklirisasi, Adik Kim Jong-un: Mimpi Usang!
2 jam yang lalu
Sadisnya Tentara Israel...
Sadisnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat, IDF Luncurkan Penyelidikan
3 jam yang lalu
Trump Marah dan Ngambek...
Trump Marah dan Ngambek pada Host NBC: Anda Curang atau Bodoh
4 jam yang lalu
Israel Balas Bombardir...
Israel Balas Bombardir Iran, Ledakan Guncang 3 Kota
4 jam yang lalu
Infografis
Negara NATO Ini Klaim...
Negara NATO Ini Klaim akan Diinvasi Rusia dalam Beberapa Tahun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved